Menyiapkan NihongoRoute...
N4 Toori Ni
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyatakan melakukan suatu tindakan persis seperti petunjuk, urutan, atau kondisi yang telah disebutkan sebelumnya. Ungkapan ini menekankan kesesuaian sempurna tanpa adanya perubahan atau penyimpangan dari acuan yang diberikan. Biasanya muncul saat memberikan arahan, mengikuti resep, atau menjalankan instruksi kerja.
Pola ~とおりに (toori ni) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan PERSIS MENGIKUTI ARAHAN, PETUNJUK RESEP, GAMBAR DENAH, ATAU PENGALAMAN MASA LALU TANPA MENYIMPANG SEDIKIT PUN ("Melipat kertas sesuai garis", "Memasak persis seperti resep", "Melakukan gerakan sesuai contoh guru").
[KK Bentuk Kamus] + とおりに (私が言うとおりに = persis seperti yang saya katakan).[KK Bentuk Ta] + とおりに (見たとおりに = persis seperti yang tadi dilihat).[Kata Benda] + のとおりに (説明書のとおりに = sesuai buku manual, レシピのとおりに = sesuai resep → wajib sisip の).〜どおり (douri) (予定どおり = sesuai jadwal, 思いどおり = sesuai harapan).Pola ini menuntut kesesuaian 100% dengan model acuan.
| Kategori Acuan | Pola Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Sesuai Instruksi Ucapan | KK Kamus + とおりに | 私が今から言うとおりに、書いてください。 | Watashi ga ima kara iu toori ni, kaite kudasai. | Tolong tuliskan persis seperti yang akan saya katakan sekarang. |
| Sesuai Contoh Visual | KK Ta + とおりに | 先生がやったとおりに、体を動かしてください。 | Sensei ga yatta toori ni, karada o ugokashite kudasai. | Tolong gerakkan tubuh persis seperti yang dipraktikkan guru. |
| Sesuai Buku Resep | KB + のとおりに | レシピのとおりに作ったので、おいしくできました。 | Reshipi no toori ni tsukutta node, oishiku dekimashita. | Karena memasak sesuai resep, hasilnya jadi sangat lezat. |
| Bentuk Douri (KB Asli) | KB + どおりに | 工事は予定どおり順調に進んでいます。 | Kouji wa yotei douri junchou ni susunde imasu. | Pembangunan proyek berjalan lancar sesuai jadwal. |
〜とおりに (Presisi 100% Tanpa Beda): Meniru persis setiap langkah langkahnya (Sesuai buku manual).〜ように (Tujuan / Pendekatan Arah): Supaya / agar mencapai target kondisi (Benkyou suru you ni).の saat Memakai Kata Benda Biasa Tanpa *Douri*:説明書とおりに (Salah) → ⭕ 説明書のとおりに (Benar)言いますとおりに → ⭕ 言うとおりに (Benar → wajib bentuk Kamus atau Ta).Ungkapan ini digunakan untuk menyatakan tindakan mencoba melakukan sesuatu guna melihat hasil, kondisi, atau pengalaman yang didapat. Pola ini mengekspresikan rasa penasaran atau keberanian untuk mencoba suatu aksi tanpa kepastian hasil sebelumnya. Nuansa rasa yang dibawanya terasa alami dan santun untuk pembicaraan sehari-hari maupun kerja.
Sonkeigo adalah ragam bahasa hormat (keigo) yang digunakan untuk meninggikan derajat atau posisi lawan bicara maupun pihak ketiga yang dihormati. Pola ini berfokus pada tindakan, kondisi, atau kepemilikan orang lain, dan dilarang keras digunakan untuk tindakan diri sendiri. Penggunaannya sangat penting dalam etika komunikasi bisnis dan hubungan formal di Jepang.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan tujuan, kegunaan, atau efisiensi dari suatu benda atau tindakan. Pola ini sering muncul ketika menjelaskan alat yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu, serta jumlah waktu atau uang yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Nuansa yang dibawakan bersifat informatif dan objektif dalam konteks fungsi atau kebutuhan.
Pola tata bahasa hormat (sonkeigo) ini digunakan untuk mengubah kata kerja biasa menjadi bentuk hormat dengan menaikkan kedudukan subjek pelaku tindakan. Awalan お digunakan untuk kata kerja asli Jepang, sedangkan ご digunakan untuk kata kerja serapan/gabungan dua kanji. Pola ini mengekspresikan rasa hormat yang tinggi dan sangat umum dipakai dalam dunia kerja formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan cara atau kondisi saat melakukan suatu tindakan utama, atau melakukan suatu aktivitas tanpa melakukan tindakan lainnya terlebih dahulu. Pola ini menghubungkan dua kata kerja di mana tindakan pertama menjadi metode atau keadaan pendukung bagi tindakan kedua. Nuansa yang dibawakan adalah penjelasan logis dan eksplisit mengenai bagaimana suatu proses dilaksanakan.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan yang bertahan sebagai hasil dari tindakan yang sengaja dilakukan oleh seseorang di masa lalu demi tujuan tertentu. Dalam kalimat, pola ini berfokus pada kondisi objek saat ini, bukan pada pelaku tindakan. Nuansanya menunjukkan adanya persiapan atau penataan yang disengaja dan dampaknya masih terlihat jelas hingga sekarang.
Pola ini digunakan untuk menyatakan tindakan yang dilakukan terlebih dahulu sebagai bentuk persiapan menghadapi situasi mendatang, langkah sementara sebelum tindakan berikutnya, atau pembiaran suatu kondisi sebagaimana adanya. Pola ini sering muncul saat merencanakan kegiatan, menyelesaikan tugas sebelum batas waktu, atau menjaga kerapian. Nuansanya berfokus pada tindakan aktif demi kepraktisan dan kesiapan antisipatif.