Menyiapkan NihongoRoute...
N3 Nakere Ba Nara Nai
Tata BahasaPola ini menyatakan keharusan atau kewajiban objektif yang harus dilakukan demi moral, aturan sosial, atau logika umum. Sering digunakan dalam situasi formal, tulisan, atau pidato untuk menunjukkan bahwa tidak ada pilihan lain. Nuansanya tegas dan tidak didasarkan pada keinginan pribadi pembicara.
Pola keharusan mutlak objektif ~なければならない (nakereba naranai / ragam sopan: なければなりません) digunakan saat pembicara MENEGASKAN KEWAJIBAN HUKUM, TUNTUTAN REGULASI NEGARA, ATURAN MORALITAS SOSIAL, ATAU KESEPAKATAN FORMAL YANG TIDAK BOLEH DILANGGAR OLEH SIAPA PUN ("Wajib bayar pajak tepat waktu", "Semua pengemudi wajib pakai sabuk pengaman", "Warga asing wajib bawa paspor/zairyu card").
[Kata Kerja Bentuk Nai (buang い)] + ければならない / ければなりません
払う → 払わない → 払わなければならない (wajib membayar).提出する → 提出しなければなりません (wajib mengumpulkan).守る → 守らなければならない (wajib mematuhi).Pola ini menggambarkan keharusan yang bersumber dari norma eksternal / aturan hukum umum.
| Kategori Kewajiban Mutlak | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kewajiban Hukum Pajak | 納めなければ + ならない | 国民は法律の定めに従い、定められた期限までに税金を納めなければならない。 | Osamenakereba... | Warga negara sesuai hukum wajib membayar pajak sebelum tenggat waktu. |
| Keselamatan Berkendara | 着用しなければ + なりません | 車を運転する際は、同乗者全員がシートベルトを着用しなければなりません。 | Chakuyou shinakereba... | Saat menyetir mobil, seluruh penumpang wajib mengenakan sabuk pengaman. |
| Regulasi Imigrasi | 携帯しなければ + ならない | 日本に滞在する外国人は、常に在留カードを携帯しなければなりません。 | Keitai shinakereba... | WNA yang tinggal di Jepang wajib selalu membawa kartu izin tinggal (Zairyu Card). |
| Tenggat Tugas Kuliah | 提出しなければ + ならない | レポートは来週月曜日の午後5時までに、教授へ提出しなければならない。 | Teishutsu shinakereba... | Laporan tugas wajib diserahkan ke dosen sebelum Senin jam 5 sore. |
〜なければならない: Kewajiban formal, hukum, norma sosial, dan aturan umum objektif.〜なくてはいけない: Keharusan tuntutan situasi pribadi / disiplin individual.払わないければならない → ⭕ 払わなければならない (Benar → buang huruf i ganti kereba).Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang tidak bisa melakukan sesuatu karena alasan moral, sosial, atau tanggung jawab, meskipun sebenarnya secara fisik hal tersebut mungkin dilakukan. Pola ini membawa nuansa keharusan psikologis atau tekanan sosial yang kuat. Biasanya digunakan untuk menunjukkan rasa tanggung jawab atau kepatuhan terhadap norma.
Pasti akan (memastikan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ではおかない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Harus / mau tidak mau Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ずにはすまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak perlu / jangan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ことはない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan keharusan mutlak. Tindakan tidak bisa dihindari. Sudut pandang pembicara. Tanggung jawab pribadi atau aturan sosial. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (bentuk ない, buang い) + くてはいけない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Terpaksa mengatakan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + と言わざるを得ない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa subjek tidak memiliki pilihan lain selain melakukan suatu tindakan, meskipun sebenarnya tidak ingin melakukannya. Biasanya muncul dalam situasi formal atau tulisan untuk menunjukkan keharusan yang didorong oleh keadaan luar, bukan keinginan pribadi. Nuansa yang dibawa adalah rasa terpaksa atau pasrah terhadap situasi.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan tidak wajib atau tidak perlu dilakukan oleh lawan bicara. Memberikan kelonggaran atau kebebasan memilih tanpa ada paksaan. Nuansa yang dihadirkan ramah, sopan, dan efektif untuk menghilangkan beban rasa bersalah lawan bicara.
Pola ini digunakan untuk menyatakan keharusan atau kewajiban mutlak yang harus dilakukan oleh pembicara atau subjek. Mengekspresikan situasi di mana keadaan tidak akan berjalan baik jika tindakan tersebut diabaikan. Nuansa yang disampaikan bersifat formal dan tegas, sangat umum dipakai dalam percakapan sopan, peraturan resmi, maupun konteks kerja.
Pasti / mau tidak mau akan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ずにはおかない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak bisa selesai tanpa Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ではすまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan keharusan mutlak. Tindakan tidak bisa dihindari. Sudut pandang pembicara. Tanggung jawab pribadi atau aturan sosial. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (bentuk ない, buang い) + くてはいけない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa subjek tidak memiliki pilihan lain selain melakukan suatu tindakan, meskipun sebenarnya tidak ingin melakukannya. Biasanya muncul dalam situasi formal atau tulisan untuk menunjukkan keharusan yang didorong oleh keadaan luar, bukan keinginan pribadi. Nuansa yang dibawa adalah rasa terpaksa atau pasrah terhadap situasi.