Menyiapkan NihongoRoute...
N4 Sasete Itadakemasenka
Tata BahasaPola ini digunakan untuk meminta izin kepada lawan bicara agar pembicara diperbolehkan melakukan suatu tindakan secara sangat sopan. Ungkapan ini menggabungkan bentuk kausatif dengan bentuk permohonan halus, sehingga secara harfiah berarti 'bisakah Anda membuat/membiarkan saya melakukan hal ini?'. Ungkapan ini sangat umum dipakai dalam situasi formal seperti di tempat kerja atau saat berbicara dengan atasan.
Pola ~させていただけませんか (sasete itadakemasen ka) adalah rumus permohonan izin paling sopan dan elegan dalam dunia bisnis dan pergaulan formal Jepang yang digunakan saat pembicara MEMINTA IZIN DENGAN SANGAT SANTUN KEPADA ATASAN / GURU UNTUK MELAKUKAN SUATU TINDAKAN DEMI KEPENTINGAN PRIBADI ("Izinkan saya pulang lebih awal hari ini", "Sudikah kiranya mengizinkan saya mengambil cuti", "Bolehkah saya memeriksa dokumen ini").
Ubah kata kerja ke Bentuk Kausatif (Shiekikei / Membuat/Mengizinkan), lalu tempelkan 〜ていただけませんか.
[Kata Kerja Bentuk Kausatif (Te-form)] + いただけませんか / いただけますでしょうか
帰る → 帰らせる → 早く帰らせていただけませんか (Sudikah kiranya mengizinkan saya pulang lebih awal?).休む → 休ませる → 明日休ませていただけませんか (Bolehkah saya diizinkan libur/cuti besok?).見る → 見させる → 見させていただけませんか (Bolehkah saya diizinkan melihat?).する → させる → 自己紹介をさせていただけませんか (Izinkan saya memperkenalkan diri).Pihak yang melakukan tindakan aksi nyata adalah PEMBICARA SENDIRI (ORANG PERTAMA), bukan atasan.
| Tingkat Kesopanan | Pola Permohonan Izin | Contoh Kalimat Nyata | Romaji | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Sangat Sopan (Bisnis) | 〜させていただけますでしょうか | 体調が悪いので、本日は早退させていただけますでしょうか。 | Soutai sasete itadakemasu deshou ka... | Karena kondisi badan kurang sehat, sudikah mengizinkan saya pulang lebih awal hari ini? |
| Sopan Standar Formal | 〜させていただけませんか | 明日、病院へ行きたいので、休ませていただけませんか。 | Yasumasete itadakemasen ka... | Karena besok ingin ke RS, bolehkah saya diizinkan izin libur? |
| Sopan Percakapan | 〜てもらえませんか | ちょっと手伝ってもらえませんか。 | Tetsudatte moraemasen ka. | Bisakah kamu membantu saya sebentar? (minta jasa). |
| Bentuk Mandiri Izin | 〜させていただきます | それでは、私から説明させていただきます。 | Setsumei sasete itadakimasu. | Kalau begitu, izinkan saya yang memberikan penjelasan. |
〜てくださいませんか: Meminta ORANG LAIN YANG MELAKUKAN AKSI (Sudikah Anda menjelaskan?).〜させていただけませんか: Meminta izin agar DIRI SAYA SENDIRI YANG DIIZINKAN MELAKUKAN AKSI (Sudikah mengizinkan saya libur?).〜てください dan 〜させてください:休んでください berarti menyuruh bos yang libur!休ませていただけませんか (Izinkan saya yang libur).帰っていただけませんか (Ini berarti menyuruh lawan bicara pulang!).帰らせていただけませんか (Benar → izinkan saya pulang).Pola ini digunakan ketika pembicara melakukan suatu aksi atau bantuan demi kepentingan orang lain. Tingkat kesopanan bervariasi dari 'てやる' (untuk hewan/tanaman/bawahan), 'てあげる' (untuk orang setara), hingga 'てさしあげる' (bentuk kenjougo untuk atasan). Pembicara perlu berhati-hati karena ungkapan ini bisa terkesan menggurui atau memamerkan kebaikan jika tidak dipakai secara tepat.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan bahwa pembicara (atau orang di pihak pembicara) menerima suatu tindakan menguntungkan atau bantuan dari orang lain. Struktur ini menekankan sudut pandang penerima kebaikan, di mana pelaku tindakan ditandai dengan partikel に. Bentuk ていただく merupakan variasi halus/rendah diri (kenjougo), sedangkan てもらう digunakan dalam situasi kasual hingga netral.
Ungkapan permohonan sangat santun yang digunakan untuk meminta orang lain melakukan sesuatu demi kebaikan penutur. Secara harfiah pola ini menanyakan apakah penutur bisa menerima tindakan kebaikan dari lawan bicara. Ungkapan ini membawa nuansa sangat menghormati dan biasa dipakai dalam situasi formal atau kepada atasan dan senior.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa pembicara atau pihak pembicara menerima benda fisik dari orang lain. 'いただく' merupakan bentuk rendah diri (kenjougo) dari 'もらう' yang dipakai ketika pemberi adalah atasan atau orang yang dihormati. Ungkapan ini mengandung rasa syukur dan terima kasih atas kebaikan pihak pemberi.
Pola ini digunakan ketika orang lain memberikan suatu benda kepada pembicara atau kelompok/keluarga pembicara. 'くださる' adalah bentuk penghormatan (sonkeigo) dari 'くれる' yang dipakai saat pemberi merupakan orang yang lebih tinggi status sosialnya. Sudut pandang kalimat berfokus pada aksi kebaikan yang dilakukan oleh si pemberi kepada penerima.
Pola kalimat ini dipakai untuk menceritakan tindakan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain secara sukarela demi kepentingan pembicara atau kelompok pembicara. Berbeda dengan pola てもらう, sudut pandang dalam pola ini berfokus pada tindakan aktif sang pemberi kebaikan sebagai subjek kalimat. Bentuk てくださる menyampaikan rasa hormat yang tinggi kepada pelaku (sonkeigo), sedangkan てくれる dipakai untuk situasi akrab dan informal.