Menyiapkan NihongoRoute...
N2 No Itari
Tata BahasaSungguh / merupakan (ungkapan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + の至り. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ungkapan klimaks emosi dan etika formal tingkat tinggi ~の至り(のいたり) (no itari) digunakan dalam pidato seremonial kenegaraan, sambutan penghargaan bergengsi, atau surat permohonan maaf resmi saat pembicara MENGUNGKAPKAN PERASAAN BATIN YANG TELAH MENCAPAI TITIK PUNCAK TERTINGGI, BAIK BERUPA KEHORMATAN LUAR BIASA (koushei no itari), KEBAHAGIAAN TAK TERHINGGA (kangeki no itari), MAUPUN RASA MALU / PENYESALAN YANG AMAT SANGAT MENDALAM (sekimen no itari).
[Kata Benda Emosi Puncak] + の至り (だ / です)
光栄の至り (puncak kehormatan tertinggi / sungguh suatu kehormatan luar biasa).感激の至り (puncak rasa haru bahagia tak terhingga).赤面の至り (puncak rasa malu yang amat sangat hingga muka memerah).若気の至り (kebodohan puncak masa muda / kekhilafan masa muda).Pola ini bersifat idiomatik kaku dan hanya berpasangan dengan segelintir kata benda emosi klasik.
| Kategori Klimaks Emosi | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Penghargaan Bergengsi | 光栄の + 至り | このような栄誉ある賞を賜り、身に余る光栄の至りに存じます。 | Kouei no itari... | Menerima penghargaan prestisius ini, sungguh merupakan puncak kehormatan bagiku. |
| Rasa Haru Tulus | 感激の + 至り | 恩師から温かい励ましのお手紙をいただき、ただ感激の至りで言葉もありません。 | Kangeki no itari... | Dapat surat penyemangat dari guru, puncak rasa haru tak terlukiskan kata-kata. |
| Rasa Malu Blunder | 赤面の + 至り | 大勢の役員の前で初歩的な計算ミスを犯してしまい、まさに赤面の至りです。 | Sekimen no itari... | Salah hitung dasar di depan banyak direksi, sungguh puncak rasa malu memalukan. |
| Kekhilafan Masa Muda | 若気の + 至り | 昔の無茶な行動を思い出すと恥ずかしいが、当時は若気の至りだったと反省している。 | Wakage no itari... | Ingat kelakuan nekat dulu sungguh malu, kuakui itu puncak kebodohan masa muda. |
〜の至り: Khusus puncak emosi batin pribadi / rasa hormat / rasa malu (Kouei, sekimen, wakage). 〜の極み: Puncak kondisi objektif status / kemewahan / kesedihan (Zeitaku no kiwami = Puncak kemewahan).悲しいの至り / ❌ 嬉しさの至り (Salah kaprah! Pola ini khusus berpasangan dengan idiom baku seperti 光栄の至り, 感激の至り, 赤面の至り).[Contoh salah penggunaan / partikel] → ⭕ [Bentuk baku yang benar] (Selalu perhatikan konteks dan konjugasi).Pola ini menyatakan ketidakmampuan untuk terus melakukan suatu tindakan karena situasi mendesak. Pembicara merasa tidak memiliki waktu luang untuk disia-siakan. Nuansa terburu-buru dan tidak sabar sangat kuat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞て形 + はいられない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau tindakan yang dibiarkan berlangsung tanpa ada perubahan, lalu tindakan lain dilakukan dalam kondisi tersebut. Biasanya membawa nuansa bahwa kondisi tersebut sebenarnya tidak biasa atau tidak seharusnya dibiarkan begitu saja.
Pola ini digunakan untuk menyatakan tindakan penyesuaian berdasarkan perubahan, tingkat, atau situasi dari hal lain. Menunjukkan respons fleksibel dan proporsional terhadap kondisi dinamis. Biasa muncul dalam instruksi resmi atau pengumuman formal.
Terpaksa~ / dipaksa untuk~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜を余儀なくされる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menunjukkan landasan tindakan atau keputusan. Menggunakan fakta, aturan, atau data sebagai dasar. Formal dan objektif. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に基づいて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Terbiasa dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に慣れて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan keadaan penuh satu hal saja secara ekstrem. Sering untuk hal abstrak atau peristiwa keberuntungan/kemalangan. Membawa nuansa keheranan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ずくめ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tanpa melakukan ~; tidak dengan cara ~. Menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan tanpa disertai tindakan lain yang seharusnya atau biasanya dilakukan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + なしに(は). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dalam keadaan~ (tetap,adj) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ながらの. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa suatu tindakan dibiarkan terus berlangsung tanpa dihentikan atau diselesaikan, sering kali dengan nuansa kelalaian atau keadaan yang tidak seharusnya dibiarkan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + っぱなし. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang belum pernah memiliki pengalaman melakukan suatu aktivitas atau mengalami suatu kejadian di masa lalu. Pola ini menekankan ketiadaan pengalaman dari masa lalu hingga saat ini. Nuansa yang dibawa adalah penegasan mutlak tentang nol pengalaman.
Pola ini menyatakan keberadaan pengalaman masa lalu yang pernah dilakukan setidaknya sekali. Biasanya digunakan untuk membicarakan kejadian istimewa atau riwayat hidup, bukan aktivitas rutin harian. Nuansa yang dibawa bersifat informatif dan fokus pada fakta sejarah personal.
Dalam keadaan~ (tetap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ながらに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan tempat atau benda penuh hal kotor, rusak, atau bernilai negatif. Tunjukkan kondisi fisik terlihat langsung. Bawa nuansa kecewa atau tidak suka. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 名詞 + だらけ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan di mana seluruh permukaan sesuatu (biasanya tubuh atau pakaian) dipenuhi atau dilumuri oleh zat cair, bubuk, atau kotoran yang tidak menyenangkan. Nuansanya sangat visual dan biasanya merujuk pada hal-hal negatif seperti lumpur, darah, keringat, atau debu.