Menyiapkan NihongoRoute...
N1 Zu Ni Wa Suma Nai
Tata BahasaHarus / mau tidak mau Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ずにはすまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola tuntutan etika moral, kewajiban sosial, ganti rugi, dan pertanggungjawaban mutlak ~ずにはすまない(ずにはすまない) / ~ないではすまない (zu ni wa sumanai / nai de wa sumanai) digunakan saat pembicara MENEGASKAN SECARA SANGAT MENDALAM BAHWA BERDASARKAN HUKUM, HATI NURANI, NORMA MASYARAKAT, ATAU LOGIKA TANGGUNG JAWAB SOSIAL, SUATU TINDAKAN GANTI RUGI, PERMINTAAN MAAF TERBUKA, PENGUNDURAN DIRI, ATAU SANKSI PIDANA MUTLAK HARUS DILAKUKAN DAN TIDAK AKAN PERNAH BISA SELESAI BEGITU SAJA JIKA TIDAK DILAKSANAKAN PADA KLAUSA [A] ("Bikin rugi miliaran wajib minta maaf dan ganti rugi, tak bisa beres begitu saja!", "Tabrak lari wajib ditangkap dan dihukum penjara", "Merusak mobil orang wajib bayar ganti rugi").
[Kata Kerja Bentuk Negatif buang ない] + ずにはすまない
弁償せずにはすまない (mutlak wajib bayar ganti rugi, tak bisa dianggap lunas begitu saja).謝罪せずにはすまない (wajib minta maaf secara terbuka).責任を取らずにはすまない (wajib pikul tanggung jawab penuh).Suru → せずにはすまない (sezu ni wa sumanai).Fokus pada penyelesaian perkara agar beban dosa/masalah impas di hadapan norma moral.
| Kategori Tuntutan Etika / Sanksi | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Ganti Rugi Kerusakan Properti | 弁償せずには + すまない巨額損失 | 国宝級の高価な美術品を誤って損壊した以上、保険や私財で全額弁償せずにはすまない。 | Benshou sezu ni... | Rusak barang seni cagar budaya, wajib bayar ganti rugi penuh pakai harta pribadi! |
| Pertanggungjawaban Direksi | 辞任せずには + すまない不祥事 | 会社存亡の危機を招く巨額の粉飾決算が発覚した以上、社長も引責辞任せずにはすまない。 | Jinin sezu ni... | Skandal manipulasi pembukuan triliunan bocor, Dirut wajib mundur tanggung jawab! |
| Etika Meminta Maaf Langsung | 直接謝罪に行かずには + すまない | こちらの連絡ミスで取引先の式典に大穴を開けてしまい、社長同伴で直接謝罪に行かずにはすまない。 | Ikazu ni wa... | Blunder fatal bikin acara klien kacau, wajib sowan minta maaf langsung bareng CEO. |
| Sanksi Hukum Tabrak Lari | 処罰を受けずには + すまない | 飲酒運転で人身事故を起こして逃走した以上、実刑判決による厳しい処罰を受けずにはすまない。 | Shobatsu o ukezu... | Mabuk tabrak lari korban luka, wajib dijebloskan penjara sanksi pidana berat! |
〜ずにはすまない: Keharusan penyelesaian AKIBAT KESALAHAN / TUNTUTAN HUKUM & NORMA MORAL SOSIAL ("Tidak bisa impas/beres kalau tidak diselesaikan").〜ねばならない / 〜なければならない: Keharusan menjalankan kewajiban tugas umum (Benkyou seneba naranai).弁償しずにはすまない → ⭕ 弁償せずにはすまない (benshou sezu ni wa sumanai) (Suru → Sezu).Pola ini menyatakan keharusan atau kewajiban objektif yang harus dilakukan demi moral, aturan sosial, atau logika umum. Sering digunakan dalam situasi formal, tulisan, atau pidato untuk menunjukkan bahwa tidak ada pilihan lain. Nuansanya tegas dan tidak didasarkan pada keinginan pribadi pembicara.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang tidak bisa melakukan sesuatu karena alasan moral, sosial, atau tanggung jawab, meskipun sebenarnya secara fisik hal tersebut mungkin dilakukan. Pola ini membawa nuansa keharusan psikologis atau tekanan sosial yang kuat. Biasanya digunakan untuk menunjukkan rasa tanggung jawab atau kepatuhan terhadap norma.
Pasti akan (memastikan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ではおかない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak perlu / jangan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ことはない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan keharusan mutlak. Tindakan tidak bisa dihindari. Sudut pandang pembicara. Tanggung jawab pribadi atau aturan sosial. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (bentuk ない, buang い) + くてはいけない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Terpaksa mengatakan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK/KS (Biasa) + と言わざるを得ない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa subjek tidak memiliki pilihan lain selain melakukan suatu tindakan, meskipun sebenarnya tidak ingin melakukannya. Biasanya muncul dalam situasi formal atau tulisan untuk menunjukkan keharusan yang didorong oleh keadaan luar, bukan keinginan pribadi. Nuansa yang dibawa adalah rasa terpaksa atau pasrah terhadap situasi.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan tidak wajib atau tidak perlu dilakukan oleh lawan bicara. Memberikan kelonggaran atau kebebasan memilih tanpa ada paksaan. Nuansa yang dihadirkan ramah, sopan, dan efektif untuk menghilangkan beban rasa bersalah lawan bicara.
Pola ini digunakan untuk menyatakan keharusan atau kewajiban mutlak yang harus dilakukan oleh pembicara atau subjek. Mengekspresikan situasi di mana keadaan tidak akan berjalan baik jika tindakan tersebut diabaikan. Nuansa yang disampaikan bersifat formal dan tegas, sangat umum dipakai dalam percakapan sopan, peraturan resmi, maupun konteks kerja.
Pasti / mau tidak mau akan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ずにはおかない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Tidak bisa selesai tanpa Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ではすまない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.