1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Bab 38 melatih tata bahasa N4, kosakata baru, serta latihan percakapan Minna no Nihongo Bagian Kedua.
2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
育てる
運ぶ
入院
退院
入れる
電源
鍵
嘘
気持ちいい
悪い
3. Tata Bahasa & Penjelasan
~によって (Diciptakan / Ditemukan Oleh)
Pola ini digunakan untuk menyatakan pencipta, penemu, atau pembuat dari suatu karya, objek, atau penemuan dalam konstruksi kalimat pasif. Pola ini umum dipakai dalam konteks sejarah, artikel berita, dan penulisan formal untuk memberikan kredit objektif kepada pembuatnya. Nuansanya terkesan resmi, baku, dan berfokus pada fakta penemuan atau penciptaan tersebut.
Contoh Kalimat (Examples)
Kono denwa wa Beru ni yotte hatsumei saremashita.
Telepon ini ditemukan oleh Bell.
'Wagahai wa Neko de Aru' wa Natsume Souseki ni yotte kakareta shousetsu desu.
'Wagahai wa Neko de Aru' adalah novel yang ditulis oleh Natsume Souseki.
Kono utsukushii kyoku wa ooku no hitobito ni yotte aisarete imasu.
Lagu indah ini dicintai oleh banyak orang.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Fungsi & Konteks
Tata bahasa ~によって dalam konteks ini berfungsi menunjukkan pelaku utama yang menciptakan, menemukan, atau merancang sesuatu dalam kalimat pasif. Pola ini sangat umum muncul pada teks tertulis formal, buku pelajaran, sejarah, dan media berita. Tingkat formalitasnya tinggi dan memberikan nuansa laporan faktual.
Cara Pakai & Aturan
- Langsung disambungkan setelah Kata Benda (nama orang, organisasi, atau kelompok pencipta).
- Kata kerja di akhir kalimat hampir selalu dalam bentuk pasif (受身形 / ukemikei), seperti 作られた, 発明された, 書かれた, atau 設計された.
- Hanya digunakan untuk tindakan kreatif/penciptaan besar (seperti menulis buku, membuat bangunan, menemukan teknologi), bukan untuk tindakan fisik sehari-hari.
- Jika kata benda berikutnya dimodifikasi langsung, bentuknya berubah menjadi ~による (contoh: ベルによる発明).
Variasi Bentuk
| Bentuk | Fungsi | Contoh Kalimat |
|---|---|---|
| Kata Benda + によって | Menyatakan pelaku/pencipta (predikat pasif) | 万里の長城は古代の中国人によって建てられました。 |
| Kata Benda + による + KB | Memodifikasi kata benda secara langsung | 夏目漱石による小説を読む。 |
Konteks Pemakaian Nyata
Penutur asli menggunakan pola ini saat menyampaikan presentasi akademis, menulis artikel Wikipedia/berita, atau memandu tur di museum. Pola ini tidak digunakan dalam percakapan santai sehari-hari untuk tindakan sepele.
Perbandingan dengan Pola Serupa
Pola ~によって berbeda dengan partikel に biasa pada kalimat pasif. Partikel に digunakan untuk tindakan pasif sehari-hari yang memengaruhi pembicara secara langsung (misal: 先生にほめられた / dipuji oleh guru). Sedangkan ~によって khusus dipakai ketika fokus utamanya adalah fakta penciptaan karya atau penemuan oleh tokoh/pihak tertentu.
Kesalahan Umum
~の (Nominalisasi Kata Kerja)
Pola ini berfungsi mengubah kata kerja atau klausa tindakan menjadi kata benda (nominalisasi) sehingga bisa menempati posisi subjek, objek, atau predikat dalam kalimat. Pola ini sering digunakan untuk mengekspresikan hobi, kemampuan, kesukaan, atau pengamatan langsung. Nuansanya alami, konkret, dan sangat fleksibel dalam percakapan lisan maupun tulisan.
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi no shumi wa shashin o toru koto de wa naku, e o kaku koto desu.
Hobi saya bukan mengambil foto, melainkan menggambar.
Kusuri o nomiwasureru no o fusegu tame ni, araamu o settei shita.
Saya memasang alarm untuk mencegah lupa minum obat.
Yoru osoku hitori de aruku no wa kiken desu yo.
Berjalan sendirian larut malam itu berbahaya, lho.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Fungsi & Konteks
Nominalisasi dengan の mengubah seluruh aksi menjadi wujud konsep/benda agar bisa digabungkan dengan partikel seperti は, が, を, atau に. Pola ini sangat umum dalam percakapan sehari-hari maupun bahasa lisan informal hingga semi-formal. Memberikan nuansa bahwa tindakan tersebut dialami atau disaksikan secara nyata.
Cara Pakai & Aturan
- Disambungkan langsung dengan Kata Kerja bentuk biasa (辞書形, ない形, た形, なかった形).
- Wajib digunakan (bukan こと) jika diikuti oleh kata kerja persepsi indera langsung seperti 見る (melihat), 聞こえる (terdengar), atau 待つ (menunggu).
- Wajib digunakan saat mengekspresikan perasaan langsung terhadap suatu aksi dengan kata sifat seperti 好き (suka), 嫌い (benci), 上手 (pandai), 下手 (bodoh/payah).
- Dapat digabungkan dengan partikel subjek/objek: のは (subjek topik), のが (objek preferensi/sifat), のを (objek tindakan).
Variasi Bentuk
| Bentuk KK | Pola Nominalisasi | Contoh |
|---|---|---|
| Kamus (Positif) | 食べる + の | 食べるの (hal makan) |
| Negatif (ない) | 食べない + の | 食べないの (hal tidak makan) |
| Lampau (た) | 食べた + の | 食べたの (hal telah makan) |
Konteks Pemakaian Nyata
Sangat sering dipakai dalam obrolan santai antar teman maupun diskusi formal ringan. Contohnya saat membicarakan kebiasaan (一人で旅行するのが好き - Suka jalan-jalan sendiri) atau mengingatkan orang lain (忘れるのを気を付けて - Hati-hati jangan sampai lupa).
Perbandingan dengan Pola Serupa
Berbeda dengan こと yang abstrak dan konseptual, の lebih merujuk pada kejadian konkret dan langsung. Misalnya, untuk pengamatan indera langsung wajib pakai の (赤ちゃんが泣いているのを見た / Saya melihat bayi menangis), tidak bisa menggunakan こと.
Kesalahan Umum
~のは~です (Nominalisasi Subjek Topik)
Pola kalimat terbagi (cleft sentence) ini digunakan untuk memberikan penekanan khusus pada bagian informasi di akhir kalimat dengan menjadikan klausa aksi di depan sebagai topik. Pola ini sangat cocok dipakai ketika ingin memperjelas elemen spesifik seperti alasan, tempat, waktu, atau objek utama dari suatu kejadian. Nuansanya informatif, fokus, dan menegaskan inti pesan kepada pendengar.
Contoh Kalimat (Examples)
Watashi ga Nihongo o benkyou shihajimeta no wa, Nihon no anime ga suki da kara desu.
Alasan saya mulai belajar bahasa Jepang adalah karena saya suka anime Jepang.
Tanaka-san to hajimete deatta no wa, Kyoto no furui kissaten deshita.
Tempat saya pertama kali bertemu Tanaka-san adalah di kafe tua di Kyoto.
Maiasa sanpo o suru no wa, kenkou iji ni totemo ii shuukan desu.
Jalan-jalan setiap pagi adalah kebiasaan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Fungsi & Konteks
Tata bahasa ~のは~です memindahkan fokus/sorotan utama kalimat ke bagian predikat (sebelum です). Pola ini efektif digunakan untuk menjawab pertanyaan spesifik atau menglarifikasi detail penting mengenai suatu kejadian. Digunakan dalam ragam lisan maupun tulisan dengan tingkat kesopanan standar hingga formal.
Cara Pakai & Aturan
- Kata kerja sebelum のは harus dalam bentuk biasa (普通形 / futsuukei).
- Bagian subjek di dalam klausa sebelum のは ditandai dengan partikel が, bukan は (contoh: 私が買ったのは...).
- Informasi penekanan diisi oleh Kata Benda, Kata Sifat, atau klausa alasan (~ kara desu / ~ node desu).
- Bila menekankan tempat atau waktu, bentuk lampau です/でした disesuaikan dengan konteks kejadiannya.
Variasi Bentuk
| Struktur Kunci | Jenis Informasi yang Ditekankan | Contoh |
|---|---|---|
| KK + のは + Alasan + からです | Menekankan Alasan | 補習を受けるのは、テストの点が低かったからです。 |
| KK + のは + Tempat/Waktu + です/でした | Menekankan Waktu/Tempat | 卒業したのは昨年です。 |
| KK + のは + Kata Sifat + です | Menekankan Evaluasi/Sifat | 毎日継続するのは難しいです。 |
Konteks Pemakaian Nyata
Sering digunakan dalam wawancara kerja, perkenalan diri, atau perbincangan saat memberikan alasan mendalam (misal: "Alasan saya datang ke Jepang adalah..."). Pola ini membuat penjelasan terasa lebih rapi dan terstruktur.
Perbandingan dengan Pola Serupa
Dibandingkan dengan struktur kalimat biasa (misal: 日本のアニメが好きだから日本語を勉強します), pola ~のは~です jauh lebih menonjolkan poin alasannya di bagian akhir, sehingga terdengar lebih tegas dan terfokus pada pertanyaan "mengapa".
Kesalahan Umum
4. Daftar Kanji Dasar (Bab 38)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Nominalisasi dengan の vs こと
Pola ~の mengubah kata kerja menjadi kata benda. Digunakan khusus saat kata kerja penerima (di akhir) berhubungan langsung dengan panca indera (melihat, mendengar) atau aksi langsung seperti meletakkan, menunggu, dan menghentikan. Jika diganti こと, maknanya menjadi lebih formal atau abstrak.
Catatan Budaya: Penggunaan Passive Creator ~によって
Pola KB (Pencipta) + によって + KK (Pasif) digunakan untuk menceritakan penemuan, karya seni, atau pembangunan fasilitas umum oleh tokoh terkenal. Berbeda dari kalimat pasif penderitaan (迷惑の受け身), bentuk ini murni fakta sejarah tanpa muatan emosi dirugikan.
Catatan Budaya: Budaya Keselamatan Energi di Jepang
Frasa でんげんをきります (mematikan arus/daya listrik) dan かぎをかけます (mengunci pintu) mencerminkan kebiasaan masyarakat Jepang yang sangat teliti terhadap efisiensi energi dan keamanan tempat tinggal sebelum bepergian.