Menyiapkan NihongoRoute...
N2 Hajimeru
Tata BahasaMulai melakukan sesuatu; menandai awal dari suatu tindakan atau proses Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Masu-kei (tanpa ます) + 始める. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola permulaan aksi terencana dan awal durasi proses bertahap ~始める(はじめる) (hajimeru / lampau: 始めた hajimeta) digunakan saat pembicara MENJELASKAN TITIK AWAL KETIKA SUATU KEGIATAN YANG DISENGAJI, PEMBELAJARAN, KEBIASAAN BARU, ATAU PROSES PERUBAHAN ALAMI DIMULAI SECARA TERTIB DAN MEMILIKI KELANJUTAN DURASI WAKTU ("Mulai belajar bahasa Jepang sejak 3 tahun lalu", "Bunga sakura mulai mekar di taman", "Mulai terbiasa hidup mandiri", "Mulai turun salju tipis").
[Kata Kerja Batang Masu] + 始める / 始めました
習い → 習い始める (mulai les/belajar).咲き → 咲き始める (mulai bermekaran).暮らし → 暮らし始める (mulai hidup mandiri).読み → 読み始める (mulai membaca).Bisa digunakan untuk niat sengaja subjek (Volisional) maupun proses alam yang bertahap.
| Kategori Inisiasi Titik Awal | Formula Sambung | Contoh Kalimat Nyata | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Awal Belajar Bahasa (KK) | 日本語を + 勉強し始めた | 日本のアニメに興味を持ったのをきっかけに、独学で日本語を勉強し始めた。 | Benkyou shi-hajimeta. | Tertarik anime, saya mulai belajar bahasa Jepang otodidak sejak 3 tahun lalu. |
| Mekarnya Bunga Sakura | 桜が + 咲き始めた | 3月下旬の陽気に誘われ、公園の桜のつぼみがほころびピンクの花を咲かせ始めた。 | Saki-hajimeta. | Diterpa cuaca hangat akhir Maret, kuncup sakura di taman mulai bermekaran. |
| Awal Kebiasaan Hidup Sehat | ウォーキングを + やり始めた | 健康診断の数値を改善するため、毎朝出勤前に30分のウォーキングをやり始めた。 | Yari-hajimeta. | Demi perbaiki angka MCU, saya mulai rutinitas jalan pagi 30 menit tiap hari. |
| Adaptasi Lingkungan Baru | 慣れ + 始めた頃 | 転職して半年が経ち、新しい職場の人間関係や業務フローにようやく慣れ始めた。 | Nare-hajimeta... | 6 bulan pindah kantor, akhirnya mulai terbiasa dengan ritme kerja baru. |
〜始める: Titik mula TERENCANA / DISENGAJI / BERTAHAP TERATUR (Benkyou shi-hajimeru). 〜出す: Titik mula MENDADAK MELEDAK SPONTAN DI LUAR KENDALI (Kyuu ni furi-dasu).勉強する始める → ⭕ 勉強し始める (benkyou shi-hajimeru) (Benar → wajib kata kerja batang masu).Menyatakan bahwa suatu tindakan harus dilakukan terlebih dahulu sebagai persiapan atau syarat mutlak sebelum melakukan tindakan berikutnya. Pola ini digunakan untuk menunjukkan urutan logis yang penting, di mana tindakan kedua tidak dapat atau tidak boleh dilakukan tanpa menyelesaikan tindakan pertama. Nuansanya cukup formal dan sering digunakan dalam instruksi kerja, bisnis, atau keputusan penting.
Menyatakan bahwa suatu tindakan telah selesai dilakukan (selesai melakukan ~) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + 終わる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menunjukkan urutan waktu setelah aktivitas selesai dilakukan. Menghubungkan dua kejadian berurutan. Nuansa netral, cocok untuk tulisan formal maupun percakapan sehari-hari. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk た) / KB + の + 後 (で). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan saat menyambut suatu momen penting, acara besar, atau titik balik dalam hidup untuk menyatakan persiapan atau sikap mental yang dilakukan. Nuansanya sangat formal, serius, dan biasanya digunakan dalam pidato, surat resmi, atau upacara. Pola ini mengandung arti "pada saat akan..." atau "dalam rangka...".
Pada saat (peristiwa) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に際して. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Mulai melakukan sesuatu (tiba-tiba atau spontan); awal dari suatu tindakan yang berlangsung ke luar atau ke depan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Masu-kei + 出す. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian lain terjadi tepat pada saat seseorang sedang melakukan sesuatu atau berada dalam situasi tertentu. Kejadian yang menyela tersebut sering kali memengaruhi situasi yang sedang berlangsung, baik membantu maupun mengganggu. Nuansanya adalah ketepatan waktu (timing) yang krusial atau tidak terduga.
Saling bergantian (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + つ + KK (Masu) + つ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Dalam situasi / kondisi (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + にあって. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan titik waktu spesifik dari suatu tindakan, baik sesaat sebelum dimulai, sedang berlangsung, atau baru saja selesai. Nuansanya sangat menekankan aspek waktu temporal dari kejadian tersebut pada momen pembicaraan. Pola ini sering dipasangkan dengan kata keterangan waktu seperti "ima", "korekara", atau "tatta ima".
Belum sampai pada (tahap) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + にいたらない. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan waktu atau momen terjadinya suatu peristiwa formal, mirip dengan penggunaan kata 'saat' atau 'ketika'. Pola ini membawa nuansa yang sangat formal dan biasanya digunakan dalam pengumuman resmi, petunjuk tertulis, atau situasi bisnis.
Pola ini digunakan saat akan memulai atau melakukan suatu peristiwa penting, formal, atau berskala besar, dengan arti "saat", "ketika", atau "dalam rangka". Nuansa yang dibawa sangat formal dan biasanya digunakan dalam pidato, surat resmi, atau dokumen tertulis, bukan dalam percakapan santai sehari-hari.
Melalui / melewati (proses) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を経て. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keadaan terus berlanjut tanpa perubahan sejak suatu peristiwa di masa lalu terjadi. Pola ini menekankan kesinambungan kondisi dari titik awal tersebut hingga saat ini. Nuansanya cenderung formal dan sering digunakan dalam tulisan atau laporan.
Digunakan untuk menyatakan momen sebelum atau saat memulai suatu peristiwa penting, formal, atau berskala besar. Pola ini membawa nuansa resmi dan biasanya ditemukan dalam pengumuman, pidato, atau dokumen tertulis. Terjemahan umumnya adalah "saat...", "ketika...", atau "dalam rangka...".
Begitu~segera Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + 早いか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Digunakan untuk menyatakan situasi atau momen ketika seseorang terganggu atau tertangkap basah saat melakukan sesuatu. Pola ini sering digunakan dalam ungkapan permohonan maaf formal karena telah mengganggu waktu atau kesibukan orang lain.
Menyatakan bahwa sesuatu terjadi secara tiba-tiba atau langsung setelah suatu tindakan selesai dilakukan — sering kali dengan nuansa kejutan atau hasil yang tak terduga. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk た + とたん(に). Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan bahwa suatu tindakan atau kejadian singkat terjadi di dalam rentang waktu berlangsungnya kondisi atau aktivitas lain. Pola ini digunakan ketika pembicara ingin fokus pada peristiwa yang terjadi di sela-sela waktu tersebut. Nuansanya netral dan sering digunakan untuk menggambarkan kejadian tidak terduga atau rencana yang disisipkan.
Menyatakan bahwa suatu keadaan atau tindakan berlangsung secara terus-menerus selama seluruh periode waktu tindakan atau keadaan lain berlangsung. Kedua aksi atau keadaan tersebut terjadi secara paralel dari awal hingga akhir periode tersebut.
Segera setelah Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Masu) + しだい. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pola ini digunakan untuk menunjukkan dua aktivitas yang dilakukan secara bersamaan oleh subjek yang sama. Selain itu, pola ini juga dapat mengekspresikan pertentangan yang berarti 'meskipun' dalam nuansa formal tertulis.
Pola nyatakan hasil setelah lakukan tindakan. Tindakan pertama bawa situasi atau info baru. Nuansa objektif, biasa untuk lapor hasil. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk た) + ところ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan waktu atau titik sebelum suatu aktivitas dilakukan atau sebelum suatu peristiwa terjadi. Pola ini digunakan untuk menetapkan batas waktu atau urutan kejadian dalam sebuah narasi. Biasanya diterjemahkan sebagai "sebelum..." atau "di depan...".
Setelah (dasar pertimbangan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 上. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sampai pada (tahap/situasi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に至って. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baru saja~tiba-tiba Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + かと思ったら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Setelah~kemudian Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 上で. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Pada saat (kesempatan) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に当たり. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sebelum~tidak mungkin Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + からでなければ. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Baru saja~tiba-tiba Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + かと思うと. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Baru saja~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + と思ったら. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu selesai~langsung (lagi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + そばから. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menjelang ~; dengan menahan diri dari ~; dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi suatu peristiwa yang sudah dekat, seseorang menahan atau membatasi sesuatu. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を控えて. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu selesai~langsung (lagi) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Ta) + 端から. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Sejak~ (waktu) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK-ta + 〜このかた. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Begitu~segera (sangat formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + や否や. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan tindakan yang sebaiknya dilakukan selagi suatu keadaan belum berubah, atau menggambarkan suatu perubahan yang terjadi tanpa disadari selama keadaan tersebut berlangsung. Pola ini menekankan adanya batas waktu alami di mana jika kesempatan tersebut lewat, tindakan akan sulit dilakukan. Biasanya digunakan dalam situasi sehari-hari maupun formal untuk memberikan saran atau menceritakan pengalaman pribadi.
Pola ini menunjukkan tindakan dilakukan setelah tindakan lain selesai. Pola memperjelas urutan kronologis dua kejadian. Nuansa netral dan objektif. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞た形 + 後 / 名詞 + の後. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Tanpa sengaja / tanpa sadar Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + ともなく. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Menyatakan bahwa suatu tindakan baru saja selesai dilakukan berdasarkan perasaan atau sudut pandang subjektif pembicara. Rentang waktu sebenarnya bisa jadi baru beberapa detik lalu atau bahkan beberapa bulan lalu, asalkan pembicara merasa itu baru saja terjadi.
Keadaan terus berlanjut sejak peristiwa masa lalu terjadi. Peristiwa awal jadi titik balik perubahan situasi hingga sekarang. Rentang waktu lama. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: 動詞て形 + 以来. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Setelah sekian lama~ Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + ぶりに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Bersamaan dengan Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + と同時に. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Digunakan untuk menyatakan waktu atau momen ketika melakukan sesuatu, mirip dengan makna saat atau ketika. Pola ini memiliki nuansa sangat formal dan umum digunakan dalam instruksi tertulis, pengumuman resmi, atau situasi bisnis. Penggunaannya menekankan kesempatan penting atau peristiwa khusus yang sedang terjadi.
Begitu~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + が早いか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Begitu~segera (formal) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus) + や. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Berawal dari~ (pertama kali) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + を皮切りに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Pola nyatakan persiapan sebelum acara besar atau proyek mulai. Nuansa formal. Biasa untuk bisnis atau berita. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + に先立って / KK Kamus + に先立って. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menyatakan batas waktu atau tenggat waktu di mana suatu tindakan harus sudah diselesaikan. Tindakan tersebut harus terjadi sebelum atau paling lambat tepat pada waktu yang ditentukan. Pola ini memberikan penekanan pada batas akhir penyelesaian tugas atau aktivitas.
Pola nyatakan hasil akhir setelah proses panjang, sulit, atau melelahkan. Hasil bisa baik atau buruk. Fokus pada perjuangan atau proses lama sebelum keputusan diambil. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK た + 末に / KB + の + 末に. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Menunjukkan suatu kejadian kedua terjadi seketika setelah kejadian pertama selesai, seolah-olah hampir bersamaan. Menekankan waktu yang sangat cepat dan mendadak. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Bentuk Kamus) + か + KK (Bentuk Nai) + かのうちに. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian tidak terduga atau mengganggu terjadi tepat di tengah-tengah suatu aktivitas yang sedang berlangsung. Fokusnya adalah pada gangguan yang terjadi secara tiba-tiba saat perhatian subjek sedang terpusat pada aktivitas utama. Biasanya digunakan dalam situasi yang membawa nuansa terkejut atau terganggu.
Segera setelah~langsung Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Kamus/Ta) + なり. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Sebelum~tidak bisa Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Te) + からでないと. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Mulai melakukan sesuatu (tiba-tiba atau spontan); awal dari suatu tindakan yang berlangsung ke luar atau ke depan. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Masu-kei + 出す. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyatakan bahwa suatu tindakan telah selesai dilakukan (selesai melakukan ~) Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK Bentuk Masu (tanpa ます) + 終わる. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.