Menyiapkan NihongoRoute...
N1 Wokinjienai
Tata BahasaTidak bisa menahan~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB (perasaan) + 〜を禁じ得ない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola luapan emosi psikologis batin mendalam yang meluap spontan dan mustahil dibendung secara rasional ~を禁じ得ない(をきんじえない) (o kinjienai) digunakan dalam pernyataan resmi, karya sastra berbobot, atau refleksi tragedi saat pembicara MENGAKUI DENGAN JUJUR BAHWA DIRINYA SAMA SEKALI TAK KUASA MENAHAN, TAK SANGGUP MEMBENDUNG, ATAU TAK BISA MENUTUPI RASA AMARAH, RASA HARU, AIR MATA SIMPATI, RASA KAGUM, ATAU KECURIGAAN PADA KLAUSA [A] YANG MELUAP DAHSYAT PADA KLAUSA [B] ("Tak kuasa menahan rasa amarah mendengar skandal korupsi dana panti asuhan", "Melihat perjuangan anak yatim tak kuasa meneteskan air mata haru", "Tak kuasa membendung rasa takjub" ).
[Kata Benda Emosi: 怒り / 涙 / 疑念 / 同情 / 感動 / 驚き] + を禁じ得ない
怒りを禁じ得ない (tak kuasa membendung luapan amarah yang membakar dada).涙を禁じ得ない (tak kuasa menahan air mata yang menetes haru/pilu).疑念を禁じ得ない (tak bisa menepis kecurigaan besar di dalam hati).同情を禁じ得ない (tak kuasa menahan rasa simpati iba yang mendalam).Menggunakan kanji 禁じる (membendung/melarang) + 得ない (mustahil mampu); secara harfiah "mustahil mampu melarang luapan emosi ini keluar".
| Kategori Emosi Batin Tak Terbendung | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Amarah Membakar terhadap Korupsi | 激しい憤りを + 禁じ得ない | 被災者の義援金を私的に横領した元役員の卑劣な犯行に対し、国民の一人として激しい憤りを禁じ得ない。 | Ikari o kinjienai. | Korupsi dana donasi korban bencana, sebagai rakyat saya tak kuasa menahan amarah membara! |
| Air Mata Haru Perjuangan Pasien | 涙を + 禁じ得ない感動の再会 | 不治の病を乗り越えて奇跡の生還を果たした少女と家族の抱擁シーンに、誰もが涙を禁じ得なかった。 | Namida o kinjienakatta. | Gadis sembuh dari vonis mati peluk orang tua, siapa pun tak kuasa menahan derai air mata haru! |
| Kecurigaan Kuat Kebohongan Pejabat | 強い疑念を + 禁じ得ない不自然さ | 決定的な証拠データを「誤って消去した」とする警察本部の釈明には、隠蔽工作への強い疑念を禁じ得ない。 | Ginen o kinjienai. | Data CCTV dibilang 'tak sengaja kehapus', publik tak kuasa membendung curiga rekayasa kasus! |
| Rasa Simpati Mendalam Nasib Korban | 深い同情を + 禁じ得ない境遇 | 戦火によって一晩で家族全員と家を奪われた難民の孤児たちの過酷な境遇に、深い同情を禁じ得ない。 | Doujou o kinjienai. | Rumah & keluarga lenyap disapu bom, batin saya tak kuasa menahan rasa simpati duka mendalam. |
〜を禁じ得ない: Ragam SASTRAWI TERTULIS SANGAT RESMI / ORASI KENEGARAAN (Cannot help feeling / Cannot suppress). 〜を抑えられない: Ungkapan emosi tertahan lisan sehari-hari (Ikari o osaerarenai).食事を禁じ得ない (Salah kaprah!) → ⭕ 感動を禁じ得ない (Hanya untuk emosi batin: amarah, haru, curiga, air mata, simpati).Menyatakan emosi, perasaan, atau sensasi fisik yang sangat kuat hingga tidak bisa ditahan atau dikendalikan lagi oleh pembicara. Pola ini menggambarkan luapan perasaan yang muncul secara alami dari dalam lubuk hati. Nuansa yang dibawa sangat mendalam dan umumnya digunakan dalam situasi formal atau bahasa tulisan.
Penuh dengan (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を込めた. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Terus / tidak berhenti (berharap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + やまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Setiap kali ~, selalu ~; baik ~ maupun ~, selalu ~ (menunjukkan bahwa suatu perasaan atau reaksi selalu muncul setiap kali kondisi tertentu terjadi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Kamus / KK た形 + につけ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Dengan penuh (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + をこめて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menyatakan penyangkalan atau penolakan yang sangat kuat terhadap suatu hal. Pola ini membawa nuansa emosional yang tinggi, sering kali menunjukkan tekad kuat pembicara untuk tidak melakukan sesuatu atau ketidakpercayaan yang mendalam.
Dengan penuh (perasaan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を込めて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan persepsi sensorik yang dirasakan oleh panca indra manusia secara spontan, seperti bau, rasa, suara, atau firasat. Pola ini menunjukkan bahwa rangsangan tersebut datang dari luar dan disadari oleh pembicara tanpa sengaja mencarinya.
Menyatakan emosi, keinginan, sensasi fisik sangat kuat. Tidak tertahankan oleh pembicara. Nuansa subjektif, kasual. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK-te / KS-i (-kute) / KS-na (-de) + たまらない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tidak berhenti (berharap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + やまわない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk mengekspresikan perasaan, emosi, atau kondisi fisik yang sangat kuat hingga tidak tertahankan atau tidak bisa dikendalikan. Mengandung nuansa bahwa pembicara sangat terganggu atau sangat merasakan kondisi tersebut. Biasanya digunakan dalam percakapan lisan sehari-hari yang bersifat informal.