Menyiapkan NihongoRoute...
N1 To Mo Aro U Mono Ga
Tata BahasaYang semestinya (tidak melakukan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ともあろうものが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola kecaman keras, rasa malu, dan kekecewaan mendalam atas runtuhnya martabat status kehormatan ~ともあろうものが (to mo arou mono ga / variasi: ともあろう人が to mo arou hito ga) digunakan saat pembicara MENGECAM, MENYESALKAN, ATAU MERASA HERAN BUKAN MAIN KARENA SEORANG TOKOH TERHORMAT, DOKTER, GURU BESAR, ANGGOTA DPR, PEJABAT TINGGI, ATAU PEMIMPIN PERUSAHAAN PADA KLAUSA [A] YANG SEHARUSNYA JADI PANUTAN, JUSTRU MELAKUKAN KELALAIAN MEMALUKAN, KORUPSI, ATAU TINDAKAN KONYOL PADA KLAUSA [B] ("Sosok berstatus guru besar kok bisa-bisanya melakukan plagiarisme skripsi?!", "Dokter spesialis senior kok bisa salah operasi?!", "Anggota dewan terhormat kok bisa tidur di sidang!").
[Kata Benda Profesi Bergengsi / Status Tinggi] + ともあろうものが、[Perilaku Memalukan]
大学教授ともあろうものが (sosok sekaliber profesor guru besar universitas bergengsi).政治家ともあろう者が (sosok wakil rakyat terhormat).医師ともあろう者が (sosok mulia dokter penyembuh nyawa).大企業の社長ともあろうお方が (sosok terpandang direktur utama korporasi raksasa).Klausa belakang SELALU memuat tindakan tercela, kesalahan konyol, atau kekecewaan publik.
| Kategori Kekecewaan Martabat | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Skandal Plagiasi Profesor | 大学教授 + ともあろう者が盗用 | 最高学府の大学教授ともあろう者が、他人の論文からデータを盗用して論文を捏造するとは言語道断だ。 | Daigaku-kyouju... | Sekaliber profesor guru besar kampus elit, kok bisa jiplak riset orang buat bikin karya fiktif! |
| Blunder Fatal Dokter Bedah | ベテラン外科医 + ともあろう人が | 手術歴30年のベテラン外科医ともあろう人が、患者の左右の足を誤認してメスを入れるとは信じ難い。 | Gekai to mo arou... | Dokter bedah kawakan jam terbang 30 tahun, kok bisa salah potong kaki pasien! |
| Korupsi Anggota Parlemen | 国会議員 + ともあろう者が収賄 | 国民の負託を受けた国会議員ともあろう者が、業者から多額の裏金を受け取って便宜を図るとは許せぬ。 | Kokkai-giin to... | Wakil rakyat terhormat amanah bangsa, kok bisa terima suap gratifikasi kontraktor! |
| Kecerobohan Polisi Bawa Senpi | 警察官 + ともあろう身分で紛失 | 市民の治安を守るべき警察官ともあろう者が、居酒屋に拳銃を置き忘れて帰るとは何たる不祥事だ。 | Keitsatsukan to... | Polisi pelindung keamanan warga, kok bisa pistol dinas ketinggalan di warung miras! |
〜ともあろうものが: Khusus bernada KECAMAN / KEMARAHAN / KEKECEWAAN MENDALAM ATAS TINDAKAN MEMALUKAN TOKOH BERMARTABAT.〜ほどの人が: Penilaian wajar tanpa nuansa mencela (Ano hodo no hito demo shippai suru).泥棒ともあろうものが (Salah kaprah! Pencuri bukan profesi terhormat).警察官ともあろう者が (keitsatsukan to mo arou mono ga) (Benar → wajib profesi terhormat).Baik~maupun~ (pilihan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + うが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di satu sisi~di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 一方. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / trade-off Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えにして. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Berbeda dengan / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にひきかえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun dikatakan~tetapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + とはいえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 半面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 反面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Walaupun~tetapi (tidak sesuai) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + わりに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan, setara dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Klausa pertama menyatakan suatu fakta atau kenyataan, namun hasil yang terjadi di klausa kedua tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dari fakta tersebut.
Meskipun~pun (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + とて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun (sambil) sebenarnya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + つつも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baik~maupun~ (standar) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan kritik, kekesalan, cemoohan terhadap subjek. Perilaku subjek bertentangan dengan keadaan asli. Digunakan saat kenyataan tidak sesuai harapan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞普通形/い形容詞 + くせに・な形容詞 + な + くせに・名詞 + の + くせに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Bertentangan dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に反して. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしろ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~tetap (sekalipun) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Te) + も. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa meskipun suatu pengandaian atau kenyataan diterima, hal tersebut tidak mengubah keputusan, penilaian, atau situasi di klausa utama. Pola ini membawa nuansa kelonggaran atau konsesi, sering kali disertai kritik, saran, atau pendapat pribadi pembicara.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan, di mana kenyataan yang terjadi di luar dugaan meskipun ada kondisi tertentu di awal. Pola ini sering membawa nuansa penyesalan, pujian, atau pengakuan atas suatu keadaan yang kontradiktif. Biasanya digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulis.
Berubah total / 180 derajat Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + とは打って変わって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~pun (sangat formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Kamus) + とも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan pertentangan atau konsesi yang berarti meskipun atau walaupun. Pola ini menekankan rasa terkejut, kecewa, atau ketidakpuasan karena hasil yang terjadi di luar dugaan atau tidak sesuai dengan keadaan yang disebutkan di awal.
Kupikir~ternyata (sebaliknya) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + と思いきや. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk membandingkan dua aspek atau keadaan yang berbeda, berlawanan, atau saling melengkapi dari satu subjek atau situasi yang sama. Dalam bahasa Indonesia, pola ini sering diterjemahkan menjadi "di sisi lain" atau "sementara itu". Pola ini membawa nuansa objektif dan analitis, sehingga sering ditemukan dalam artikel berita, presentasi, atau tulisan akademis.
Memang~tapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ことは~が. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にせよ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau kontras, dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Pola ini mengekspresikan situasi di mana kenyataan yang terjadi berbeda atau bertolak belakang dengan apa yang diharapkan dari kondisi sebelumnya.
Melakukan atau tidak (tetap sama) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + まいが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk mengoreksi atau membatasi ekspektasi pendengar terhadap pernyataan sebelumnya. Pola ini menjelaskan bahwa kenyataan sebenarnya tidak sehebat atau se-ekstrem yang mungkin dibayangkan orang lain. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + といっても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Dilarang / jangan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + べからず. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak pantas / tidak layak Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + まじき. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.