Menyiapkan NihongoRoute...
N1 Ni Itatte
Tata BahasaSampai pada (tahap/situasi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に至って. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola kronologis tercapainya titik puncak peristiwa dan pengangkatan contoh paling ekstrem ~に至って / ~に至っては(にいたって) (ni itatte / ni itatte wa) di tingkat N1 memiliki dua wajah esensial:
[KB Titik Akhir / KK Kamus] + に至って (ようやく)):死の淵に至って (tatkala sudah berada di ambang maut kematian baru sadar).被害が拡大するに至って (tatkala kerugian sudah meluas baru pemda gerak).[KB Entitas Paling Parah] + に至っては):[Entitas Paling Parah] + に至っては、[Kondisi Ekstrem Keterlaluan]
彼に至っては一度も出社していない (adapun si dia, parahnya bahkan tak pernah masuk kantor sama sekali!).| Kategori Titik Puncak / Contoh Ekstrem | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Sadar Nilai Jiwa di Ambang Maut | 死の淵に + 至ってようやく気付く | 重病で死の淵に至って初めて、名誉や富よりも家族と過ごす平穏な時間こそが宝だと悟った。 | Shi no fuchi ni... | Tatkala nyawa di ambang maut, barulah sadar keluarga jauh lebih berharga dari harta. |
| Contoh Paling Keterlaluan (KB) | 山田君に + 至っては無断欠勤 | 全員が遅刻気味だったが、山田君に至っては連絡すらなく3日連続で無断欠勤を続けている。 | Yamada-kun ni... | Semua karyawan agak telat, adapun Yamada parahnya bolos 3 hari tanpa kabar! |
| Keterlambatan Respon Bencana | 事態が深刻化するに + 至って初動 | 被害が全国規模で深刻化するに至って、政府はようやく非常事態宣言の発令に踏み切った。 | Shinkokuka suru ni... | Tatkala krisis sudah parah darurat nasional, baru pemerintah ketok status siaga. |
| Kemerosotan Nilai Paling Anjlok | 数学に + 至っては平均点以下 | 全体的に成績が落ち込んでいるが、数学に至ってはクラス最下位の0点を記録する惨状だ。 | Suugaku ni itatte... | Nilai raport anjlok, adapun matematika paling mengenaskan dapat nilai 0! |
〜に至って (ni itatte): Menekankan TITIK WAKTU PUNCAK KRONOLOGIS TERJADINYA AKSI ("Tatkala mencapai tahap itu, barulah...").〜に至っては (ni itatte wa): Menekankan PENGANGKATAN CONTOH KASUS PALING PARAH / EKSTREM DARI SATU KELOMPOK.に Sebelum *Itatte*:彼至っては遅刻だ → ⭕ 彼に至っては遅刻だ (kare ni itatte wa chikoku da) (Benar → patokan contoh wajib に).Menyatakan bahwa suatu tindakan harus dilakukan terlebih dahulu sebagai persiapan atau syarat mutlak sebelum melakukan tindakan berikutnya. Pola ini digunakan untuk menunjukkan urutan logis yang penting, di mana tindakan kedua tidak dapat atau tidak boleh dilakukan tanpa menyelesaikan tindakan pertama. Nuansanya cukup formal dan sering digunakan dalam instruksi kerja, bisnis, atau keputusan penting.
Menyatakan bahwa suatu tindakan telah selesai dilakukan (selesai melakukan ~) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + 終わる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menunjukkan urutan waktu setelah aktivitas selesai dilakukan. Menghubungkan dua kejadian berurutan. Nuansa netral, cocok untuk tulisan formal maupun percakapan sehari-hari. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk た) / KB + の + 後 (で). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan saat menyambut suatu momen penting, acara besar, atau titik balik dalam hidup untuk menyatakan persiapan atau sikap mental yang dilakukan. Nuansanya sangat formal, serius, dan biasanya digunakan dalam pidato, surat resmi, atau upacara. Pola ini mengandung arti "pada saat akan..." atau "dalam rangka...".
Pada saat (peristiwa) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に際して. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Mulai melakukan sesuatu (tiba-tiba atau spontan); awal dari suatu tindakan yang berlangsung ke luar atau ke depan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Masu-kei + 出す. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian lain terjadi tepat pada saat seseorang sedang melakukan sesuatu atau berada dalam situasi tertentu. Kejadian yang menyela tersebut sering kali memengaruhi situasi yang sedang berlangsung, baik membantu maupun mengganggu. Nuansanya adalah ketepatan waktu (timing) yang krusial atau tidak terduga.
Saling bergantian (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + つ + KK (Masu) + つ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dalam situasi / kondisi (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にあって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan titik waktu spesifik dari suatu tindakan, baik sesaat sebelum dimulai, sedang berlangsung, atau baru saja selesai. Nuansanya sangat menekankan aspek waktu temporal dari kejadian tersebut pada momen pembicaraan. Pola ini sering dipasangkan dengan kata keterangan waktu seperti "ima", "korekara", atau "tatta ima".
Belum sampai pada (tahap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + にいたらない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan waktu atau momen terjadinya suatu peristiwa formal, mirip dengan penggunaan kata 'saat' atau 'ketika'. Pola ini membawa nuansa yang sangat formal dan biasanya digunakan dalam pengumuman resmi, petunjuk tertulis, atau situasi bisnis.
Pola ini digunakan saat akan memulai atau melakukan suatu peristiwa penting, formal, atau berskala besar, dengan arti "saat", "ketika", atau "dalam rangka". Nuansa yang dibawa sangat formal dan biasanya digunakan dalam pidato, surat resmi, atau dokumen tertulis, bukan dalam percakapan santai sehari-hari.
Melalui / melewati (proses) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を経て. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keadaan terus berlanjut tanpa perubahan sejak suatu peristiwa di masa lalu terjadi. Pola ini menekankan kesinambungan kondisi dari titik awal tersebut hingga saat ini. Nuansanya cenderung formal dan sering digunakan dalam tulisan atau laporan.
Digunakan untuk menyatakan momen sebelum atau saat memulai suatu peristiwa penting, formal, atau berskala besar. Pola ini membawa nuansa resmi dan biasanya ditemukan dalam pengumuman, pidato, atau dokumen tertulis. Terjemahan umumnya adalah "saat...", "ketika...", atau "dalam rangka...".
Begitu~segera Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + 早いか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan situasi atau momen ketika seseorang terganggu atau tertangkap basah saat melakukan sesuatu. Pola ini sering digunakan dalam ungkapan permohonan maaf formal karena telah mengganggu waktu atau kesibukan orang lain.
Menyatakan bahwa sesuatu terjadi secara tiba-tiba atau langsung setelah suatu tindakan selesai dilakukan — sering kali dengan nuansa kejutan atau hasil yang tak terduga. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk た + とたん(に). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan bahwa suatu tindakan atau kejadian singkat terjadi di dalam rentang waktu berlangsungnya kondisi atau aktivitas lain. Pola ini digunakan ketika pembicara ingin fokus pada peristiwa yang terjadi di sela-sela waktu tersebut. Nuansanya netral dan sering digunakan untuk menggambarkan kejadian tidak terduga atau rencana yang disisipkan.
Menyatakan bahwa suatu keadaan atau tindakan berlangsung secara terus-menerus selama seluruh periode waktu tindakan atau keadaan lain berlangsung. Kedua aksi atau keadaan tersebut terjadi secara paralel dari awal hingga akhir periode tersebut.
Segera setelah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + しだい. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan dua aktivitas yang dilakukan secara bersamaan oleh subjek yang sama. Selain itu, pola ini juga dapat mengekspresikan pertentangan yang berarti 'meskipun' dalam nuansa formal tertulis.
Pola nyatakan hasil setelah lakukan tindakan. Tindakan pertama bawa situasi atau info baru. Nuansa objektif, biasa untuk lapor hasil. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk た) + ところ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan waktu atau titik sebelum suatu aktivitas dilakukan atau sebelum suatu peristiwa terjadi. Pola ini digunakan untuk menetapkan batas waktu atau urutan kejadian dalam sebuah narasi. Biasanya diterjemahkan sebagai "sebelum..." atau "di depan...".
Mulai melakukan sesuatu; menandai awal dari suatu tindakan atau proses Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Masu-kei (tanpa ます) + 始める. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Setelah (dasar pertimbangan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 上. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baru saja~tiba-tiba Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + かと思ったら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Setelah~kemudian Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 上で. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pada saat (kesempatan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に当たり. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebelum~tidak mungkin Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + からでなければ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baru saja~tiba-tiba Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + かと思うと. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baru saja~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + と思ったら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu selesai~langsung (lagi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + そばから. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menjelang ~; dengan menahan diri dari ~; dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi suatu peristiwa yang sudah dekat, seseorang menahan atau membatasi sesuatu. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を控えて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu selesai~langsung (lagi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 端から. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sejak~ (waktu) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK-ta + 〜このかた. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Begitu~segera (sangat formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + や否や. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan tindakan yang sebaiknya dilakukan selagi suatu keadaan belum berubah, atau menggambarkan suatu perubahan yang terjadi tanpa disadari selama keadaan tersebut berlangsung. Pola ini menekankan adanya batas waktu alami di mana jika kesempatan tersebut lewat, tindakan akan sulit dilakukan. Biasanya digunakan dalam situasi sehari-hari maupun formal untuk memberikan saran atau menceritakan pengalaman pribadi.
Pola ini menunjukkan tindakan dilakukan setelah tindakan lain selesai. Pola memperjelas urutan kronologis dua kejadian. Nuansa netral dan objektif. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞た形 + 後 / 名詞 + の後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tanpa sengaja / tanpa sadar Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ともなく. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa suatu tindakan baru saja selesai dilakukan berdasarkan perasaan atau sudut pandang subjektif pembicara. Rentang waktu sebenarnya bisa jadi baru beberapa detik lalu atau bahkan beberapa bulan lalu, asalkan pembicara merasa itu baru saja terjadi.
Keadaan terus berlanjut sejak peristiwa masa lalu terjadi. Peristiwa awal jadi titik balik perubahan situasi hingga sekarang. Rentang waktu lama. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞て形 + 以来. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Setelah sekian lama~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ぶりに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Bersamaan dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + と同時に. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Digunakan untuk menyatakan waktu atau momen ketika melakukan sesuatu, mirip dengan makna saat atau ketika. Pola ini memiliki nuansa sangat formal dan umum digunakan dalam instruksi tertulis, pengumuman resmi, atau situasi bisnis. Penggunaannya menekankan kesempatan penting atau peristiwa khusus yang sedang terjadi.
Begitu~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + が早いか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu~segera (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + や. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Berawal dari~ (pertama kali) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を皮切りに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola nyatakan persiapan sebelum acara besar atau proyek mulai. Nuansa formal. Biasa untuk bisnis atau berita. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に先立って / KK Kamus + に先立って. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menyatakan batas waktu atau tenggat waktu di mana suatu tindakan harus sudah diselesaikan. Tindakan tersebut harus terjadi sebelum atau paling lambat tepat pada waktu yang ditentukan. Pola ini memberikan penekanan pada batas akhir penyelesaian tugas atau aktivitas.
Pola nyatakan hasil akhir setelah proses panjang, sulit, atau melelahkan. Hasil bisa baik atau buruk. Fokus pada perjuangan atau proses lama sebelum keputusan diambil. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK た + 末に / KB + の + 末に. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan suatu kejadian kedua terjadi seketika setelah kejadian pertama selesai, seolah-olah hampir bersamaan. Menekankan waktu yang sangat cepat dan mendadak. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk Kamus) + か + KK (Bentuk Nai) + かのうちに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian tidak terduga atau mengganggu terjadi tepat di tengah-tengah suatu aktivitas yang sedang berlangsung. Fokusnya adalah pada gangguan yang terjadi secara tiba-tiba saat perhatian subjek sedang terpusat pada aktivitas utama. Biasanya digunakan dalam situasi yang membawa nuansa terkejut atau terganggu.
Segera setelah~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + なり. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Sebelum~tidak bisa Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + からでないと. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Berasal dari / dipicu oleh Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に端を発する. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Sampai~juga (termasuk) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に至るまで. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.