Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Darake
Tata BahasaMenyatakan tempat atau benda penuh hal kotor, rusak, atau bernilai negatif. Tunjukkan kondisi fisik terlihat langsung. Bawa nuansa kecewa atau tidak suka. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 名詞 + だらけ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ekspresi evaluasi negatif visual ~だらけ (darake) digunakan saat pembicara MENGGAMBARKAN SUATU PERMUKAAN, BENDA, RUANGAN, ATAU KONDISI YANG KOTOR, MENJIJIKKAN, CACAT, ATAU PENUH SESAK OLEH SUATU HAL BURUK YANG BERSERAKAN DI MANA-MANA ("Baju penuh lumpur", "Kamar penuh debu", "Tangan penuh luka lecet", "Esai penuh coretan salah", "Penuh hutang").
[Kata Benda Negatif / Kotor] + だらけ (だ / です)
泥だらけ (penuh lumpur).傷だらけ (penuh luka-luka).間違いだらけ (penuh dengan kesalahan).ゴミだらけ (penuh tumpukan sampah).借金だらけ (terlilit penuh hutang).〜だらけの + Kata Benda):[Kata Benda 1] + だらけの + [Kata Benda 2]
泥だらけの靴 (sepatu yang penuh belepotan lumpur).間違いだらけの答案 (lembar jawaban yang penuh dengan coretan salah).| Kategori Kondisi Negatif | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kotoran Fisik (Lumpur) | 泥 + だらけ | 雨の日にサッカーをしたので、ユニフォームも靴も泥だらけになった。 | Doro-darake ni... | Karena main bola saat hujan, seragam dan sepatu jadi penuh belepotan lumpur. |
| Koreksi Kesalahan | 間違い + だらけ | 辞書を使わずに書いた作文を見直したら、漢字の間違いだらけだった。 | Machigai-darake... | Pas periksa esai tanpa kamus, ternyata penuh dengan salah penulisan kanji. |
| Luka Fisik Tubuh | 傷 + だらけ | 自転車で派手に転んでしまい、手も足も擦り傷だらけで痛々しい。 | Kizu-darake de... | Jatuh terhempas dari sepeda, tangan dan kaki penuh luka lecet perih. |
| Kekacauan Ruangan | ゴミ + だらけ | 誰も掃除をしないまま数ヶ月放置された部屋は、ホコリとゴミだらけだ。 | Gomi-darake da. | Kamar dibiarkan berbulan-bulan tanpa disapu, penuh debu dan sampah. |
〜だらけ: Penuh dengan hal buruk/kotor/cacat (luas & umum: debu, salah, hutang, luka).〜まみれ: Khusus menempel cairan/kotoran menempel lekat di kulit/permukaan (Ketsu-mamire = Berlumuran darah, Ase-mamire = Bersimbah peluh).〜ずくめ: Penuh dengan peristiwa beruntun (bisa hal positif menyenangkan: ii koto zukume).今日は嬉しいことだらけの一日だった。 (Salah besar dan janggal!)今日は嬉しいことずくめの一日だった。 (Benar → hal positif gunakan zukume).Pola ini menyatakan ketidakmampuan untuk terus melakukan suatu tindakan karena situasi mendesak. Pembicara merasa tidak memiliki waktu luang untuk disia-siakan. Nuansa terburu-buru dan tidak sabar sangat kuat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞て形 + はいられない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau tindakan yang dibiarkan berlangsung tanpa ada perubahan, lalu tindakan lain dilakukan dalam kondisi tersebut. Biasanya membawa nuansa bahwa kondisi tersebut sebenarnya tidak biasa atau tidak seharusnya dibiarkan begitu saja.
Pola ini digunakan untuk menyatakan tindakan penyesuaian berdasarkan perubahan, tingkat, atau situasi dari hal lain. Menunjukkan respons fleksibel dan proporsional terhadap kondisi dinamis. Biasa muncul dalam instruksi resmi atau pengumuman formal.
Terpaksa~ / dipaksa untuk~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜を余儀なくされる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menunjukkan landasan tindakan atau keputusan. Menggunakan fakta, aturan, atau data sebagai dasar. Formal dan objektif. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に基づいて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Sungguh / merupakan (ungkapan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + の至り. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Terbiasa dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に慣れて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan keadaan penuh satu hal saja secara ekstrem. Sering untuk hal abstrak atau peristiwa keberuntungan/kemalangan. Membawa nuansa keheranan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ずくめ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tanpa melakukan ~; tidak dengan cara ~. Menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan tanpa disertai tindakan lain yang seharusnya atau biasanya dilakukan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + なしに(は). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dalam keadaan~ (tetap,adj) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ながらの. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa suatu tindakan dibiarkan terus berlangsung tanpa dihentikan atau diselesaikan, sering kali dengan nuansa kelalaian atau keadaan yang tidak seharusnya dibiarkan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + っぱなし. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang belum pernah memiliki pengalaman melakukan suatu aktivitas atau mengalami suatu kejadian di masa lalu. Pola ini menekankan ketiadaan pengalaman dari masa lalu hingga saat ini. Nuansa yang dibawa adalah penegasan mutlak tentang nol pengalaman.
Pola ini menyatakan keberadaan pengalaman masa lalu yang pernah dilakukan setidaknya sekali. Biasanya digunakan untuk membicarakan kejadian istimewa atau riwayat hidup, bukan aktivitas rutin harian. Nuansa yang dibawa bersifat informatif dan fokus pada fakta sejarah personal.
Dalam keadaan~ (tetap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ながらに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan di mana seluruh permukaan sesuatu (biasanya tubuh atau pakaian) dipenuhi atau dilumuri oleh zat cair, bubuk, atau kotoran yang tidak menyenangkan. Nuansanya sangat visual dan biasanya merujuk pada hal-hal negatif seperti lumpur, darah, keringat, atau debu.
Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan di mana seluruh permukaan sesuatu (biasanya tubuh atau pakaian) dipenuhi atau dilumuri oleh zat cair, bubuk, atau kotoran yang tidak menyenangkan. Nuansanya sangat visual dan biasanya merujuk pada hal-hal negatif seperti lumpur, darah, keringat, atau debu.
Menyatakan keadaan penuh satu hal saja secara ekstrem. Sering untuk hal abstrak atau peristiwa keberuntungan/kemalangan. Membawa nuansa keheranan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ずくめ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.