Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Ta Tokoro De
Tata BahasaMenyatakan bahwa meskipun suatu tindakan dilakukan atau suatu situasi terjadi, hasil yang diharapkan tetap tidak akan tercapai atau sia-sia. Pola ini biasanya diikuti oleh kesimpulan negatif, keraguan, atau penilaian bahwa usaha tersebut tidak ada gunanya.
Pola prediksi skeptis dan kesia-siaan usaha ~たところで (ta tokoro de) digunakan saat pembicara MENYATAKAN DENGAN PESIMIS / REALISTIS BAHWA SEKALIPUN AKSI PADA KLAUSA [A] DICOBA ATAU DILAKUKAN SEKUAT TENAGA, HASIL PADA KLAUSA [B] DIPASTIKAN TETAP TIDAK AKAN BERUBAH, TIDAK ADA ARTINYA, ATAU BERUJUNG PADA KESIA-SIAAN BELAKA ("Sekalipun buru-buru naik taksi tetap akan telat", "Sekalipun minta maaf sekarang nasi sudah jadi bubur", "Sekalipun mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah").
[Kata Kerja Bentuk Ta] + ところで、[Prediksi Negatif / Hasil Nihil]
急いだところで (sekalipun buru-buru).後悔したところで (sekalipun menyesal).頼み込んだところで (sekalipun memohon-mohon).Selalu memuat kesimpulan nihil / negatif: 〜ない, 〜意味がない, 〜無駄だ.
| Kategori Kesia-siaan | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Keterlambatan Pasti | 急いだ + ところで | 今からタクシーで急いだところで、飛行機の出発時刻には到底間に合わない。 | Isuida tokoro de... | Sekalipun buru-buru naik taksi, tetap mustahil keburu jam pesawat. |
| Penyesalan Terlambat | 後悔した + ところで | 過去の失敗を今さら後悔したところで、覆水盆に返らず時計の針は戻らない。 | Koukai shita tokoro... | Sekalipun menyesal sekarang, nasi sudah jadi bubur waktu tak bisa diputar. |
| Negosiasi Buntu | 頼み込んだ + ところで | 頑固なあの社長にいくら頼み込んだところで、契約条件を緩和してはくれない。 | Tanomikonda tokoro... | Sekalipun memohon-mohon pada Dirut keras kepala itu, ia takkan melunak. |
| Keluhan Tanpa Solusi | 文句を言った + ところで | 決まった制度に文句を言ったところで、現状が良くなるわけではない。 | Monku o itta... | Sekalipun mengeluh pada sistem yang sudah diputus, keadaan takkan membaik. |
〜たところで: Menekankan kepastian hasil sia-sia / tiada guna sama sekali (Pesimis skeptis).〜ても: Pengandaian konsesif umum netral (Ametemo iku = Walau hujan saya pergi).急いだところで、間に合います。 (Salah tata bahasa fatal!)急いだところで、間に合わない。 (Benar → klausa belakang wajib nihil/negatif).Tergantung / sehingga (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + 次第だ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Kalau sudah~ (jadi berbeda) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ともなると. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau kondisi hipotetis yang spesifik tempat suatu tindakan atau aturan berlaku. Biasanya muncul dalam situasi formal, petunjuk keselamatan, atau aturan tertulis untuk menjelaskan tindakan yang harus diambil jika kondisi tersebut terjadi. Nuansa yang dibawanya terkesan sopan, resmi, dan terstruktur jelas.
Kalau (seperti itu) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + ようなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Tergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にかかっている. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan hubungan proporsional di mana perubahan pada satu hal berbanding lurus dengan perubahan hal lainnya (makin... makin...). Pola ini mengekspresikan bahwa peningkatan derajat suatu tingkat atau kondisi akan secara otomatis memicu peningkatan pada akibat yang ditimbulkannya. Penggunaannya bersifat umum dan netral, dapat dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + ら最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Mengandaikan situasi belum terjadi atau tidak nyata. Pembicara ambil keputusan atau opini berdasarkan asumsi. Nuansa logis, sering untuk perencanaan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 普通形 + とすれば / 名詞・な形容詞 + だとすれば. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Kalau~habis sudah / sia-sia Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ba) + それまでだ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk memberikan saran, pendapat, atau pengandaian berdasarkan topik atau informasi yang baru saja diangkat oleh lawan bicara. Pola ini mengangkat konteks tersebut sebagai dasar pembicaraan sebelum menyampaikan respons atau keputusan. Nuansa yang dihadirkan adalah respons kontekstual yang berfokus spesifik pada topik terkait.
Menyatakan pengandaian murni tentang suatu situasi yang belum pasti atau tidak nyata. Digunakan untuk membayangkan apa yang akan terjadi atau apa yang akan dilakukan jika pengandaian tersebut benar-benar terwujud. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS/KB (Bentuk Biasa) + としたら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian konsesif, yaitu "meskipun/walaupun" suatu kondisi terjadi, hasil yang diharapkan tidak akan berubah atau tindakan lain tetap dilakukan. Pola ini menekankan bahwa kondisi di klausa pertama tidak memengaruhi keputusan atau kenyataan di klausa kedua. Biasanya digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Kalau sudah~maka selesai/parah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + が最後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pengandaian atau syarat yang harus dipenuhi agar suatu hasil dapat terwujud. Syarat yang dinyatakan pada klausa awal menjadi kunci utama terjadinya klausa hasil di bagian belakang. Pola ini membawa nuansa hubungan sebab-akibat logis yang bersifat teoritis, alami, atau kondisi mutlak.
Mengungkapkan kondisi hipotetis yang sulit atau hampir mustahil terwujud, sering disertai ancaman atau konsekuensi negatif jika hal itu terjadi. Bisa juga berarti 'kalau saja bisa...' sebagai ekspresi keinginan kuat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Kamus + ものなら / KK Bentuk Mungkin (可能形) + ものなら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan kondisi atau situasi pengandaian. Berfungsi menetapkan keadaan hipotetis untuk menjelaskan tindakan selanjutnya. Nuansa formal. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS-i (Bentuk Biasa) + 場合 / KS-na + な + 場合 / KB + の + 場合. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tergantung pada Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 次第で. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.