Menyiapkan NihongoRoute...
N3 To Itte Mo
Tata BahasaDigunakan untuk mengoreksi atau membatasi ekspektasi pendengar terhadap pernyataan sebelumnya. Pola ini menjelaskan bahwa kenyataan sebenarnya tidak sehebat atau se-ekstrem yang mungkin dibayangkan orang lain. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + といっても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola koreksi ekspektasi dan penurunan derajat ~といっても (to itte mo) digunakan saat pembicara MENGAKUI KEBENARAN SUATU PERNYATAAN PADA KLAUSA [A], NAMUN SEGERA MEMBERIKAN BATASAN REALISTIS PADA KLAUSA [B] AGAR LAWAN BICARA TIDAK MEMILIKI EKSPEKTASI YANG TERLALU TINGGI ATAU SALAH PAHAM ("Kendati dibilang bisa bahasa Jepang, kenyataannya baru bisa percakapan dasar", "Kendati dibilang punya mobil, kenyataannya cuma mobil bekas tua", "Kendati dibilang liburan, cuma libur 2 hari").
[Futsuukei / Kata Benda / KS-na] + といっても
日本語ができるといっても (kendati dibilang bisa bahasa Jepang).料理ができるといっても (kendati dibilang bisa masak).家を買ったといっても (kendati dibilang sudah beli rumah).Klausa belakang memuat batasan kecil: 〜だけだ, 〜に過ぎない, 〜程度だ.
| Kategori Penurunan Derajat | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kapasitas Bahasa | できると + いっても | 日本語ができるといっても、簡単な日常会話と挨拶が聞き取れる程度に過ぎません。 | Dekiru to ittemo... | Kendati dibilang bisa bahasa Jepang, kenyataannya cuma bisa obrolan dasar. |
| Keahlian Memasak | 作れると + いっても | 料理が得意で作れるといっても、卵焼きや野菜炒めなどの簡単な家庭料理だけです。 | Tsukureru to... | Kendati dibilang bisa masak, kenyataannya cuma tamagoyaki & tumis sayur. |
| Status Liburan | 休みだと + いっても | 今週は連休で休みだといっても、溜まった仕事の持ち帰り残業で外出もできません。 | Yasumi da to... | Kendati dibilang libur panjang, kenyataannya kerjaan numpuk di rumah. |
| Kepemilikan Aset (KB) | 車がある + といっても | 車を持っているといっても、祖父から譲り受けた20年前の軽自動車ですよ。 | Kuruma ga aru to... | Kendati dibilang punya mobil, kenyataannya mobil tua 20 tahun warisan kakek. |
〜といっても: Menurunkan ekspektasi lawan bicara agar tidak over-ekspektasi ("Kenyataannya cuma sebatas ini").〜のに: Mengungkapkan kekecewaan / protes batin atas ketidaksesuaian hasil (Sudah belajar keras padahal, tapi tidak lulus).日本語ができるといっても、通訳になれます。 (Kontradiksi fatal!)日本語ができるといっても、簡単な日常会話だけです。 (Benar → klausa belakang wajib batasan realistis).Baik~maupun~ (pilihan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + うが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di satu sisi~di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 一方. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / trade-off Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えにして. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Berbeda dengan / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にひきかえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Yang semestinya (tidak melakukan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ともあろうものが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun dikatakan~tetapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + とはいえ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 半面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebagai ganti / di sisi lain Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を引き換えに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Di sisi lain / sebaliknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + 反面. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Walaupun~tetapi (tidak sesuai) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + わりに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan, setara dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Klausa pertama menyatakan suatu fakta atau kenyataan, namun hasil yang terjadi di klausa kedua tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dari fakta tersebut.
Meskipun~pun (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + とて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun (sambil) sebenarnya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + つつも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baik~maupun~ (standar) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしても. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan kritik, kekesalan, cemoohan terhadap subjek. Perilaku subjek bertentangan dengan keadaan asli. Digunakan saat kenyataan tidak sesuai harapan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞普通形/い形容詞 + くせに・な形容詞 + な + くせに・名詞 + の + くせに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Bertentangan dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に反して. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にしろ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~tetap (sekalipun) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Te) + も. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa meskipun suatu pengandaian atau kenyataan diterima, hal tersebut tidak mengubah keputusan, penilaian, atau situasi di klausa utama. Pola ini membawa nuansa kelonggaran atau konsesi, sering kali disertai kritik, saran, atau pendapat pribadi pembicara.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan, di mana kenyataan yang terjadi di luar dugaan meskipun ada kondisi tertentu di awal. Pola ini sering membawa nuansa penyesalan, pujian, atau pengakuan atas suatu keadaan yang kontradiktif. Biasanya digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulis.
Berubah total / 180 derajat Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + とは打って変わって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun~pun (sangat formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: たとえ + KK (Kamus) + とも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan pertentangan atau konsesi yang berarti meskipun atau walaupun. Pola ini menekankan rasa terkejut, kecewa, atau ketidakpuasan karena hasil yang terjadi di luar dugaan atau tidak sesuai dengan keadaan yang disebutkan di awal.
Kupikir~ternyata (sebaliknya) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + と思いきや. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk membandingkan dua aspek atau keadaan yang berbeda, berlawanan, atau saling melengkapi dari satu subjek atau situasi yang sama. Dalam bahasa Indonesia, pola ini sering diterjemahkan menjadi "di sisi lain" atau "sementara itu". Pola ini membawa nuansa objektif dan analitis, sehingga sering ditemukan dalam artikel berita, presentasi, atau tulisan akademis.
Memang~tapi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ことは~が. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baik~maupun~ (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + にせよ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau kontras, dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Pola ini mengekspresikan situasi di mana kenyataan yang terjadi berbeda atau bertolak belakang dengan apa yang diharapkan dari kondisi sebelumnya.
Melakukan atau tidak (tetap sama) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + うが + KK (Kamus) + まいが. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang bertentangan, setara dengan arti "meskipun" atau "walaupun". Klausa pertama menyatakan suatu fakta atau kenyataan, namun hasil yang terjadi di klausa kedua tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dari fakta tersebut.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian konsesif, yaitu "meskipun/walaupun" suatu kondisi terjadi, hasil yang diharapkan tidak akan berubah atau tindakan lain tetap dilakukan. Pola ini menekankan bahwa kondisi di klausa pertama tidak memengaruhi keputusan atau kenyataan di klausa kedua. Biasanya digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.