Menyiapkan NihongoRoute...
N4 To Itte Imashita
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menyampaikan ucapan, kutipan, atau informasi yang didengar langsung dari pihak ketiga kepada orang lain. Bentuk ~と言っていました mengindikasikan bahwa pembicara mendengarkan perkataan tersebut pada masa lalu dan kini menyampaikan pesannya. Nuansanya bersifat objektif karena murni melaporkan perkataan orang lain tanpa mengubah isinya.
Pola ~と言っていました (to itte imashita) digunakan saat pembicara MENYAMPAIKAN ATAU MENERUSKAN KEMBALI PESAN, INFORMASI, KABAR, ATAU UCAPAN DARI ORANG KETIGA KEPADA LAWAN BICARA ("Pak Tanaka tadi berpesan bahwa dia akan terlambat", "Ibu bilang bahwa besok akan datang", "Dokter berkata obat ini harus diminum"). Penggunaan bentuk 〜ていました menegaskan bahwa pembicara bertindak sebagai perantara yang mengingat ucapan tersebut.
Seluruh isi pesan diubah ke Bentuk Biasa (Futsuukei) tepat di depan partikel と.
[Pemberi Pesan] は [Isi Pesan (Futsuukei)] + と言っていました
田中さんは「明日休む」と言っていました (Tanaka berkata bahwa besok dia libur).部長は「会議は2時からだ」と言っていました (Manajer berkata bahwa rapat mulai jam 2).WAJIB MENYISIPKAN だ sebelum partikel と:
暇だと言っていました (Berkata bahwa dia senggang).病気だと言っていました (Berkata bahwa dia sakit).| Kategori Pesan | Pemberi Pesan | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Izin Keterlambatan | 山田さん | 山田さんは道が混んでいるので少し遅れると言っていました。 | Yamada-san wa michi ga konde iru node sukoshi okureru to itte imashita. | Yamada berpesan karena jalan macet dia akan sedikit terlambat. |
| Pesan Ketidakhadiran | 田中さん | 田中さんは熱があるから、今日休むと言っていました。 | Tanaka-san wa netsu ga aru kara, kyou yasumu to itte imashita. | Tanaka berkata bahwa karena demam, hari ini dia izin libur. |
| Pesan Jadwal (KB) | 部長 | 部長は明日の会議は中止だと言っていましたよ。 | Buchou wa ashita no kaigi wa chuushi da to itte imashita yo. | Pak Manajer berkata bahwa rapat besok dibatalkan lho. |
| Kabar Rencana Liburan | サトウさん | サトウさんは来週国へ帰ると言っていました。 | Satou-san wa raishuu kuni e kaeru to itte imashita. | Sato berkata bahwa minggu depan dia akan pulang kampung. |
〜と言いました: Melaporkan fakta historis bahwa pada suatu momen si A pernah berbicara (Bisa terjadi sekali).〜と言っていました: Mengemban fungsi kurir penyampai pesan aktif kepada lawan bicara saat ini (Standard penyampaian pesan kantor).だ pada Kata Benda / KS-na:中止と言っていました → baku tata bahasa: ⭕ 中止だと言っていました (Benar)と Tanpa Tanda Kurung:遅れますと言っていました → ⭕ 遅れると言っていました (Benar → wajib bentuk biasa).丁寧語 (Teineigo) adalah ragam bahasa sopan dalam bahasa Jepang yang berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat dan menjaga kesopanan secara umum kepada lawan bicara. Pola ini ditandai dengan penggunaan bentuk ~です (desu) dan ~ます (masu) pada akhir kalimat. Tata bahasa ini digunakan dalam situasi sehari-hari yang formal, komunikasi bisnis dasar, serta percakapan dengan orang yang belum dikenal dekat.
Kenjougo (bahasa merendahkan diri) adalah ragam bahasa halus yang digunakan untuk merendahkan tindakan pembicara sendiri atau pihak internal (keluarga/rekan kantor) demi menghormati lawan bicara. Tata bahasa ini wajib dipakai saat berbicara dengan orang yang berkedudukan lebih tinggi, klien, atau pelanggan. Penggunaannya menciptakan kesan profesional, beretika, dan sangat santun.
Pola ini digunakan untuk menanyakan apakah lawan bicara mengetahui suatu fakta, kejadian, atau informasi tertentu. Klausa fakta sebelum の dinominalisasi sehingga berfungsi sebagai objek dari kata kerja 知っていますか (apakah tahu). Ungkapan ini bernuansa sopan dan umum digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun interaksi kerja.
Pola ini digunakan saat pembicara menawarkan bantuan atau melakukan suatu aksi tindakan untuk kepentingan lawan bicara secara sangat sopan. Dengan menggunakan pola bentuk merendah (Kenjougo) ini, pembicara menunjukkan rasa hormat dengan merendahkan tindakannya sendiri. Pola ini sangat umum dipakai dalam situasi pelayanan, interaksi bisnis, atau membantu atasan.
Pola ini digunakan untuk memberikan penjelasan, latar belakang, atau alasan subjektif atas suatu kondisi yang sedang dihadapi atau ditanyakan lawan bicara. Ungkapan ini memberikan nuansa penekanan emosional dan keterlibatan pribadi agar lawan bicara memahami situasi penutur. Pola ini sering dipakai saat menjelaskan alasan keterlambatan, memberikan kabar, atau mengawali permohonan bantuan.
Pola ~ています dalam konteks ini menyatakan kegiatan atau tindakan berulang yang telah menjadi kebiasaan, rutinitas, atau pekerjaan tetap dalam jangka panjang. Pola ini tidak merujuk pada aksi yang sedang berlangsung detik ini saja, melainkan pola hidup atau status aktivitas yang stabil. Nuansa yang disampaikan adalah keberlanjutan dan konsistensi dari suatu tindakan berulang.