Menyiapkan NihongoRoute...
N2 Hoshi Garu
Tata BahasaMenunjukkan bahwa orang ketiga (bukan pembicara) tampak menginginkan sesuatu (benda/hal), berdasarkan perilaku atau ekspresi yang terlihat dari luar. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + をほしがる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola deskripsi keinginan memiliki dari orang lain (pihak ketiga) ~ほしがる(ほしがる) / ~ほしがっている (hoshi-garu / hoshi-gatte iru / lampau: ほしがった hoshi-gatta) digunakan saat pembicara MENGAMATI DAN MENDESKRIPSIKAN GESTUR, PERILAKU, ATAU GERAK-GERIK ORANG LAIN (anak-anak, teman, adik) YANG MENUNJUKKAN DENGAN JELAS BAHWA DIRINYA SANGAT MENGINGINKAN ATAU MENDAMBAKAN SUATU BARANG, MAINAN, GADGET, ATAU HADIAH ("Anak merengek menginginkan mainan baru", "Adik ingin dibelikan sepeda", "Anjing peliharaan minta cemilan").
を (O):[Kata Benda yang Diinginkan] + を + ほしがる / ほしがっている
おもちゃをほしがる (kelihatan sangat menginginkan mainan → wajib partikel を**).新しいスマホをほしがっている (kelihatan sangat menginginkan smartphone baru).おやつをほしがる犬 (anjing yang merengek minta cemilan).DILARANG KERAS digunakan untuk diri sendiri (diri sendiri memakai 〜がほしい).
| Kategori Keinginan Pihak Ketiga | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Rengekan Mainan Anak | おもちゃを + ほしがって泣く | デパートの玩具売り場で、男の子が最新の変身ベルトをほしがって駄々をこねている。 | Omocha o hoshigatte... | Di toko mainan mall, bocah nangis merengek minta sabuk kamen rider baru. |
| Keinginan Gadget Adik | スマホを + ほしがっている | 中学生になった妹は、友達みんなが持っているからと最新のスマホをほしがっている。 | Sumaho o hoshigatte... | Masuk SMP adik perempuan kelihatan ngebet banget minta dibelikan HP baru. |
| Hewan Minta Makan (KB) | おやつを + ほしがって見つめる | うちの飼い猫は、家族が食事を始めると足元にすり寄っておやつをほしがって見つめる。 | Oyatsu o hoshigatte... | Tiap jam makan kucing peliharaan manja nempel di kaki minta jatah cemilan. |
| Gengsi Memiliki Barang | 限定品を + ほしがる人々 | 転売目的のバイヤーたちが、プレミア価格がついた限定スニーカーを一斉にほしがる。 | Genteihin o hoshigaru... | Para calo pemburu cuan ramai-ramai mengincar sneakers edisi terbatas. |
〜がほしい: Keinginan DIRI SENDIRI (Subjek Orang Pertama) → partikel が.〜をほしがる: Keinginan ORANG LAIN (Pihak Ketiga) → partikel を.私は新しい車をほしがっている。 → ⭕ 私は新しい車がほしい。 (Diri sendiri wajib ga hoshii).子供はおもちゃがほしがる。 → ⭕ 子供はおもちゃをほしがる。 (Pihak ketiga wajib partikel を).Sedang ingin ~ (menyatakan bahwa orang ketiga terlihat sedang menginginkan sesuatu secara berkelanjutan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + たがっている. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk mengekspresikan keinginan penutur untuk memiliki, mendapatkan, atau memperoleh suatu benda. Objek yang diinginkan dapat berupa benda konkret yang bisa disentuh maupun benda abstrak seperti waktu atau teman. Nuansa kalimat terasa jujur dan langsung, serta memiliki tingkat kesopanan standar bila diakhiri dengan desu.
Pola ini digunakan untuk mengekspresikan keinginan yang kuat, harapan yang mendalam, atau dambaan terhadap sesuatu yang tidak mudah diwujudkan. Nuansa yang terkandung adalah perasaan emosional yang tulus, sering kali berupa harapan jangka panjang atau refleksi diri. Pola ini lebih menekankan perasaan internal pembicara dibandingkan sekadar keinginan biasa.
Menyatakan keinginan pembicara untuk melakukan sesuatu (ingin ~). Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + たい. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk mengungkapkan niat atau rencana yang sudah dipikirkan dan dipertahankan sejak sebelum momen pembicaraan berlangsung. Bentuk berkelanjutan ~ています menandakan bahwa niat tersebut bukanlah keputusan mendadak yang baru saja muncul secara spontan. Penggunaannya memberikan kesan sopan dan cocok untuk menyampaikan niat pribadi kepada orang lain dalam percakapan sehari-hari maupun situasi kerja.
Menyatakan bahwa orang ketiga (bukan pembicara) tampak ingin melakukan sesuatu, berdasarkan perilaku atau tanda yang terlihat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + たがる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk mengekspresikan keinginan atau hasrat penutur dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu. Pola ini dibuat dengan mengubah kata kerja ke bentuk akar (stem) lalu menambahkan akhiran tai desu. Nuansa yang dihadirkan adalah penyampaian niat pribadi secara sopan dan wajar.
Pola ini digunakan untuk menyatakan tekad bulat, niat, atau rencana pribadi yang sudah diputuskan secara sadar di dalam pikiran pembicara. Berbeda dari keinginan sesaat, pola ini menunjukkan keyakinan internal bahwa suatu tindakan akan atau tidak akan dilakukan di masa depan. Penggunaannya memberikan nuansa kepastian niat pribadi yang cukup kuat.
Tidak akan / tidak mau (niat) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + まい. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan tekad yang sangat kuat untuk melakukan sesuatu, bahkan jika harus menggunakan cara yang ekstrem, sulit, atau tidak biasa. Pola ini menunjukkan bahwa pembicara rela mengorbankan hal lain demi mencapai tujuan utamanya. Nuansa yang dibawa adalah keseriusan dan tekad bulat yang tidak tergoyahkan.
Menyatakan bahwa orang ketiga (bukan pembicara) tampak ingin melakukan sesuatu, berdasarkan perilaku atau tanda yang terlihat. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + たがる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sedang ingin ~ (menyatakan bahwa orang ketiga terlihat sedang menginginkan sesuatu secara berkelanjutan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + たがっている. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.