Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Sou Desu
Tata BahasaPola jawaban standar untuk mengonfirmasi kebenaran atau menyangkal pernyataan nominal (pertanyaan identitas/benda). そうです berartikan "Ya, benar", sedangkan そうではありません berartikan "Bukan/Tidak demikian". Fungsi utamanya merespons pertanyaan tanpa perlu mengulang seluruh predikat nominal.
Frasa respons そうです (sou desu) dan そうではありません (sou dewa arimasen) digunakan untuk menjawab pertanyaan konfirmasi kata benda/identitas secara ringkas, elegan, dan sopan tanpa perlu mengulang seluruh kalimat pertanyaan panjang dari lawan bicara ("Ya, betul begitu", "Bukan, bukan begitu").
はい、そうです。 (Ya, betul demikian.)
あなたはサトウさんですか。 (Apakah Anda Sato?)はい、そうです。 (Ya, betul. → lebih alami daripada mengulang Hai, watashi wa Satou desu).いいえ、そうではありません / そうじゃありません。いいえ、違います (chigaimasu)。 (Bukan, bukan begitu / salah.)Pola はい、そうです HANYA DIGUNAKAN UNTUK PERTANYAAN PREDIKAT KATA BENDA (seperti identitas orang, nama barang, profesi). Untuk pertanyaan kata kerja (Besok pergi?), DILARANG menjawab ❌ *Hai, sou desu, melainkan wajib menjawab dengan kata kerjanya (⭕ Hai, ikimasu*).
| Pola Pertanyaan | Format Jawaban | Contoh Dialog Lengkap | Romaji | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Konfirmasi Nama | はい、そうです | あなたはミラーさんですか。はい、そうです。 | Anata wa Miraa-san desu ka. Hai, sou desu. | Apakah Anda Tuan Miller? Ya, benar demikian. |
| Konfirmasi Barang | いいえ、違います | これはあなたの傘ですか。いいえ、違います。 | Kore wa anata no kasa desu ka. Iie, chigaimasu. | Apakah ini payung milikmu? Bukan, bukan punya saya. |
| Konfirmasi Dokumen | はい、そうです | これは日本語の辞書ですか。はい、そうです。 | Kore wa nihongo no jisho desu ka. Hai, sou desu. | Apakah ini kamus bahasa Jepang? Ya, benar. |
| Penyangkalan Formal | いいえ、そうではありません | 明日は日曜日ですか。いいえ、そうではありません。 | Ashita wa nichiyoubi desu ka. Iie, sou dewa arimasen. | Apakah besok hari Minggu? Tidak, bukan demikian. |
学生ですか): Dijawab dengan ⭕ はい、そうです / ⭕ いいえ、違います.行きますか): Wajib dijawab dengan ⭕ はい、行きます / ⭕ いいえ、行きません (DILARANG menjawab ❌ はい、そうです).明日、学校へ行きますか。はい、そうです。 (Salah fatal dalam kaidah respons bahasa Jepang!)はい、行きます。 (Benar → ulangi kata kerjanya)いいえ、違います dengan nada santun dan sertakan informasi yang benar (Iie, chigaimasu. Tanaka-san no desu).Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan letak atau keberadaan suatu benda/subjek pada suatu lokasi tertentu. Tata bahasa ini menempatkan topik utama di depan dan memberi informasi di mana lokasi topik tersebut berada. Penggunaannya memberikan pernyataan langsung dan jelas mengenai posisi suatu tempat.
Kata tunjuk penjelas (demonstrative determiner) yang wajib ditempelkan langsung di depan kata benda. この menunjuk benda dekat pembicara, その dekat lawan bicara, dan あの jauh dari keduanya. Berfungsi memberikan deskripsi atau batasan spesifik pada objek yang sedang dibahas.
Pola ini digunakan untuk menyatakan sifat atau kondisi subjek menggunakan Kata Sifat-na dalam bentuk sopan non-lampau. Bentuk positif dibentuk dengan menempelkan です pada kata dasar, sedangkan bentuk negatif menggunakan ではありません. Pola ini berfungsi memberikan deskripsi atau penilaian mengenai sifat subjek secara formal dan santun.
Kata kopula です berfungsi untuk menyatakan predikat berupa kata benda atau kata sifat dalam bentuk sopan (丁寧語). Pola ini diletakkan di akhir kalimat untuk memberikan kesan hormat dan santun kepada lawan bicara. Penggunaannya sangat luas dalam interaksi sehari-hari dengan orang yang belum akrab maupun dalam situasi formal.
Kata ganti penunjuk benda yang berdiri sendiri tanpa diikuti langsung oleh kata benda. これ digunakan untuk benda di dekat pembicara, それ untuk benda di dekat lawan bicara, dan あれ untuk benda yang jauh dari keduanya. Fungsi utamanya adalah menunjuk benda fisik dalam situasi percakapan dengan nuansa sopan atau netral.
Bentuk Kamus (Jishokei) adalah bentuk dasar kata kerja bahasa Jepang tanpa imbuhan kesopanan yang terdaftar secara alami di dalam kamus. Digunakan untuk menyatakan tindakan kasual non-lampau serta menjadi pilar utama pembentukan tata bahasa tingkat lanjut. Nuansanya netral, lugas, dan polos.
Pola ini digunakan untuk menyampaikan instruksi, perintah halus, atau permintaan tolong secara sopan kepada lawan bicara. Struktur ini membentuk kalimat permohonan yang jelas untuk meminta seseorang melakukan suatu tindakan. Nuansanya sopan dalam konteks sehari-hari, namun terkesan kurang halus jika dipakai kepada atasan tinggi.
普通形 (Futsuukei) atau ragam bahasa biasa adalah bentuk konjugasi kata kerja, kata sifat, dan kata benda yang tidak menggunakan akhiran sopan seperti です atau ます. Bentuk ini berfungsi sebagai sarana komunikasi santai dengan kawan atau keluarga, sekaligus menjadi pondasi utama pembentukan struktur kalimat majemuk tingkat lanjut.
Pola tata bahasa ini digunakan untuk mengajak lawan bicara melakukan suatu tindakan bersama-sama atau menanggapi ajakan secara positif. Ungkapan ini menyampaikan semangat kebersamaan dan inisiatif langsung dari penutur. Memiliki nuansa sopan yang cocok untuk situasi sehari-hari maupun formal.
Pola ini menyatakan sifat atau kondisi suatu benda pada masa kini menggunakan Kata Sifat-i. Bentuk ~いです menunjukkan kondisi positif sopan, sedangkan ~くありません menunjukkan bentuk negatif sopan. Pola ini dipakai dalam percakapan formal dan sehari-hari untuk menjelaskan keadaan subjek secara langsung.
Kata tunjuk penjelas (demonstrative determiner) yang wajib ditempelkan langsung di depan kata benda. この menunjuk benda dekat pembicara, その dekat lawan bicara, dan あの jauh dari keduanya. Berfungsi memberikan deskripsi atau batasan spesifik pada objek yang sedang dibahas.
Kata ganti penunjuk benda yang berdiri sendiri tanpa diikuti langsung oleh kata benda. これ digunakan untuk benda di dekat pembicara, それ untuk benda di dekat lawan bicara, dan あれ untuk benda yang jauh dari keduanya. Fungsi utamanya adalah menunjuk benda fisik dalam situasi percakapan dengan nuansa sopan atau netral.