Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Tari Tari
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyebutkan beberapa tindakan atau kegiatan sebagai perwakilan dari serangkaian aktivitas yang dilakukan secara acak atau tidak berurutan. Ungkapan ini memberikan nuansa bahwa masih ada kegiatan lain yang dilakukan selain dari contoh-contoh yang disebutkan oleh pembicara. Pola ini sangat umum dipakai ketika menceritakan pengisi waktu luang atau rutinitas yang bervariasi.
Pola ~たり、~たりします (tari, tari shimasu) dipakai untuk menyebutkan 2 sampai 3 contoh aktivitas representatif dari sekian banyak hal yang dilakukan dalam suatu periode waktu tanpa terikat oleh urutan kronologis yang kaku ("Kadang melakukan A, kadang melakukan B, dan lain-lain"). Pola ini memberikan kesan santai bahwa pembicara hanya mengambil sampel perbuatan, bukan daftar kaku yang harus urut.
り (ri). Kalimat WAJIB SELALU DITUTUP dengan kata kerja します (shimasu) atau bentuk lampaunya しました (shimashita).[KK1 Bentuk-Ta] + り、[KK2 Bentuk-Ta] + り + します / しました
読みます → 読んだ → 本を読んだり (kadang membaca buku)聞きます → 聞いた → 音楽を聞いたり (kadang mendengar musik)買い物します → 買い物したり (kadang berbelanja)〜たり、〜たりします〜たり、〜たりしました| Kategori Waktu | Pola Sambung | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kegiatan Liburan | 〜たり、〜たりしました | 日曜日は掃除したり、洗濯したりしました。 | Nichiyoubi wa souji shitari, sentaku shitari shimashita. | Hari Minggu saya bersih-bersih, mencuci baju, dan lain-lain. |
| Rutinitas Santai | 〜たり、〜たりします | 休みの日は本を読んだり、散歩したりします。 | Yasumi no hi wa hon o yondari, sanpo shitari shimasu. | Di hari libur saya membaca buku, jalan-jalan santai, dsb. |
| Aktivitas Cuaca | 〜たり、〜たり | 昨日は雨が降ったり、やんだりしました。 | Kinou wa ame ga futtari, yandari shimashita. | Kemarin seharian hujan kadang turun kadang reda. |
| Ragam Sifat | KS-i かったり / KS-na だったり | この店の料理は美味しかったり、不味かったりします。 | Kono mise no ryouri wa oishikattari, mazukattari shimasu. | Masakan toko ini kadang enak, kadang tidak enak. |
〜て、〜て (Urutan Kronologis Kaku): 起きて、ご飯を食べて、出かけた。 (Wajib urut: Bangun → Makan → Berangkat.)〜たり、〜たり (Sampel Aktivitas Bebas Acak): テレビを見たり、本を読んだりした。 (Hanya contoh santai: kadang nonton TV, kadang baca buku.)します / しました di Akhir Kalimat:日曜日は本を読んだり、テレビを見たり。 (Kalimat menggantung dan salah)日曜日は本を読んだり、テレビを見たりしました。 (Benar)読みますたり、見ますたりします (Salah total) → ⭕ 読んだり、見たりします (Benar → wajib bentuk Ta!).Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau kejadian yang dilakukan sebelum aktivitas lain berlangsung. Kehadiran pola ini menegaskan urutan kronologis kegiatan secara eksplisit dan teratur. Nuansa penyamarainnya bersifat netral sehingga cocok dipakai dalam konteks percakapan sehari-hari maupun formal.
Pola ~とき digunakan untuk menunjukkan titik waktu atau situasi terjadinya suatu peristiwa atau tindakan. Pola ini menghubungkan dua klausa di mana klausa pertama menjadi latar waktu bagi kejadian pada klausa utama. Penggunaannya sangat luas dan fleksibel, dapat dipakai dalam situasi formal maupun percakapan santai sehari-hari.
Pola ~たら digunakan untuk menyatakan pengandaian atau pengandaian syarat "jika" dan "setelah". Pola ini berfungsi menghubungkan dua klausa di mana kejadian pada klausa kedua baru bisa terwujud apabila syarat pada klausa pertama telah terpenuhi. Sifat pengandaian ini sangat luwes dan paling sering dipakai dalam percakapan lisan.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang berlangsung pada saat dibicarakan, atau menunjukkan keadaan menetap yang dihasilkan dari suatu tindakan. Pola ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun situasi formal saat menggambarkan aksi yang belum selesai atau status terkini. Nuansa yang dibawakan adalah netral dan sopan.
Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan pendapat, prasangka, atau dugaan pribadi pembicara terhadap suatu hal. Pola ini melekat pada bentuk biasa (普通形) dan berfungsi memperhalus ucapan agar tidak terkesan terlalu tegas atau menghakimi. Pola ini umum digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun situasi semi-formal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan suatu perubahan kondisi, sifat, atau status dari satu keadaan menjadi keadaan lain. Perubahan ini dapat terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, perkembangan kemampuan, maupun sebagai akibat dari suatu proses. Penggunaannya sangat luas untuk mendeskripsikan perubahan cuaca, usia, cita-cita, atau suasana lingkungan.
Pola ~てくれる/あげる/もらう digunakan untuk mengekspresikan tindakan pemberian atau penerimaan bantuan dan kebaikan antarindividu. Pola ini menunjukkan arah aksi sekaligus rasa terima kasih, kepedulian, atau hubungan sosial antarpenutur. Penggunaannya memberikan nuansa hangat dan sopan dibanding sekadar menyebutkan aksi biasa.
Menyatakan bahwa pembicara memiliki pengalaman pernah melakukan suatu tindakan di masa lalu setidaknya satu kali. Pola ini berfokus pada pencapaian atau latar belakang pengalaman hidup seseorang, bukan sekadar menceritakan kejadian masa lalu biasa. Nuansa yang dibawanya bersifat informatif dan wajar dipakai dalam percakapan formal maupun informal.
Pola ini digunakan untuk menyatakan hubungan pengandaian atau syarat alamiah, di mana jika kondisi di klausa pertama terjadi, maka hasil di klausa kedua secara otomatis dan pasti akan menyusul. Pola ini membawa nuansa kepastian objektif tanpa melibatkan keinginan, ajakan, atau perintah dari pembicara. Sering muncul dalam konteks hukum alam, petunjuk jalan, pengoperasian mesin, atau kebiasaan yang selalu berulang.
Digunakan untuk menyatakan tindakan, peristiwa, atau kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lalu dalam ragam santai. Pola ini merupakan padanan informal dari bentuk sopan -mashita. Penggunaannya membawa kesan akrab dan tidak kaku antar pembicara.
Bentuk-te (て形) digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata kerja atau klausa secara berurutan sesuai kronologi kejadian. Pola ini berfungsi menunjukkan urutan aktivitas, cara/metode, atau hubungan sebab-akibat sederhana antar tindakan. Nuansa yang dihasilkan netral dan bergantung pada konjugasi kata kerja di akhir kalimat.