Menyiapkan NihongoRoute...
N4 Itadaku Morau
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyatakan bahwa pembicara atau pihak pembicara menerima benda fisik dari orang lain. 'いただく' merupakan bentuk rendah diri (kenjougo) dari 'もらう' yang dipakai ketika pemberi adalah atasan atau orang yang dihormati. Ungkapan ini mengandung rasa syukur dan terima kasih atas kebaikan pihak pemberi.
Pola ini merupakan eskalasi kesopanan tingkat tinggi dari pola 〜もらう (menerima), di mana kata kerja いただく (itadaku) adalah Bentuk Rendah Hati (Kenjougo) dari もらう yang digunakan saat pembicara menerima barang fisik atau bantuan jasa DARI ATASAN, GURU, PELANGGAN, ATAU ORANG YANG LEBIH TINGGI STATUSNYA ("Menerima hadiah dari Bapak Direktur", "Mendapat penjelasan dari guru").
[Saya / Subjek] は [Atasan / Guru / Orang Dihormati] + に (atau から) + [Benda] + を + いただきました
社長にお土産をいただきました (Saya menerima oleh-oleh dari Bapak Direktur).先生に本をいただきました (Saya menerima buku dari Bu Guru).〜ていただく):[Saya] は [Atasan] に [KK Bentuk-Te] + いただきました
部長に資料をチェックしていただきました (Saya mendapat bantuan pemeriksaan dokumen oleh manajer).先生に推薦状を書いていただきました (Saya dibuatkan surat rekomendasi oleh guru).もらう / もらいました.いただく / いただきました.| Tingkat Kesopanan | Kata Kerja | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Hormat Tertinggi (Atasan) | いただきました | 社長に素晴らしい記念品をいただきました。 | Shachou ni subarashii kinenhin o itadakimashita. | Saya menerima cinderamata luar biasa dari Bapak Direktur. |
| Menerima Jasa Hormat | ていただきました | 先生に日本語の発音を直していただきました。 | Sensei ni nihongo no hatsuon o naoshite itadakimashita. | Saya dibantu dikoreksi pelafalan bahasa Jepang oleh guru. |
| Sopan Standar (Teman) | もらいました | 友達に誕生日のプレゼントをもらいました。 | Tomodachi ni tanjoubi no purezento o moraimashita. | Saya menerima hadiah ulang tahun dari teman sebaya. |
| Permohonan Santun | ~ていただけませんか | もう一度説明していただけませんか。 | Mou ichido setsumei shite itadakemasen ka. | Sudikah kiranya Anda menjelaskan sekali lagi kepada saya? |
私は先生に教えていただきました (Subjek: Saya): Saya menerima pengajaran dari guru (Itadaku = Kenjougo sudut pandang penerima).先生が私に教えてくださいました (Subjek: Guru): Guru berbaik hati mengajari saya (Kudasaru = Sonkeigo sudut pandang pemberi).社長に時計をもらいました。 (Kurang sopan dan terkesan meremehkan pimpinan)社長に時計をいただきました。 (Benar → wajib itadakimashita untuk atasan).先生は私にいただきました。 (Salah tata bahasa mutlak!) → ⭕ 先生は私にくださいました。 (Benar).Pola ini digunakan ketika pembicara melakukan suatu aksi atau bantuan demi kepentingan orang lain. Tingkat kesopanan bervariasi dari 'てやる' (untuk hewan/tanaman/bawahan), 'てあげる' (untuk orang setara), hingga 'てさしあげる' (bentuk kenjougo untuk atasan). Pembicara perlu berhati-hati karena ungkapan ini bisa terkesan menggurui atau memamerkan kebaikan jika tidak dipakai secara tepat.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan bahwa pembicara (atau orang di pihak pembicara) menerima suatu tindakan menguntungkan atau bantuan dari orang lain. Struktur ini menekankan sudut pandang penerima kebaikan, di mana pelaku tindakan ditandai dengan partikel に. Bentuk ていただく merupakan variasi halus/rendah diri (kenjougo), sedangkan てもらう digunakan dalam situasi kasual hingga netral.
Ungkapan permohonan sangat santun yang digunakan untuk meminta orang lain melakukan sesuatu demi kebaikan penutur. Secara harfiah pola ini menanyakan apakah penutur bisa menerima tindakan kebaikan dari lawan bicara. Ungkapan ini membawa nuansa sangat menghormati dan biasa dipakai dalam situasi formal atau kepada atasan dan senior.
Pola ini digunakan untuk meminta izin kepada lawan bicara agar pembicara diperbolehkan melakukan suatu tindakan secara sangat sopan. Ungkapan ini menggabungkan bentuk kausatif dengan bentuk permohonan halus, sehingga secara harfiah berarti 'bisakah Anda membuat/membiarkan saya melakukan hal ini?'. Ungkapan ini sangat umum dipakai dalam situasi formal seperti di tempat kerja atau saat berbicara dengan atasan.
Pola ini digunakan ketika orang lain memberikan suatu benda kepada pembicara atau kelompok/keluarga pembicara. 'くださる' adalah bentuk penghormatan (sonkeigo) dari 'くれる' yang dipakai saat pemberi merupakan orang yang lebih tinggi status sosialnya. Sudut pandang kalimat berfokus pada aksi kebaikan yang dilakukan oleh si pemberi kepada penerima.
Pola kalimat ini dipakai untuk menceritakan tindakan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain secara sukarela demi kepentingan pembicara atau kelompok pembicara. Berbeda dengan pola てもらう, sudut pandang dalam pola ini berfokus pada tindakan aktif sang pemberi kebaikan sebagai subjek kalimat. Bentuk てくださる menyampaikan rasa hormat yang tinggi kepada pelaku (sonkeigo), sedangkan てくれる dipakai untuk situasi akrab dan informal.
Pola ini digunakan untuk memberikan penjelasan, latar belakang, atau alasan subjektif atas suatu kondisi yang sedang dihadapi atau ditanyakan lawan bicara. Ungkapan ini memberikan nuansa penekanan emosional dan keterlibatan pribadi agar lawan bicara memahami situasi penutur. Pola ini sering dipakai saat menjelaskan alasan keterlambatan, memberikan kabar, atau mengawali permohonan bantuan.
Ungkapan permohonan sangat santun yang digunakan untuk meminta orang lain melakukan sesuatu demi kebaikan penutur. Secara harfiah pola ini menanyakan apakah penutur bisa menerima tindakan kebaikan dari lawan bicara. Ungkapan ini membawa nuansa sangat menghormati dan biasa dipakai dalam situasi formal atau kepada atasan dan senior.