Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Toki
Tata BahasaPola ~とき digunakan untuk menunjukkan titik waktu atau situasi terjadinya suatu peristiwa atau tindakan. Pola ini menghubungkan dua klausa di mana klausa pertama menjadi latar waktu bagi kejadian pada klausa utama. Penggunaannya sangat luas dan fleksibel, dapat dipakai dalam situasi formal maupun percakapan santai sehari-hari.
Pola ~とき (toki) dipakai untuk menandai momen waktu atau situasi tertentu kapan suatu peristiwa atau tindakan lain berlangsung ("Saat pergi ke sekolah", "Ketika sedang sedih", "Sewaktu kecil"). Perbedaan bentuk waktu kata kerja di depan kata とき (Bentuk Kamus vs Bentuk Lampau Ta) memegang peranan krusial dalam menentukan apakah tindakan tersebut dilakukan sebelum tiba di tujuan atau setelah tiba di tujuan.
[KK Kamus] + とき (行くとき = saat hendak pergi / dalam perjalanan menuju).[KK Ta] + とき (行ったとき = saat sudah tiba di tujuan).[KS-i (berakhiran い)] + とき (寂しいとき = saat merasa kesepian).[KS-na] + な + とき (暇なとき = saat senggang → wajib sisip な).[Kata Benda] + の + とき (子供のとき = sewaktu masih anak-anak → wajib sisip の).日本へ行くとき、カメラを買いました。 (Saya membeli kamera di Indonesia/sebelum berangkat ke Jepang.)日本へ行ったとき、カメラを買いました。 (Saya membeli kamera setelah mendarat di Jepang.)| Kelas Kata | Pola Sambung | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kata Kerja (Kamus) | KK Kamus + とき | 道を渡るとき、車に注意してください。 | Michi o wataru toki, kuruma ni chuui shite kudasai. | Saat menyeberang jalan, tolong berhati-hati terhadap mobil. |
| Kata Kerja (Lampau) | KK Ta + とき | 外国へ行ったとき、たくさんお土産を買いました。 | Gaikoku e itta toki, takusan omiyage o kaimashita. | Saat pergi ke luar negeri (tiba di sana), saya membeli banyak oleh-oleh. |
| Kata Sifat-na | KS-na + な + とき | 暇なとき、いつも何をしていますか。 | Hima na toki, itsumo nani o shite imasu ka. | Saat sedang senggang, biasanya Anda melakukan apa? |
| Kata Benda | KB + の + とき | 子供のとき、よく川で泳ぎました。 | Kodomo no toki, yoku kawa de oyogimashita. | Sewaktu masih anak-anak, saya sering berenang di sungai. |
〜とき: Menandai titik momen saat situasi tersebut sedang berlangsung (When / At the time of).〜まえに: Menegaskan urutan aksi yang mendahului peristiwa lain (Before).の pada Kata Benda:学生とき (Salah) → ⭕ 学生のとき (Benar → sewaktu mahasiswa)な pada Kata Sifat-na:暇とき (Salah) → ⭕ 暇なとき (Benar).Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Pola ini digunakan untuk menyebutkan beberapa tindakan atau kegiatan sebagai perwakilan dari serangkaian aktivitas yang dilakukan secara acak atau tidak berurutan. Ungkapan ini memberikan nuansa bahwa masih ada kegiatan lain yang dilakukan selain dari contoh-contoh yang disebutkan oleh pembicara. Pola ini sangat umum dipakai ketika menceritakan pengisi waktu luang atau rutinitas yang bervariasi.
Pola ~たら digunakan untuk menyatakan pengandaian atau pengandaian syarat "jika" dan "setelah". Pola ini berfungsi menghubungkan dua klausa di mana kejadian pada klausa kedua baru bisa terwujud apabila syarat pada klausa pertama telah terpenuhi. Sifat pengandaian ini sangat luwes dan paling sering dipakai dalam percakapan lisan.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, atau menunjukkan keadaan menetap yang dihasilkan dari suatu tindakan. Pola ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun situasi formal saat menggambarkan aksi yang belum selesai atau status terkini. Nuansa yang dibawakan adalah netral dan sopan.
Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan pendapat, prasangka, atau dugaan pribadi pembicara terhadap suatu hal. Pola ini melekat pada bentuk biasa (普通形) dan berfungsi memperhalus ucapan agar tidak terkesan terlalu tegas atau menghakimi. Pola ini umum digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun situasi semi-formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu perubahan kondisi, sifat, atau status dari satu keadaan menjadi keadaan lain. Perubahan ini dapat terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, perkembangan kemampuan, maupun sebagai akibat dari suatu proses. Penggunaannya sangat luas untuk mendeskripsikan perubahan cuaca, usia, cita-cita, atau suasana lingkungan.
Pola ~てくれる/あげる/もらう digunakan untuk mengekspresikan tindakan pemberian atau penerimaan bantuan dan kebaikan antarindividu. Pola ini menunjukkan arah aksi sekaligus rasa terima kasih, kepedulian, atau hubungan sosial antarpenutur. Penggunaannya memberikan nuansa hangat dan sopan dibanding sekadar menyebutkan aksi biasa.
Menyatakan bahwa pembicara memiliki pengalaman pernah melakukan suatu tindakan di masa lalu setidaknya satu kali. Pola ini berfokus pada pencapaian atau latar belakang pengalaman hidup seseorang, bukan sekadar menceritakan kejadian masa lalu biasa. Nuansa yang dibawanya bersifat informatif dan wajar dipakai dalam percakapan formal maupun informal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan hubungan pengandaian atau syarat alamiah, di mana jika kondisi di klausa pertama terjadi, maka hasil di klausa kedua secara otomatis dan pasti akan menyusul. Pola ini membawa nuansa kepastian objektif tanpa melibatkan keinginan, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sering muncul dalam konteks hukum alam, petunjuk jalan, pengoperasian mesin, atau kebiasaan yang selalu berulang.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.