Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Nitaishite
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menunjukkan arah sasaran tindakan, sikap, atau perasaan terhadap sesuatu atau seseorang. Selain itu, pola ini juga berfungsi untuk membandingkan dua hal yang bertolak belakang. Nuansanya cenderung formal dan sering digunakan dalam tulisan atau pidato resmi.
Pola relasi sasaran dan komparasi kontras ~に対して (ni taishite / modifikasi nomina: に対する ni taisuru) memiliki dua fungsi esensial di tingkat N3:
[KB] + に対して):[Kata Benda Sasaran] + に対して (は) / に対しまして、[Aksi / Sikap]
お客様に対して失礼な態度をとるな (jangan bersikap lancang terhadap pelanggan).質問に対して回答する (menjawab terhadap pertanyaan).〜に対する + Kata Benda):[KB 1] + に対する + [KB 2]
政府に対する批判 (kritik terhadap pemerintah).仕事に対する情熱 (gairah terhadap pekerjaan).Aに対して、Bは〜):[Subjek A] + が [Kondisi 1] のに対して、[Subjek B] + は [Kondisi 2]
兄が無口なのに対して、弟はおしゃべりだ。 (Kakak pendiam, berbanding terbalik dengan adik yang cerewet.)| Kategori Penggunaan | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Hospitality Pelanggan | お客様に + 対して | どのようなクレームに対しても、お客様に対して常に誠実に対応すべきだ。 | Okyaku-sama ni... | Terhadap komplain apa pun, kita wajib selalu bersikap tulus kepada pelanggan. |
| Gairah Kerja (KB) | 仕事に + 対する情熱 | 彼は年齢を重ねても、新しい技術や仕事に対する情熱を一切失わない。 | Taisuru jounetsu... | Kendati bertambah usia, gairahnya terhadap teknologi & kerja tak pernah pudar. |
| Kontras Karakteristik | 活発な + のに対して | 長男が活発で外遊びが好きなのに対して、次男は読書好きなインドア派だ。 | No ni taishite... | Si sulung aktif suka main di luar, berbanding terbalik si bungsu suka baca di kamar. |
| Kontras Performa Data | 好調な + のに対して | 国内市場の売上が好調なのに対して、海外事業は赤字が続いている。 | No ni taishite... | Penjualan domestik melesat, berbanding terbalik cabang global merugi. |
〜に対して: Menunjukkan arah tindakan / sikap / tembakan aksi kepada pihak luar (Membungkuk hormat kepada tamu).〜にとって: Menunjukkan sudut pandang / arti nilai dari kacamata subjek (Bagi saya keluarga nomor satu).〜に対して (Aksi ke Luar) dan 〜にとって (Kacamata Nilai):私に対して、家族が一番大切だ。 (Salah kaprah fatal!)私にとって、家族が一番大切だ。 (Benar → sudut pandang nilai wajib ni totte).Bahkan~ (pun) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB (+ 助詞) + 〜すら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Partikel ini menandai objek langsung yang dikenai suatu tindakan oleh kata kerja transitif. Digunakan saat penutur melakukan, membuat, atau mengonsumsi sesuatu secara aktif. Pola ini membentuk struktur dasar kalimat transitif dalam bahasa Jepang.
~hal seperti (meremehkan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) / KB + 〜なんて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tata bahasa ini digunakan untuk membatasi kuantitas, objek, atau tindakan, dengan makna 'hanya' atau 'saja'. Pola ini menegaskan bahwa tidak ada hal lain di luar item atau tindakan yang disebutkan. Nuansa kalimat bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan santai maupun formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pencipta, penemu, atau pembuat dari suatu karya, objek, atau penemuan dalam konstruksi kalimat pasif. Pola ini umum dipakai dalam konteks sejarah, artikel berita, dan penulisan formal untuk memberikan kredit objektif kepada pembuatnya. Nuansanya terkesan resmi, baku, dan berfokus pada fakta penemuan atau penciptaan tersebut.
Partikel の menghubungkan dua kata benda di mana kata benda pertama memberikan keterangan, batasan, kepemilikan, atau asal-usul bagi kata benda kedua. Pola ini setara dengan akhiran kepemilikan '-nya' atau kata 'dari/milik' dalam bahasa Indonesia. Nuansanya netral dan menjadi dasar utama dalam menghubungkan hubungan antarkata benda.
Partikel に dalam konstruksi kalimat pasif berfungsi menandai subjek atau pihak pelaku yang melakukan aksi terhadap penerima tindakan. Kehadirannya sangat penting untuk memperjelas siapa sumber tindakan yang berdampak pada subjek utama. Pola ini dipakai luas untuk menyusun kalimat pasif yang presisi baik dalam situasi informal maupun resmi.
Partikel も berfungsi sebagai penanda kesamaan yang menggantikan partikel topik atau subjek ketika predikat yang dikenakan sama dengan hal yang telah disebutkan sebelumnya. Pola ini setara dengan kata 'juga' atau 'pun' dalam bahasa Indonesia. Nuansa yang disampaikan adalah penekanan bahwa dua hal atau lebih memiliki kondisi atau sifat yang sejajar.
Bahkan~ (sekalipun hanya) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜だに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
~dan sebagainya (meremehkan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜なんか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan jumlah objek yang menjadi target tindakan kata kerja transitif. Dalam tata bahasa Jepang, kata bilangan atau pembilang kuantitas diletakkan langsung setelah partikel を tanpa memerlukan partikel tambahan. Pola ini esensial untuk transaksi jual-beli dan menyatakan kuantitas kegiatan.
Partikel は dalam fungsi ini digunakan untuk memperbandingkan dua hal atau menyoroti kontras antara satu objek/kondisi dengan objek/kondisi lain. Pola ini muncul ketika pembicara ingin menegaskan perbedaan perlakuan, sifat, atau situasi di antara kriteria yang disebutkan. Nuansa yang dibawanya adalah penekanan pembatasan bahwa pernyataan tersebut berlaku khusus untuk topik terkait dan berbeda dari yang lain.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan tindakan memberikan suatu benda dari pembicara kepada orang lain, atau dari seseorang kepada orang ketiga. Pemilihan kata kerja ditentukan secara ketat oleh hubungan sosial, umur, serta tingkat kesopanan antara pemberi dan penerima. Nuansanya berkisar dari sangat santai hingga sangat menghormati penerima barang.
Partikel ini menandai alat, sarana, bahan, atau bahasa yang digunakan untuk melaksanakan suatu tindakan. Pola ini menegaskan metode instrumen yang dipakai subjek dalam menyelesaikan aktivitasnya. Penggunaannya sangat mendasar dan sering muncul dalam komunikasi harian.
Partikel penegas untuk menekankan kata sebelumnya secara kuat. Menunjukkan hal tersebut paling tepat dibanding yang lain. Membawa nuansa tekad kuat, penegasan, keyakinan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 名詞 + こそ・助詞 + こそ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan perantara atau media untuk melakukan sesuatu, atau menunjukkan seluruh rentang waktu tertentu. Pola ini digunakan dalam situasi formal atau tulisan untuk menyatakan bahwa sesuatu terjadi lewat perantara atau sepanjang periode waktu.
Pola ini digunakan untuk menyematkan klausa pertanyaan (yang memiliki kata tanya) ke dalam sebuah kalimat utama yang lebih besar. Fungsi utamanya adalah mengekspresikan informasi yang belum diketahui, dipertanyakan, atau perlu dipastikan sebelum predikat utama (seperti 'tahu', 'memeriksa', 'lupa') dijelaskan.
Pola ini digunakan untuk memberikan contoh ekstrem guna menunjukkan bahwa hal-hal lain yang lebih biasa tentu saja demikian. Dalam bahasa Indonesia, pola ini berarti "bahkan" atau "pun". Nuansanya menekankan sesuatu yang di luar dugaan atau mengejutkan.
Partikel ini menandai lokasi atau tempat berlangsungnya suatu aksi atau kegiatan. Pola ini muncul ketika seseorang melakukan aktivitas dinamis di suatu area tertentu. Kehadirannya memberikan konteks spasial tempat tindakan tersebut dilakukan.
Pola ini digunakan untuk menyatakan letak atau posisi spesifik suatu benda atau orang relatif terhadap benda lain. Partikel の menghubungkan kata benda acuan dengan kata posisi seperti 上 (atas), 下 (bawah), 中 (dalam), atau 隣 (sebelah). Pola ini sangat dasar dan sering muncul dalam situasi sehari-hari untuk menjelaskan keberadaan benda.
Pola ini berfungsi mengubah kata kerja atau klausa tindakan menjadi kata benda (nominalisasi) sehingga bisa menempati posisi subjek, objek, atau predikat dalam kalimat. Pola ini sering digunakan untuk mengekspresikan hobi, kemampuan, kesukaan, atau pengamatan langsung. Nuansanya alami, konkret, dan sangat fleksibel dalam percakapan lisan maupun tulisan.
Menunjukkan sudut pandang atau posisi seseorang dalam menilai sesuatu. Diikuti oleh kalimat yang menyatakan evaluasi, pendapat, atau tingkat kepentingan. Tidak digunakan untuk menyatakan tindakan langsung kepada orang tersebut. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 名詞 + にとって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan topik atau tema pembicaraan, pemikiran, atau penyelidikan. Berarti 'mengenai' atau 'tentang' sesuatu. Diikuti kata kerja aktivitas mental atau komunikasi. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + について. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.