Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Te Wa Ike Nai
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyatakan larangan melakukan suatu tindakan karena adanya aturan, norma sosial, atau instruksi dari pihak berwenang. Sering dijumpai pada papan peringatan, instruksi guru kepada murid, atau orang tua kepada anak. Nuansanya tegas, langsung, dan menunjukkan bahwa tindakan tersebut tidak boleh dilakukan.
Pola larangan mutlak ~てはいけない (te wa ikenai / ragam sopan: てはいけません / kasual: ちゃいけない / ちゃダメ) digunakan untuk menyatakan LARANGAN KERAS YANG DIDASARKAN PADA PERATURAN HUKUM, ATURAN FASILITAS UMUM, KESELAMATAN NYAWA, ATAU NORMA MORAL YANG TIDAK DAPAT DITAWAR ("Dilarang merokok di sini", "Dilarang memotret", "Tidak boleh menyontek saat ujian").
[Kata Kerja Bentuk-Te] + はいけない / はいけません
入る → 入ってはいけません (dilarang masuk).吸う → ここでタバコを吸ってはいけません (dilarang merokok di sini).撮る → 写真を撮ってはいけません (dilarang memotret).話す → 試験中に話してはいけません (tidak boleh bicara saat ujian).〜ては → 〜ちゃダメ / 〜ちゃいけない (食べちゃダメ = gak boleh makan).〜では → 〜じゃダメ / 〜じゃいけない (飲んじゃダメ = gak boleh minum).| Kategori Larangan | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Larangan Museum | 撮ってはいけません | 館内でのフラッシュ撮影や録音をしてはいけません。 | Satsuei ya rokuon o... | Dilarang memotret dengan lampu kilat atau merekam suara di dalam gedung. |
| Larangan Ujian | 見てはいけません | 試験中は教科書やスマートフォンを見てはいけません。 | Mite wa ikemasen. | Selama ujian berlangsung dilarang melihat buku teks maupun smartphone. |
| Larangan Medis (Alkohol) | 飲んではいけない | 薬を服用した後は、絶対にアルコールを飲んではいけません。 | Nonde wa ikemasen. | Setelah minum obat, mutlak dilarang mengonsumsi minuman beralkohol. |
| Larangan Moral Anak | 嘘をついちゃダメ | 人を傷つけるような嘘をついてはいけませんよ。 | Uso o tsuite wa... | Tidak boleh berbohong yang menyakiti hati orang lain ya. |
〜てはいけない: Larangan aturan umum / norma hukum baku (Dilarang secara SOP).〜ないでください: Permohonan sopan meminta orang lain agar tidak melakukan sesuatu (Tolong jangan...).〜な (Kinjikei): Perintah larangan kasar/darurat (Yamero! Sawaru na!).ご遠慮ください (Mohon menahan diri) daripada ❌ 入ってはいけません (terkesan menuduh/membentak).Tak perlu dikatakan / lebih baik tidak Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai-stem) + ずもがな. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dilarang / jangan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + べからず. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola nyatakan larangan keras berdasarkan norma sosial atau moral umum. Beri nasihat atau teguran bahwa suatu tindakan tidak pantas dilakukan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Kamus + ものではない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tidak boleh / dilarang Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + べからざる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak pantas / tidak layak Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + まじき. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola kalimat ini berfungsi untuk menyatakan larangan mutlak atau perintah keras agar tidak melakukan suatu tindakan. Biasanya muncul dalam tanda peringatan tertulis, situasi darurat, atau instruksi tegas dari atasan maupun pelatih. Pola ini memiliki nuansa sangat kasar, otoritatif, dan tidak sopan jika digunakan dalam percakapan umum kepada orang lain.
Pola ini digunakan untuk menyatakan larangan keras yang bersifat objektif, resmi, atau hukum. Biasanya ditemukan dalam peraturan tertulis, instruksi formal, atau pidato resmi, dan tidak digunakan untuk melarang seseorang secara langsung dalam percakapan santai sehari-hari. Nuansa yang dibawa sangat tegas dan tidak menyisakan ruang untuk negosiasi.
Pola nyatakan larangan keras berdasarkan norma sosial atau moral umum. Beri nasihat atau teguran bahwa suatu tindakan tidak pantas dilakukan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Kamus + ものではない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan larangan keras yang bersifat objektif, resmi, atau hukum. Biasanya ditemukan dalam peraturan tertulis, instruksi formal, atau pidato resmi, dan tidak digunakan untuk melarang seseorang secara langsung dalam percakapan santai sehari-hari. Nuansa yang dibawa sangat tegas dan tidak menyisakan ruang untuk negosiasi.