Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Mono Ka
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyatakan penyangkalan atau penolakan yang sangat kuat terhadap suatu hal. Pola ini membawa nuansa emosional yang tinggi, sering kali menunjukkan tekad kuat pembicara untuk tidak melakukan sesuatu atau ketidakpercayaan yang mendalam.
Pola penyangkalan keras bernada emosional ~ものか (mono ka / ragam kasual: もんか / もんですか) digunakan saat pembicara MENOLAK ATAU MENYANGKAL SECARA KERAS DENGAN TEKAD BULAT BAHWA IA MUTLAK TIDAK AKAN PERNAH SUDI MELAKUKAN SUATU TINDAKAN, ATAU MENYANGKAL ASUMSI LAWAN BICARA DENGAN SANGAT TEGAS ("Mana sudi aku menginjakkan kaki ke toko itu lagi!", "Pantang menyerah!", "Mana mungkin aku kalah dari orang sombong itu!").
[Futsuukei] + ものか / もんか (行くものか = mana sudi aku pergi, 負けるもんか = pantang kalah, 痛いものか = mana mungkin sakit/gak sakit sama sekali).[KS-na] + な + ものか (暇なものか = mana mungkin senggang → wajib sisip な, atau であるものか).[Kata Benda] + な / である + ものか (嘘なものか = mana mungkin bohong).Kalimat bermakna positif di depan Mono ka berubah menjadi Penyangkalan Negatif Mutlak 100% (二度と行くものか = Saya mutlak tidak akan pernah pergi lagi).
| Kategori Tekad | Pola Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Tekad Pantang Menyerah | 諦める + もんか | どんなに辛くても、ここで夢を諦めるもんか!最後まで戦うぞ。 | Akirameru mon ka! | Seberat apa pun, pantang bagiku menyerah di sini! Berjuang sampai akhir. |
| Kekesalan Toko Buruk | 行く + ものですか | 接客態度が最悪だったから、あんな店に二度と行くものですか。 | Nido to iku mono desu ka. | Pelayanannya terburuk, mana sudi aku menginjakkan kaki ke toko itu lagi! |
| Pantang Kalah (KK) | 負ける + もんか | ライバルには絶対に負けるもんかと、毎日深夜まで練習を重ねた。 | Makeru mon ka to... | Pantang bagiku kalah dari rival, tiap hari saya latihan hingga larut malam. |
| Penyangkalan Emosi | 嬉しい + もんか | あんな失礼な人に褒められたって、少しも嬉しいもんか。 | Ureshii mon ka. | Dipuji orang selancang itu, mana ada rasa senang sama sekali! |
〜ものか / もんか: Penyangkalan emosional subjektif bernada tekad atau kejengkelan hati.〜わけがない: Penyangkalan rasional objektif matematis berdasarkan fakta.な pada Kata Sifat-na:暇ものか → ⭕ 暇なものか (Benar → wajib partikel na).決して〜いたしません jika berbicara kepada klien.Menyatakan emosi, perasaan, atau sensasi fisik yang sangat kuat hingga tidak bisa ditahan atau dikendalikan lagi oleh pembicara. Pola ini menggambarkan luapan perasaan yang muncul secara alami dari dalam lubuk hati. Nuansa yang dibawa sangat mendalam dan umumnya digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulisan.
Penuh dengan (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を込めた. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Terus / tidak berhenti (berharap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + やまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Setiap kali ~, selalu ~; baik ~ maupun ~, selalu ~ (menunjukkan bahwa suatu perasaan atau reaksi selalu muncul setiap kali kondisi tertentu terjadi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Kamus / KK た形 + につけ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Dengan penuh (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + をこめて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Dengan penuh (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を込めて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan persepsi sensorik yang dirasakan oleh panca indra manusia secara spontan, seperti bau, rasa, suara, atau firasat. Pola ini menunjukkan bahwa rangsangan tersebut datang dari luar dan disadari oleh pembicara tanpa sengaja mencarinya.
Menyatakan emosi, keinginan, sensasi fisik sangat kuat. Tidak tertahankan oleh pembicara. Nuansa subjektif, kasual. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK-te / KS-i (-kute) / KS-na (-de) + たまらない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tidak berhenti (berharap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + やまわない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak bisa menahan~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB (perasaan) + 〜を禁じ得ない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk mengekspresikan perasaan, emosi, atau kondisi fisik yang sangat kuat hingga tidak tertahankan atau tidak bisa dikendalikan. Mengandung nuansa bahwa pembicara sangat terganggu atau sangat merasakan kondisi tersebut. Biasanya digunakan dalam percakapan lisan sehari-hari yang bersifat informal.