Menyiapkan NihongoRoute...
N5 No Mae Ni
Tata BahasaPola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Pola ~まえに (mae ni) dipakai untuk menunjukkan urutan kronologis kejadian di mana aksi kedua dilakukan SEBELUM aksi pertama terlaksana ("Sebelum makan, cuci tangan", "Sebelum tidur, minum obat", "1 jam yang lalu"). Pola ini berfungsi mengatur alur tindakan agar berjalan sesuai tata tertib atau kesiapan yang matang.
[Kata Kerja Bentuk Kamus] + まえに + [Kalimat Utama]
寝るまえに (Sebelum tidur) → BUKAN ❌ 寝たまえに.食べるまえに (Sebelum makan)出かけるまえに (Sebelum bepergian keluar)の di antara kata benda dan mae ni.[Kata Benda Kegiatan] + の + まえに + [Kalimat Utama]
食事のまえに (Sebelum makan), 会議のまえに (Sebelum rapat), 試験のまえに (Sebelum ujian).[Durasi Angka Waktu] + まえに (1時間まえに = 1 jam yang lalu, 3年まえに = 3 tahun yang lalu).
| Kategori Sambung | Pola Sambung | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kata Kerja Aksi | KK Kamus + まえに | ご飯を食べるまえに、手をきれいに洗います。 | Gohan o taberu mae ni, te o kirei ni araimasu. | Sebelum makan nasi, saya mencuci tangan sampai bersih. |
| Kata Benda Acara | KB + のまえに | 会議のまえに、資料をコピーしておきました。 | Kaigi no mae ni, shiryou o kopii shite okimashita. | Sebelum rapat, saya sudah memfotokopi dokumennya. |
| Rutinitas Tidur | 寝るまえに | 毎晩寝るまえに、日記を書いています。 | Maiban neru mae ni, nikki o kaite imasu. | Setiap malam sebelum tidur, saya menulis buku harian. |
| Durasi Waktu Lalu | Waktu + まえに | 田中さんは30分まえに出発しましたよ。 | Tanaka-san wa sanjuppun mae ni shuppatsu shimashita yo. | Tanaka sudah berangkat 30 menit yang lalu lho. |
[Aksi 1] まえに [Aksi 2]: Fokus aksi yang dikerjakan lebih dulu adalah Aksi 2.食べるまえに手を洗う。 (Cuci tangan duluan, baru makan.)[Aksi 1] てから [Aksi 2]: Fokus aksi yang dikerjakan lebih dulu adalah Aksi 1.手を洗ってから食べる。 (Setelah cuci tangan, baru makan.)昨夜、寝たまえに本を読みました。 (Salah fatal nomor satu!)昨夜、寝るまえに本を読みました。 (Benar → sebelum mae ni selalu bentuk kamus!)の pada Kata Benda:食事まえに (Kurang tepat) → ⭕ 食事のまえに (Benar).Pola ini digunakan untuk menyebutkan beberapa tindakan atau kegiatan sebagai perwakilan dari serangkaian aktivitas yang dilakukan secara acak atau tidak berurutan. Ungkapan ini memberikan nuansa bahwa masih ada kegiatan lain yang dilakukan selain dari contoh-contoh yang disebutkan oleh pembicara. Pola ini sangat umum dipakai ketika menceritakan pengisi waktu luang atau rutinitas yang bervariasi.
Pola ~とき digunakan untuk menunjukkan titik waktu atau situasi terjadinya suatu peristiwa atau tindakan. Pola ini menghubungkan dua klausa di mana klausa pertama menjadi latar waktu bagi kejadian pada klausa utama. Penggunaannya sangat luas dan fleksibel, dapat dipakai dalam situasi formal maupun percakapan santai sehari-hari.
Pola ~たら digunakan untuk menyatakan pengandaian atau pengandaian syarat "jika" dan "setelah". Pola ini berfungsi menghubungkan dua klausa di mana kejadian pada klausa kedua baru bisa terwujud apabila syarat pada klausa pertama telah terpenuhi. Sifat pengandaian ini sangat luwes dan paling sering dipakai dalam percakapan lisan.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, atau menunjukkan keadaan menetap yang dihasilkan dari suatu tindakan. Pola ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun situasi formal saat menggambarkan aksi yang belum selesai atau status terkini. Nuansa yang dibawakan adalah netral dan sopan.
Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan pendapat, prasangka, atau dugaan pribadi pembicara terhadap suatu hal. Pola ini melekat pada bentuk biasa (普通形) dan berfungsi memperhalus ucapan agar tidak terkesan terlalu tegas atau menghakimi. Pola ini umum digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun situasi semi-formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu perubahan kondisi, sifat, atau status dari satu keadaan menjadi keadaan lain. Perubahan ini dapat terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, perkembangan kemampuan, maupun sebagai akibat dari suatu proses. Penggunaannya sangat luas untuk mendeskripsikan perubahan cuaca, usia, cita-cita, atau suasana lingkungan.
Pola ~てくれる/あげる/もらう digunakan untuk mengekspresikan tindakan pemberian atau penerimaan bantuan dan kebaikan antarindividu. Pola ini menunjukkan arah aksi sekaligus rasa terima kasih, kepedulian, atau hubungan sosial antarpenutur. Penggunaannya memberikan nuansa hangat dan sopan dibanding sekadar menyebutkan aksi biasa.
Menyatakan bahwa pembicara memiliki pengalaman pernah melakukan suatu tindakan di masa lalu setidaknya satu kali. Pola ini berfokus pada pencapaian atau latar belakang pengalaman hidup seseorang, bukan sekadar menceritakan kejadian masa lalu biasa. Nuansa yang dibawanya bersifat informatif dan wajar dipakai dalam percakapan formal maupun informal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan hubungan pengandaian atau syarat alamiah, di mana jika kondisi di klausa pertama terjadi, maka hasil di klausa kedua secara otomatis dan pasti akan menyusul. Pola ini membawa nuansa kepastian objektif tanpa melibatkan keinginan, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sering muncul dalam konteks hukum alam, petunjuk jalan, pengoperasian mesin, atau kebiasaan yang selalu berulang.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Bentuk-te (て形) digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata kerja atau klausa secara berurutan sesuai kronologi kejadian. Pola ini berfungsi menunjukkan urutan aktivitas, cara/metode, atau hubungan sebab-akibat sederhana antar tindakan. Nuansa yang dihasilkan netral dan bergantung pada konjugasi kata kerja di akhir kalimat.