Menyiapkan NihongoRoute...
N2 Shidai De
Tata BahasaTergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 次第で. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ketergantungan kondisional terhadap faktor penentu variabel ~次第で / ~次第では(しだいで) (shidai de / shidai de wa / predikat: 次第だ shidai da) digunakan saat pembicara MENEGASKAN BAHWA HASIL AKHIR, KEPUTUSAN, HARGA, ATAU NASIB MASA DEPAN SANGAT BERGANTUNG PADA DAN DAPAT BERUBAH SECARA FLEKSIBEL MENGIKUTI USAHA, SUDUT PANDANG, CUACA, ATAU NEGOSIASI PADA KLAUSA [A] ("Sukses atau gagalnya hidup tergantung pada usahamu sendiri", "Tergantung hasil negosiasi harga bisa didiskon lagi", "Tergantung cuaca acara bisa dialihkan ke indoor").
[Kata Benda Variabel] + 次第で / 次第では):[Kata Benda Faktor Penentu / Usaha] + 次第で、[Hasil Fluktuatif Berubah]
努力次第で (tergantung pada seberapa besar usahamu).考え方次第で (tergantung pada pola pikir dan sudut pandang).天候次第では中止になる (tergantung cuaca acara bisa saja dibatalkan).交渉次第では安くなる (tergantung negosiasi harga memungkinkan untuk lebih murah).〜次第では):Bentuk 次第では sering diikuti potensi ekstrem yang bisa terjadi (〜もあり得る, 〜になることもある).
| Kategori Faktor Penentu Hasil | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Penentu Nasib Masa Depan (KB) | 本人の努力 + 次第で無限の可能性 | 生まれ持った才能の差などわずかなものであり、将来の成功は本人の日々の努力次第でどうにでもなる。 | Doryoku shidai de... | Bakat bawaan cuma pemicu kecil, sukses masa depan sepenuhnya tergantung usahamu tiap hari. |
| Perubahan Sudut Pandang Mental | 物事の捉え方 + 次第で幸せになれる | どんな逆境や失敗であっても、物事の捉え方次第で成長のための貴重な学びに変えることができる。 | Toraekata shidai de... | Keterpurukan seberat apa pun, tergantung sudut pandang bisa diubah jadi guru pendewasaan. |
| Faktor Cuaca Pembatalan Laga | 明日の天候 + 次第では順延 | 屋外スタジアムで開催予定の決勝戦は、明日の天候次第では来週の日曜日へと順延される。 | Tenkou shidai de wa... | Final di stadion terbuka, tergantung cuaca besok bisa saja diundur ke pekan depan. |
| Negosiasi Diskon Properti | 交渉のやり方 + 次第では値引き | この中古マンションは、購入時期や交渉のやり方次第では数百万円の大幅な値引きも十分にあり得る。 | Koushou shidai de wa... | Apartemen seken ini, tergantung taktik negosiasi diskon ratusan juta sangat mungkin diraih. |
KB + 次第で / 次第では: Faktor penentu KETERGANTUNGAN KONDISIONAL (Doryoku shidai de = Tergantung usaha). V-masu + 次第: Waktu sekuensial SEGERA SETELAH SELESAI (Kimari shidai = Segera setelah diputuskan).努力次第、連絡します (Salah kaprah rancu!)結果は努力次第で決まる。 (Benar → faktor penentu memakai 次第で).分かり次第、連絡します。 (Benar → segera setelah tahu memakai 次第).Tergantung / sehingga (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + 次第だ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Kalau sudah~ (jadi berbeda) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ともなると. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa meskipun suatu tindakan dilakukan atau suatu situasi terjadi, hasil yang diharapkan tetap tidak akan tercapai atau sia-sia. Pola ini biasanya diikuti oleh kesimpulan negatif, keraguan, atau penilaian bahwa usaha tersebut tidak ada gunanya.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau kondisi hipotetis yang spesifik tempat suatu tindakan atau aturan berlaku. Biasanya muncul dalam situasi formal, petunjuk keselamatan, atau aturan tertulis untuk menjelaskan tindakan yang harus diambil jika kondisi tersebut terjadi. Nuansa yang dibawanya terkesan sopan, resmi, dan terstruktur jelas.
Kalau (seperti itu) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ようなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Tergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にかかっている. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan hubungan proporsional di mana perubahan pada satu hal berbanding lurus dengan perubahan hal lainnya (makin... makin...). Pola ini mengekspresikan bahwa peningkatan derajat suatu tingkat atau kondisi akan secara otomatis memicu peningkatan pada akibat yang ditimbulkannya. Penggunaannya bersifat umum dan netral, dapat dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + ら最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Mengandaikan situasi belum terjadi atau tidak nyata. Pembicara ambil keputusan atau opini berdasarkan asumsi. Nuansa logis, sering untuk perencanaan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + とすれば / 名詞・な形容詞 + だとすれば. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Kalau~habis sudah / sia-sia Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ba) + それまでだ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk memberikan saran, pendapat, atau pengandaian berdasarkan topik atau informasi yang baru saja diangkat oleh lawan bicara. Pola ini mengangkat konteks tersebut sebagai dasar pembicaraan sebelum menyampaikan respons atau keputusan. Nuansa yang dihadirkan adalah respons kontekstual yang berfokus spesifik pada topik terkait.
Menyatakan pengandaian murni tentang suatu situasi yang belum pasti atau tidak nyata. Digunakan untuk membayangkan apa yang akan terjadi atau apa yang akan dilakukan jika pengandaian tersebut benar-benar terwujud. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS/KB (Bentuk Biasa) + としたら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian konsesif, yaitu "meskipun/walaupun" suatu kondisi terjadi, hasil yang diharapkan tidak akan berubah atau tindakan lain tetap dilakukan. Pola ini menekankan bahwa kondisi di klausa pertama tidak memengaruhi keputusan atau kenyataan di klausa kedua. Biasanya digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + が最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau syarat yang harus dipenuhi agar suatu hasil dapat terwujud. Syarat yang dinyatakan pada klausa awal menjadi kunci utama terjadinya klausa hasil di bagian belakang. Pola ini membawa nuansa hubungan sebab-akibat logis yang bersifat teoritis, alami, atau kondisi mutlak.
Mengungkapkan kondisi hipotetis yang sulit atau hampir mustahil terwujud, sering disertai ancaman atau konsekuensi negatif jika hal itu terjadi. Bisa juga berarti 'kalau saja bisa...' sebagai ekspresi keinginan kuat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Kamus + ものなら / KK Bentuk Mungkin (可能形) + ものなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan kondisi atau situasi pengandaian. Berfungsi menetapkan keadaan hipotetis untuk menjelaskan tindakan selanjutnya. Nuansa formal. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS-i (Bentuk Biasa) + 場合 / KS-na + な + 場合 / KB + の + 場合. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.