Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Monono
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan, setara dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Klausa pertama menyatakan suatu fakta atau kenyataan, namun hasil yang terjadi di klausa kedua tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dari fakta tersebut.
Pola sambung pertentangan formal ~ものの (mono no) digunakan saat pembicara MENGAKUI KEBENARAN SUATU FAKTA ATAU KONDISI DI KLAUSA PERTAMA [A], NAMUN KENYATAAN PADA KLAUSA KEDUA [B] TIDAK BERJALAN SESUAI HARAPAN ATAU BERKEMBANG KE ARAH YANG KURANG MEMUASKAN ("Meskipun sudah beli buku, tetapi belum sempat dibaca", "Meskipun sudah punya SIM, tetapi belum berani menyetir mobil"). Nuansanya formal, bernada penyesalan halus, dan sangat sering muncul pada teks tertulis, wawancara, atau esai.
[KK Futsuukei (Kamus / Ta / Nai)] + ものの (買ったものの = meskipun sudah beli, 知っているものの = meskipun tahu).[KS-i] + ものの (高いものの = meskipun mahal).[KS-na] + な + ものの (下手なものの = meskipun belum mahir → wajib sisip な, atau bentuk であるものの).[Kata Benda] + であるものの (日本人であるものの = meskipun orang Jepang).Klausa belakang MURNI BERUPA FAKTA KENYATAAN yang belum tercapai; tidak boleh berupa kalimat ajakan (〜ましょう) atau perintah (〜てください).
| Kelas Kata | Pola Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kata Kerja (Beli) | 買った + ものの | 新しい参考書を買ったものの、忙しくてまだ読んでいません。 | Katta mono no, isogashikute... | Meskipun sudah beli buku referensi baru, karena sibuk belum saya baca. |
| Kata Kerja (Punya) | 持っている + ものの | 運転免許は持っているものの、ペーパードライバーで運転できません。 | Menkyo wa motte iru mono no... | Meskipun punya SIM, tapi saya pengemudi di atas kertas dan belum bisa nyetir. |
| Kata Sifat-i (Harga) | 高い + ものの | このコートは値段が高いものの、質が良くて何年も着られます。 | Takai mono no, shitsu ga yokute... | Meskipun harganya mahal, kualitasnya bagus dan bisa dipakai bertahun-tahun. |
| Kata Sifat-na (Keahlian) | 下手な + ものの | ピアノはまだ下手なものの、毎日楽しく練習しています。 | Heta na mono no, mainichi... | Meskipun masih belum mahir piano, tiap hari saya latihan dengan gembira. |
〜ものの: Nuansa mengakui fakta [A] sebagai kebenaran, tetapi hasilnya pasif mengecewakan (Formal & reflektif).〜けれども: Pertentangan umum sehari-hari yang bebas dimasuki opini/perintah (Takai keredomo, kaimashou!).な pada Kata Sifat-na:下手ものの (Salah kaprah!) → ⭕ 下手なものの (Benar → wajib partikel na).高いものの、買いましょう。 (Salah) → ⭕ 高いですが、買いましょう。 (Benar).Baik~maupun~ (pilihan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + うが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di satu sisi~di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 一方. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / trade-off Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えにして. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Berbeda dengan / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にひきかえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Yang semestinya (tidak melakukan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ともあろうものが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun dikatakan~tetapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + とはいえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 半面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 反面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Walaupun~tetapi (tidak sesuai) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + わりに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Meskipun~pun (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + とて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun (sambil) sebenarnya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + つつも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baik~maupun~ (standar) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan kritik, kekesalan, cemoohan terhadap subjek. Perilaku subjek bertentangan dengan keadaan asli. Digunakan saat kenyataan tidak sesuai harapan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞普通形/い形容詞 + くせに・な形容詞 + な + くせに・名詞 + の + くせに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Bertentangan dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に反して. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしろ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~tetap (sekalipun) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Te) + も. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa meskipun suatu pengandaian atau kenyataan diterima, hal tersebut tidak mengubah keputusan, penilaian, atau situasi di klausa utama. Pola ini membawa nuansa kelonggaran atau konsesi, sering kali disertai kritik, saran, atau pendapat pribadi pembicara.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan, di mana kenyataan yang terjadi di luar dugaan meskipun ada kondisi tertentu di awal. Pola ini sering membawa nuansa penyesalan, pujian, atau pengakuan atas suatu keadaan yang kontradiktif. Biasanya digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulis.
Berubah total / 180 derajat Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + とは打って変わって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~pun (sangat formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Kamus) + とも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan pertentangan atau konsesi yang berarti meskipun atau walaupun. Pola ini menekankan rasa terkejut, kecewa, atau ketidakpuasan karena hasil yang terjadi di luar dugaan atau tidak sesuai dengan keadaan yang disebutkan di awal.
Kupikir~ternyata (sebaliknya) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + と思いきや. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk membandingkan dua aspek atau keadaan yang berbeda, berlawanan, atau saling melengkapi dari satu subjek atau situasi yang sama. Dalam bahasa Indonesia, pola ini sering diterjemahkan menjadi "di sisi lain" atau "sementara itu". Pola ini membawa nuansa objektif dan analitis, sehingga sering ditemukan dalam artikel berita, presentasi, atau tulisan akademis.
Memang~tapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ことは~が. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にせよ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau kontras, dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Pola ini mengekspresikan situasi di mana kenyataan yang terjadi berbeda atau bertolak belakang dengan apa yang diharapkan dari kondisi sebelumnya.
Melakukan atau tidak (tetap sama) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + まいが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk mengoreksi atau membatasi ekspektasi pendengar terhadap pernyataan sebelumnya. Pola ini menjelaskan bahwa kenyataan sebenarnya tidak sehebat atau se-ekstrem yang mungkin dibayangkan orang lain. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + といっても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.