Menyiapkan NihongoRoute...
N1 Dani
Tata BahasaBahkan~ (sekalipun hanya) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜だに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola sastrawi imajinasi psikologis yang menggetarkan batin ~だに(だに) / ~だにしない (dani / dani shinai) digunakan dalam karya sastra klasik, refleksi tragedi bencana, atau kisah horor saat pembicara MENGUNGKAPKAN BAHWA HANYA DENGAN MEMBAYANGKAN, MEMIKIRKAN, ATAU MENDENGAR SAJA TENTANG MARABAHAYA PADA KLAUSA [A], TUBUH SUDAH MERINDING KETAKUTAN, JIWA TERGUNCANG NGERI, ATAU SEBALIKNYA SAMA SEKALI TAK PERNAH TERLINTAS DALAM MIMPI ("Membayangkan bencana nuklir saja tubuh sudah gemetar ngeri", "Memikirkan operasinya saja sudah takut", "Tak pernah terlintas sedikit pun dalam mimpi sekalipun" ).
[KK Batang Masu Tertentu / KB] + だに):[Kata Kerja Kognisi: 思う / 想像する / 聞く] + だに、[Reaksi Takut / Merinding]
想像するだに恐ろしい (membayangkan saja sudah bikin bergidik ngeri!).思い出すだに胸が痛む (mengingatnya saja hati sudah terasa teriris perih).聞くだに身の毛がよだつ (mendengarnya saja bulu kuduk langsung merinding disko).〜だにしない / 夢だに思わなかった):夢にだに見なかった (bahkan dalam mimpi sekalipun sama sekali tak pernah terlintas).微動だにしない (berdiri kokoh tanpa bergerak sedikit pun milimeter).| Kategori Imajinasi Menggetarkan Jiwa | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kengerian Terjebak Kebakaran Gedung | 想像する + だに恐ろしい惨状 | 超高層ビルの最上階で炎と猛毒ガスに包まれる恐怖など、想像するだに身の毛がよだつ。 | Souzou suru dani... | Terjebak di lantai 100 dikepung kobaran api, membayangkan skenarionya saja sudah bikin merinding ngeri! |
| Trauma Gempa Dahsyat Tsunami | 思い出す + だに胸が締め付けられる | 家も家族も一瞬で呑み込んだあの日の黒い津波は、10年経った今も思い出すだに胸が締め付けられる。 | Omoidasu dani... | Tsunami hitam yang melahap keluarga, mengingat momennya saja hati teriris pedih. |
| Keberhasilan di Luar Mimpi | 夢だに + 思わなかった快挙 | 田舎の無名選手だった自分が、オリンピックの表彰台の頂点に立つなど夢にだに思わなかった。 | Yume ni dani... | Dulu atlet kampung terpencil berdiri di podium 1 Olimpiade, dalam mimpi pun tak pernah terbayang! |
| Ketenangan Mental Prajurit Tempur | 微動 + だにせず佇む衛兵 | バッキンガム宮殿の近衛兵は、観光客に囲まれフラッシュを浴びても微動だにせず直立不動を貫く。 | Bidou dani sezu... | Pengawal istana dikerumuni turis, berdiri tegak bak patung tanpa bergerak sedikit milimeter pun. |
〜だに: Khusus KOLOKASI EMOSIONAL BATIN BAKU (想像するだに, 思い出すだに, 聞くだに, 夢だに, 微動だに).〜さえ: Penanda ekstrem objek fisik umum (Namaeさえ kakenai).食べるだに美味しい (Janggal kaprah!) → ⭕ 想像するだに恐ろしい (Hanya untuk kognisi imajinasi batin).Bahkan~ (pun) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB (+ 助詞) + 〜すら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Partikel ini menandai objek langsung yang dikenai suatu tindakan oleh kata kerja transitif. Digunakan saat penutur melakukan, membuat, atau mengonsumsi sesuatu secara aktif. Pola ini membentuk struktur dasar kalimat transitif dalam bahasa Jepang.
~hal seperti (meremehkan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) / KB + 〜なんて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tata bahasa ini digunakan untuk membatasi kuantitas, objek, atau tindakan, dengan makna 'hanya' atau 'saja'. Pola ini menegaskan bahwa tidak ada hal lain di luar item atau tindakan yang disebutkan. Nuansa kalimat bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan santai maupun formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan pencipta, penemu, atau pembuat dari suatu karya, objek, atau penemuan dalam konstruksi kalimat pasif. Pola ini umum dipakai dalam konteks sejarah, artikel berita, dan penulisan formal untuk memberikan kredit objektif kepada pembuatnya. Nuansanya terkesan resmi, baku, dan berfokus pada fakta penemuan atau penciptaan tersebut.
Partikel の menghubungkan dua kata benda di mana kata benda pertama memberikan keterangan, batasan, kepemilikan, atau asal-usul bagi kata benda kedua. Pola ini setara dengan akhiran kepemilikan '-nya' atau kata 'dari/milik' dalam bahasa Indonesia. Nuansanya netral dan menjadi dasar utama dalam menghubungkan hubungan antarkata benda.
Partikel に dalam konstruksi kalimat pasif berfungsi menandai subjek atau pihak pelaku yang melakukan aksi terhadap penerima tindakan. Kehadirannya sangat penting untuk memperjelas siapa sumber tindakan yang berdampak pada subjek utama. Pola ini dipakai luas untuk menyusun kalimat pasif yang presisi baik dalam situasi informal maupun resmi.
Partikel も berfungsi sebagai penanda kesamaan yang menggantikan partikel topik atau subjek ketika predikat yang dikenakan sama dengan hal yang telah disebutkan sebelumnya. Pola ini setara dengan kata 'juga' atau 'pun' dalam bahasa Indonesia. Nuansa yang disampaikan adalah penekanan bahwa dua hal atau lebih memiliki kondisi atau sifat yang sejajar.
~dan sebagainya (meremehkan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + 〜なんか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan jumlah objek yang menjadi target tindakan kata kerja transitif. Dalam tata bahasa Jepang, kata bilangan atau pembilang kuantitas diletakkan langsung setelah partikel を tanpa memerlukan partikel tambahan. Pola ini esensial untuk transaksi jual-beli dan menyatakan kuantitas kegiatan.
Partikel は dalam fungsi ini digunakan untuk memperbandingkan dua hal atau menyoroti kontras antara satu objek/kondisi dengan objek/kondisi lain. Pola ini muncul ketika pembicara ingin menegaskan perbedaan perlakuan, sifat, atau situasi di antara kriteria yang disebutkan. Nuansa yang dibawanya adalah penekanan pembatasan bahwa pernyataan tersebut berlaku khusus untuk topik terkait dan berbeda dari yang lain.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan tindakan memberikan suatu benda dari pembicara kepada orang lain, atau dari seseorang kepada orang ketiga. Pemilihan kata kerja ditentukan secara ketat oleh hubungan sosial, umur, serta tingkat kesopanan antara pemberi dan penerima. Nuansanya berkisar dari sangat santai hingga sangat menghormati penerima barang.
Partikel ini menandai alat, sarana, bahan, atau bahasa yang digunakan untuk melaksanakan suatu tindakan. Pola ini menegaskan metode instrumen yang dipakai subjek dalam menyelesaikan aktivitasnya. Penggunaannya sangat mendasar dan sering muncul dalam komunikasi harian.
Partikel penegas untuk menekankan kata sebelumnya secara kuat. Menunjukkan hal tersebut paling tepat dibanding yang lain. Membawa nuansa tekad kuat, penegasan, keyakinan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 名詞 + こそ・助詞 + こそ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan perantara atau media untuk melakukan sesuatu, atau menunjukkan seluruh rentang waktu tertentu. Pola ini digunakan dalam situasi formal atau tulisan untuk menyatakan bahwa sesuatu terjadi lewat perantara atau sepanjang periode waktu.
Pola ini digunakan untuk menyematkan klausa pertanyaan (yang memiliki kata tanya) ke dalam sebuah kalimat utama yang lebih besar. Fungsi utamanya adalah mengekspresikan informasi yang belum diketahui, dipertanyakan, atau perlu dipastikan sebelum predikat utama (seperti 'tahu', 'memeriksa', 'lupa') dijelaskan.
Pola ini digunakan untuk memberikan contoh ekstrem guna menunjukkan bahwa hal-hal lain yang lebih biasa tentu saja demikian. Dalam bahasa Indonesia, pola ini berarti "bahkan" atau "pun". Nuansanya menekankan sesuatu yang di luar dugaan atau mengejutkan.
Partikel ini menandai lokasi atau tempat berlangsungnya suatu aksi atau kegiatan. Pola ini muncul ketika seseorang melakukan aktivitas dinamis di suatu area tertentu. Kehadirannya memberikan konteks spasial tempat tindakan tersebut dilakukan.
Pola ini digunakan untuk menyatakan letak atau posisi spesifik suatu benda atau orang relatif terhadap benda lain. Partikel の menghubungkan kata benda acuan dengan kata posisi seperti 上 (atas), 下 (bawah), 中 (dalam), atau 隣 (sebelah). Pola ini sangat dasar dan sering muncul dalam situasi sehari-hari untuk menjelaskan keberadaan benda.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan arah sasaran tindakan, sikap, atau perasaan terhadap sesuatu atau seseorang. Selain itu, pola ini juga berfungsi untuk membandingkan dua hal yang bertolak belakang. Nuansanya cenderung formal dan sering digunakan dalam tulisan atau pidato resmi.
Pola ini berfungsi mengubah kata kerja atau klausa tindakan menjadi kata benda (nominalisasi) sehingga bisa menempati posisi subjek, objek, atau predikat dalam kalimat. Pola ini sering digunakan untuk mengekspresikan hobi, kemampuan, kesukaan, atau pengamatan langsung. Nuansanya alami, konkret, dan sangat fleksibel dalam percakapan lisan maupun tulisan.
Hampir / seolah akan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + んばかり. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Meskipun tidak~setidaknya Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + までも. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.