Menyiapkan NihongoRoute...
N1 Ni Kakatte Iru
Tata BahasaTergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にかかっている. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola sumbu penentu keberhasilan, tanggung jawab eksklusif, dan ketergantungan kritis ~にかかっている (ni kakatte iru / lampau: にかかっていた ni kakatte ita) digunakan saat pembicara MENEGASKAN DENGAN SANGAT YAKIN DAN MANTAP BAHWA NASIB HIDUP-MATINYA PERUSAHAAN, KELULUSAN UJIAN, KEMENANGAN TIM, ATAU KESELAMATAN SANDERA BERGANTUNG SEPENUHNYA PADA TINDAKAN, KEPUTUSAN, KEPEMIMPINAN, ATAU KERJA KERAS DARI SOSOK/FAKTOR PADA KLAUSA [A] ("Kemenangan laga final ini bergantung penuh pada kepiawaian kapten", "Masa depan korporasi bergantung penuh pada kesuksesan produk baru ini", "Sukses hidupmu bergantung pada dirimu sendiri").
[KB Faktor / Sosok Kunci] + にかかっている):君の腕にかかっている (bergantung penuh pada keahlian tanganmu).本人の努力にかかっている (sepenuhnya bergantung pada seberapa keras usaha dirinya).リーダーの判断にかかっている (bergantung pada ketepatan keputusan sang ketua).[Klausa Kata Tanya / かどうか] + にかかっている):[Klausa Sukses/Gagal] かどうかにかかっている
契約が取れるかどうかは、プレゼンの成否にかかっている (dapat proyek atau tidak bergantung pada suksesnya presentasi).| Kategori Ketergantungan Kunci | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Tanggung Jawab Kapten Final | キャプテンの統率力に + かかっている | 延長戦にもつれ込んだ決勝の勝敗は、キャプテンの冷静な統率力と気迫にかかっている。 | Tousotsuryoku ni... | Laga dramatis babak perpanjangan, kemenangan tim bergantung penuh pada kepemimpinan kapten. |
| Masa Depan Bisnis Korporasi | 新薬の開発成功に + かかっている | 巨額の赤字に苦しむ我が製薬会社の存亡は、現在臨床試験中の新薬の成否にかかっている。 | Seihi ni kakatte... | Hidup matinya lab farmasi kita, sepenuhnya bergantung pada hasil uji klinis obat baru ini. |
| Keselamatan Jiwa Operasi SAR | 迅速な救助活動に + かかっている | 雪崩で雪中に埋没した遭難者の生命は、生存限界の72時間以内の迅速な救助にかかっている。 | Kyuujo ni kakatte... | Nyawa korban tertimbun longsor salju, bergantung penuh pada kecepatan evakuasi SAR 72 jam. |
| Nasib Sukses Diri Sendiri | 自分自身の努力と行動に + かかる | 運命を他人のせいにするな。君が思い描く理想の未来を掴めるかどうかは、全て君自身にかかっている。 | Kimi jishin ni... | Jangan salahin takdir. Sukses tidaknya masa depanmu bergantung penuh pada dirimu sendiri! |
〜にかかっている: Menekankan BEBAN TANGGUNG JAWAB KRITIS / FAKTOR KUNCI PENENTU EKSISTENSIAL (It all depends on...). 〜次第だ: Menekankan variasi hasil fluktuatif yang bisa berubah (Doryoku shidai da).に Sebelum *Kakatte iru*:君腕かかっている → ⭕ 君の腕にかかっている (kimi no ude ni kakatte iru) (Benar → patokan kunci wajib に).Tergantung / sehingga (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + 次第だ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Kalau sudah~ (jadi berbeda) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ともなると. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa meskipun suatu tindakan dilakukan atau suatu situasi terjadi, hasil yang diharapkan tetap tidak akan tercapai atau sia-sia. Pola ini biasanya diikuti oleh kesimpulan negatif, keraguan, atau penilaian bahwa usaha tersebut tidak ada gunanya.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau kondisi hipotetis yang spesifik tempat suatu tindakan atau aturan berlaku. Biasanya muncul dalam situasi formal, petunjuk keselamatan, atau aturan tertulis untuk menjelaskan tindakan yang harus diambil jika kondisi tersebut terjadi. Nuansa yang dibawanya terkesan sopan, resmi, dan terstruktur jelas.
Kalau (seperti itu) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ようなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Digunakan untuk menyatakan hubungan proporsional di mana perubahan pada satu hal berbanding lurus dengan perubahan hal lainnya (makin... makin...). Pola ini mengekspresikan bahwa peningkatan derajat suatu tingkat atau kondisi akan secara otomatis memicu peningkatan pada akibat yang ditimbulkannya. Penggunaannya bersifat umum dan netral, dapat dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + ら最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Mengandaikan situasi belum terjadi atau tidak nyata. Pembicara ambil keputusan atau opini berdasarkan asumsi. Nuansa logis, sering untuk perencanaan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + とすれば / 名詞・な形容詞 + だとすれば. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Kalau~habis sudah / sia-sia Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ba) + それまでだ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk memberikan saran, pendapat, atau pengandaian berdasarkan topik atau informasi yang baru saja diangkat oleh lawan bicara. Pola ini mengangkat konteks tersebut sebagai dasar pembicaraan sebelum menyampaikan respons atau keputusan. Nuansa yang dihadirkan adalah respons kontekstual yang berfokus spesifik pada topik terkait.
Menyatakan pengandaian murni tentang suatu situasi yang belum pasti atau tidak nyata. Digunakan untuk membayangkan apa yang akan terjadi atau apa yang akan dilakukan jika pengandaian tersebut benar-benar terwujud. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS/KB (Bentuk Biasa) + としたら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian konsesif, yaitu "meskipun/walaupun" suatu kondisi terjadi, hasil yang diharapkan tidak akan berubah atau tindakan lain tetap dilakukan. Pola ini menekankan bahwa kondisi di klausa pertama tidak memengaruhi keputusan atau kenyataan di klausa kedua. Biasanya digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + が最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau syarat yang harus dipenuhi agar suatu hasil dapat terwujud. Syarat yang dinyatakan pada klausa awal menjadi kunci utama terjadinya klausa hasil di bagian belakang. Pola ini membawa nuansa hubungan sebab-akibat logis yang bersifat teoritis, alami, atau kondisi mutlak.
Mengungkapkan kondisi hipotetis yang sulit atau hampir mustahil terwujud, sering disertai ancaman atau konsekuensi negatif jika hal itu terjadi. Bisa juga berarti 'kalau saja bisa...' sebagai ekspresi keinginan kuat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Kamus + ものなら / KK Bentuk Mungkin (可能形) + ものなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan kondisi atau situasi pengandaian. Berfungsi menetapkan keadaan hipotetis untuk menjelaskan tindakan selanjutnya. Nuansa formal. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS-i (Bentuk Biasa) + 場合 / KS-na + な + 場合 / KB + の + 場合. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 次第で. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Berdasarkan / sesuai (aturan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に即する. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Sesuai dengan (garis) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に沿う. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.