Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Te Iru
Tata BahasaPola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, atau menunjukkan keadaan menetap yang dihasilkan dari suatu tindakan. Pola ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun situasi formal saat menggambarkan aksi yang belum selesai atau status terkini. Nuansa yang dibawakan adalah netral dan sopan.
Pola ~ています (te imasu) memiliki dua ranah makna sentral yang sangat fundamental dalam tata bahasa Jepang:
[Kata Kerja Bentuk-Te] + います (Positif) / いません (Negatif)
結婚しています (Sudah berstatus menikah - bukan kekkon shimasu).東京に住んでいます (Tinggal menetap di Tokyo).トヨタで働いています / 勤めています (Bekerja di Toyota).車を持っています (Memiliki mobil).田中さんを知っています (Mengenal Pak Tanaka).知りません (shirimasen).| Kategori Makna | Kata Kerja | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Sedang Berlangsung | 勉強しています | 今、部屋で日本語を勉強しています。 | Ima, heya de nihongo o benkyou shite imasu. | Sekarang saya sedang belajar bahasa Jepang di kamar. |
| Kondisi Cuaca | 降っています | 外は強い雨が降っていますよ。 | Soto wa tsuyoi ame ga futte imasu yo. | Di luar sedang turun hujan lebat lho. |
| Status Pernikahan | 結婚しています | 姉は去年結婚して、大阪に住んでいます。 | Ane wa kyonen kekkon shite, Oosaka ni sunde imasu. | Kakak perempuan saya berstatus sudah menikah dan tinggal di Osaka. |
| Status Pekerjaan | 働いています | 父は銀行で働いています。 | Chichi wa ginkou de hataraite imasu. | Ayah saya bekerja di bank. |
| Status Pengetahuan | 知っています | あの人の名前を知っていますか。 | Ano hito no namae o shitte imasu ka. | Apakah Anda mengetahui/kenal nama orang itu? |
今食べています: Saat detik ini mulut sedang mengunyah makanan (Progressive).車を持っています: Memiliki mobil sebagai aset yang melekat (Resultative State).いいえ、知っていません。 (Salah total dalam kaidah bahasa Jepang baku!)いいえ、知りません。 (Benar → tidak tahu wajib memakai 知りません)結婚しています bermakna sudah menikah (punya pasangan), bukan sedang berada di pelaminan akad nikah.Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Pola ini digunakan untuk menyebutkan beberapa tindakan atau kegiatan sebagai perwakilan dari serangkaian aktivitas yang dilakukan secara acak atau tidak berurutan. Ungkapan ini memberikan nuansa bahwa masih ada kegiatan lain yang dilakukan selain dari contoh-contoh yang disebutkan oleh pembicara. Pola ini sangat umum dipakai ketika menceritakan pengisi waktu luang atau rutinitas yang bervariasi.
Pola ~とき digunakan untuk menunjukkan titik waktu atau situasi terjadinya suatu peristiwa atau tindakan. Pola ini menghubungkan dua klausa di mana klausa pertama menjadi latar waktu bagi kejadian pada klausa utama. Penggunaannya sangat luas dan fleksibel, dapat dipakai dalam situasi formal maupun percakapan santai sehari-hari.
Pola ~たら digunakan untuk menyatakan pengandaian atau pengandaian syarat "jika" dan "setelah". Pola ini berfungsi menghubungkan dua klausa di mana kejadian pada klausa kedua baru bisa terwujud apabila syarat pada klausa pertama telah terpenuhi. Sifat pengandaian ini sangat luwes dan paling sering dipakai dalam percakapan lisan.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan pendapat, prasangka, atau dugaan pribadi pembicara terhadap suatu hal. Pola ini melekat pada bentuk biasa (普通形) dan berfungsi memperhalus ucapan agar tidak terkesan terlalu tegas atau menghakimi. Pola ini umum digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun situasi semi-formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu perubahan kondisi, sifat, atau status dari satu keadaan menjadi keadaan lain. Perubahan ini dapat terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, perkembangan kemampuan, maupun sebagai akibat dari suatu proses. Penggunaannya sangat luas untuk mendeskripsikan perubahan cuaca, usia, cita-cita, atau suasana lingkungan.
Pola ~てくれる/あげる/もらう digunakan untuk mengekspresikan tindakan pemberian atau penerimaan bantuan dan kebaikan antarindividu. Pola ini menunjukkan arah aksi sekaligus rasa terima kasih, kepedulian, atau hubungan sosial antarpenutur. Penggunaannya memberikan nuansa hangat dan sopan dibanding sekadar menyebutkan aksi biasa.
Menyatakan bahwa pembicara memiliki pengalaman pernah melakukan suatu tindakan di masa lalu setidaknya satu kali. Pola ini berfokus pada pencapaian atau latar belakang pengalaman hidup seseorang, bukan sekadar menceritakan kejadian masa lalu biasa. Nuansa yang dibawanya bersifat informatif dan wajar dipakai dalam percakapan formal maupun informal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan hubungan pengandaian atau syarat alamiah, di mana jika kondisi di klausa pertama terjadi, maka hasil di klausa kedua secara otomatis dan pasti akan menyusul. Pola ini membawa nuansa kepastian objektif tanpa melibatkan keinginan, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sering muncul dalam konteks hukum alam, petunjuk jalan, pengoperasian mesin, atau kebiasaan yang selalu berulang.
Pola ini menyatakan suatu kegiatan atau peristiwa telah tuntas dilakukan sebelum momen pembicaraan berlangsung. Kata keterangan ini menekankan aspek keterlaksanaan tugas dengan hasil yang relevan pada masa sekarang. Dalam percakapan harian, bentuk ini sangat sering dipakai untuk mengonfirmasi pemenuhan aktivitas atau kewajiban.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk mengekspresikan keinginan atau hasrat penutur dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu. Pola ini dibuat dengan mengubah kata kerja ke bentuk akar (stem) lalu menambahkan akhiran tai desu. Nuansa yang dihadirkan adalah penyampaian niat pribadi secara sopan dan wajar.