Menyiapkan NihongoRoute...
N4 Kinhikei
Tata BahasaPola kalimat ini berfungsi untuk menyatakan larangan mutlak atau perintah keras agar tidak melakukan suatu tindakan. Biasanya muncul dalam tanda peringatan tertulis, situasi darurat, atau instruksi tegas dari atasan maupun pelatih. Pola ini memiliki nuansa sangat kasar, otoritatif, dan tidak sopan jika digunakan dalam percakapan umum kepada orang lain.
Bentuk kata kerja 禁止形 (Kinshikei / Prohibitive Form) adalah bentuk larangan paling keras, tegas, dan mutlak dalam bahasa Jepang yang digunakan dalam konteks:
Cukup ambil Kata Kerja Bentuk Kamus (Jishokei), lalu tempelkan huruf な (na) di belakangnya!
[Kata Kerja Bentuk Kamus (Jishokei)] + な
入る (hairu) → 入るな (hairu na!) (Jangan masuk!).止まる (tomaru) → 止まるな (tomaru na!) (Jangan berhenti!).触る (sawaru) → 触るな (sawaru na!) (Jangan sentuh!).捨てる (suteru) → 捨てるな (suteru na!) (Jangan buang!).諦める (akirameru) → 諦めるな (akirameru na!) (Jangan menyerah!).する → するな (suru na!) (Jangan lakukan!).来る → 来るな (kuru na!) (Jangan ke mari!).| Kategori Larangan | Bentuk Kamus | Bentuk Larangan (Kinshi) | Contoh Kalimat Nyata | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Rambu Dilarang Sentuh | 触る (sawaru) | 触るな! | ここは高電圧で危険だ。絶対に触るな! | Di sini tegangan tinggi berbahaya. Jangan sekali-kali menyentuh! |
| Rambu Dilarang Masuk | 入る (hairu) | 入るな! | 工事現場に勝手に入るな。 | Jangan masuk sembarangan ke area proyek konstruksi. |
| Semangat Pantang Nyerah | 諦める (akirameru) | 諦めるな! | まだ終わっていないぞ!最後まで諦めるな! | Pertandingan belum selesai! Jangan menyerah sampai titik akhir! |
| Larangan Panik Darurat | 慌てる (awateru) | 慌てるな! | 地震だ!慌てるな、机の下に隠れろ! | Gempa bumi! Jangan panik, sembunyilah di bawah meja! |
🛑 Plang Peringatan: 「危険!ここで泳ぐな!」(Bahaya! Dilarang berenang di sini!)
触るな! (Kinshikei): Larangan keras mutlak / rambu darurat (Jangan sentuh!).触らないでください (Nai de kudasai): Larangan sopan standar (Tolong jangan disentuh).触るな atau ❌ 入るな dalam situasi normal sangat kasar, tidak beretika, dan menimbulkan konflik.入りますな → ⭕ 入るな (Benar → wajib bentuk kamus).Pola ini digunakan untuk menyatakan larangan melakukan suatu tindakan karena adanya aturan, norma sosial, atau instruksi dari pihak berwenang. Sering dijumpai pada papan peringatan, instruksi guru kepada murid, atau orang tua kepada anak. Nuansanya tegas, langsung, dan menunjukkan bahwa tindakan tersebut tidak boleh dilakukan.
Tak perlu dikatakan / lebih baik tidak Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai-stem) + ずもがな. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dilarang / jangan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + べからず. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola nyatakan larangan keras berdasarkan norma sosial atau moral umum. Beri nasihat atau teguran bahwa suatu tindakan tidak pantas dilakukan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Kamus + ものではない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tidak boleh / dilarang Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + べからざる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak pantas / tidak layak Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + まじき. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan larangan keras yang bersifat objektif, resmi, atau hukum. Biasanya ditemukan dalam peraturan tertulis, instruksi formal, atau pidato resmi, dan tidak digunakan untuk melarang seseorang secara langsung dalam percakapan santai sehari-hari. Nuansa yang dibawa sangat tegas dan tidak menyisakan ruang untuk negosiasi.