Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Te Iru
Tata BahasaPola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, atau menunjukkan keadaan menetap yang dihasilkan dari suatu tindakan. Pola ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun situasi formal saat menggambarkan aksi yang belum selesai atau status terkini. Nuansa yang dibawakan adalah netral dan sopan.
Fungsi & Konteks
Pola ini berfungsi untuk menunjukkan tindakan yang sedang berlangsung (ongoing action) atau hasil keadaan dari suatu tindakan yang menetap (state of being). Digunakan dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal dengan tingkat kesopanan standar (desu/masu).
Cara Pakai & Aturan
Variasi Bentuk
| Bentuk | Contoh |
|---|---|
| Positif Non-Lampau | 読んでいます (Sedang membaca) |
| Negatif Non-Lampau | 読んでいません (Tidak sedang membaca) |
| Positif Lampau | 読んでいました (Dulu sedang membaca) |
| Negatif Lampau | 読んでいませんでした (Dulu tidak sedang membaca) |
Konteks Pemakaian Nyata
Digunakan saat menjawab pertanyaan tentang apa yang sedang dilakukan sekarang, misalnya saat seseorang menelepon dan bertanya "Sedang apa?". Juga digunakan saat mengisi profil atau memperkenalkan diri untuk menyebutkan domisili (住んでいます) atau status pekerjaan/pernikahan.
Perbandingan dengan Pola Serupa
Dibandingkan dengan kata kerja bentuk biasa ~ます, bentuk ~ます menyatakan kebiasaan atau tindakan di masa depan, sedangkan ~ています menegaskan proses yang sedang berlangsung detik ini atau keadaan yang berlangsung terus-menerus.
Kesalahan Umum
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan pendapat, prasangka, atau dugaan pribadi pembicara terhadap suatu hal. Pola ini melekat pada bentuk biasa (普通形) dan berfungsi memperhalus ucapan agar tidak terkesan terlalu tegas atau menghakimi. Pola ini umum digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun situasi semi-formal.
Pola ~てくれる/あげる/もらう digunakan untuk mengekspresikan tindakan pemberian atau penerimaan bantuan dan kebaikan antarindividu. Pola ini menunjukkan arah aksi sekaligus rasa terima kasih, kepedulian, atau hubungan sosial antarpenutur. Penggunaannya memberikan nuansa hangat dan sopan dibanding sekadar menyebutkan aksi biasa.
Pola ini digunakan untuk menyatakan hubungan pengandaian atau syarat alamiah, di mana jika kondisi di klausa pertama terjadi, maka hasil di klausa kedua secara otomatis dan pasti akan menyusul. Pola ini membawa nuansa kepastian objektif tanpa melibatkan keinginan, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sering muncul dalam konteks hukum alam, petunjuk jalan, pengoperasian mesin, atau kebiasaan yang selalu berulang.
Pola ~とき digunakan untuk menunjukkan titik waktu atau situasi terjadinya suatu peristiwa atau tindakan. Pola ini menghubungkan dua klausa di mana klausa pertama menjadi latar waktu bagi kejadian pada klausa utama. Penggunaannya sangat luas dan fleksibel, dapat dipakai dalam situasi formal maupun percakapan santai sehari-hari.
Pola ~たら digunakan untuk menyatakan pengandaian atau pengandaian syarat "jika" dan "setelah". Pola ini berfungsi menghubungkan dua klausa di mana kejadian pada klausa kedua baru bisa terwujud apabila syarat pada klausa pertama telah terpenuhi. Sifat pengandaian ini sangat luwes dan paling sering dipakai dalam percakapan lisan.
Menyatakan bahwa pembicara memiliki pengalaman pernah melakukan suatu tindakan di masa lalu setidaknya satu kali. Pola ini berfokus pada pencapaian atau latar belakang pengalaman hidup seseorang, bukan sekadar menceritakan kejadian masa lalu biasa. Nuansa yang dibawanya bersifat informatif dan wajar dipakai dalam percakapan formal maupun informal.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Pola ini digunakan untuk menyebutkan beberapa tindakan atau kegiatan sebagai perwakilan dari serangkaian aktivitas yang dilakukan secara acak atau tidak berurutan. Ungkapan ini memberikan nuansa bahwa masih ada kegiatan lain yang dilakukan selain dari contoh-contoh yang disebutkan oleh pembicara. Pola ini sangat umum dipakai ketika menceritakan pengisi waktu luang atau rutinitas yang bervariasi.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu perubahan kondisi, sifat, atau status dari satu keadaan menjadi keadaan lain. Perubahan ini dapat terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, perkembangan kemampuan, maupun sebagai akibat dari suatu proses. Penggunaannya sangat luas untuk mendeskripsikan perubahan cuaca, usia, cita-cita, atau suasana lingkungan.
Pola ini menyatakan suatu kegiatan atau peristiwa telah tuntas dilakukan sebelum momen pembicaraan berlangsung. Kata keterangan ini menekankan aspek keterlaksanaan tugas dengan hasil yang relevan pada masa sekarang. Dalam percakapan harian, bentuk ini sangat sering dipakai untuk mengonfirmasi pemenuhan aktivitas atau kewajiban.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk mengekspresikan keinginan atau hasrat penutur dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu. Pola ini dibuat dengan mengubah kata kerja ke bentuk akar (stem) lalu menambahkan akhiran tai desu. Nuansa yang dihadirkan adalah penyampaian niat pribadi secara sopan dan wajar.