1. Tujuan Belajar (Can-Do Objectives)
Pada bab ini, kita akan belajar skill penting berikut untuk mencapai target kemampuan:
• Bab ini melatih cara meminta atau memberikan izin melakukan aksi (~てもいいです) serta menyatakan larangan keras (~てはいけません).
2. Target Kosakata
Metode belajar praktis: Kanji (Hiragana - Romaji) : Arti Bahasa Indonesia kontekstual.
単語 Kosakata (Vocab)
起きる
作る
売る
知る
済む
研究
知る
住む
資料
型録
3. Tata Bahasa & Penjelasan
~てもいいです (Pemberian & Permohonan Izin)
Pola ini digunakan untuk memberikan izin atau meminta izin melakukan suatu tindakan. Jika diakhiri dengan partikel tanya か (~てもいいですか), fungsinya menjadi ungkapan meminta izin secara sopan. Nuansanya ramah, sopan, dan memberikan kepastian bahwa suatu perbuatan diperbolehkan.
Contoh Kalimat (Examples)
Koko de shashin o totte mo ii desu ka.
Bolehkah saya mengambil foto di sini?
Kono hon o yonde mo ii desu yo.
Kamu boleh membaca buku ini, kok.
Shukudai wa ashita dashite mo ii desu.
Tugas boleh dikumpulkan besok.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Fungsi & Konteks
Pola ini berfungsi untuk menyatakan bahwa suatu tindakan diizinkan atau diperbolehkan (pemberian izin), serta digunakan untuk meminta izin kepada orang lain. Pola ini umum digunakan dalam interaksi formal maupun sehari-hari.
Cara Pakai & Aturan
- Kata kerja diubah ke bentuk ~て lalu ditambahkan もいいです (atau もいいですか untuk kalimat tanya).
- Untuk Kata Sifat-i: buang い + くてもいいです (contoh: 安くてもいいです).
- Untuk Kata Sifat-na & Kata Benda: tambahkan でもいいです (contoh: 暇でもいいです / 先生でもいいです).
- Jawaban positif untuk permohonan izin biasanya: ええ、いいですよ (Ya, boleh).
Variasi Bentuk
| Bentuk | Contoh |
|---|---|
| Permohonan Izin (Sopan) | 入ってもいいですか (Bolehkah saya masuk?) |
| Pemberian Izin (Sopan) | 入ってもいいです (Boleh masuk) |
| Kasual / Informal | 入ってもいい? / 入ってもいいよ (Boleh masuk?) |
Konteks Pemakaian Nyata
Sering digunakan saat berada di tempat umum (ruang pameran, perpustakaan, kelas) untuk menanyakan aturan tempat tersebut, seperti bertanya apakah boleh duduk, memotret, atau menggunakan fasilitas.
Perbandingan dengan Pola Serupa
Dibandingkan dengan ~てはいけません, pola ~てもいいです memberikan kelonggaran/izin, sedangkan ~てはいけません menyatakan larangan keras yang tidak boleh dilanggar.
Kesalahan Umum
~てはいけません (Larangan Keras)
Pola ini digunakan untuk menyatakan larangan keras atau aturan melarang suatu tindakan. Biasanya muncul pada konteks aturan resmi, papan peringatan di tempat umum, serta instruksi dari guru atau atasan. Nuansa yang dibawanya sangat tegas, mutlak, dan tidak memberikan ruang negosiasi.
Contoh Kalimat (Examples)
Toshokan de oogoe de hanashite wa ikemasen.
Dilarang berbicara keras di perpustakaan.
Yoru osoku ni okashi o tabete wa ikemasen.
Tidak boleh makan camilan larut malam.
Kono heya ni haitte wa ikemasen.
Dilarang masuk ke ruangan ini.
Catatan Tambahan & Tabel Penjelasan
Fungsi & Konteks
Pola ~てはいけません berfungsi menyatakan larangan mutlak atas suatu perbuatan. Pola ini sangat umum dipakai dalam tata tertib sekolah, tempat kerja, serta fasilitas umum. Tingkat formalitasnya tergolong sopan dan resmi.
Cara Pakai & Aturan
- Menggunakan kata kerja bentuk -te (て形) disambung langsung dengan はいけません.
- Huruf は pada pola ini berfungsi sebagai partikel penanda topik, sehingga diucapkan "wa" bukan "ha".
- Dalam percakapan kasual sehari-hari, bentuk ini sering disingkat menjadi ~ちゃいけない atau ~ちゃだめ.
- Hindari menggunakan pola ini kepada atasan atau orang yang lebih tua karena terkesan memerintah dan kurang sopan.
Variasi Bentuk
| Bentuk | Tingkat Kesopanan | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| ~てはいけません | Formal / Sopan | 触ってはいけません | Tidak boleh menyentuh |
| ~てはいけない | Biasa / Kasual | 触ってはいけない | Tidak boleh menyentuh |
| ~ちゃだめ | Sangat Kasual (Lisan) | 触っちゃだめ | Gak boleh pegang |
Konteks Pemakaian Nyata
Pola ini digunakan dalam pengumuman tertulis di museum, rumah sakit, petunjuk instruksi ujian, atau saat orang tua melarang anak melakukan hal berbahaya.
Perbandingan dengan Pola Serupa
Dibandingkan dengan pola n5-tai (~たいです) yang menyatakan keinginan diri sendiri, pola ~てはいけません merupakan bentuk aturan eksternal yang melarang tindakan tertentu tanpa memandang keinginan pelaku.
Kesalahan Umum
4. Daftar Kanji Dasar (Bab 15)
Ingin mahir menulis aksara Jepang? Pelajari detail urutan goresan (stroke order), cara baca Onyomi dan Kunyomi, serta contoh kosakata praktis di modul Kanji khusus NihongoRoute.
漢字 Kanji Pelajaran
5. Catatan Budaya
Catatan Budaya: Penggunaan ~てはいけません dalam Budaya Jepang
Pola ~てはいけません menyatakan larangan mutlak, umum digunakan pada aturan tertulis, tempat umum, atau oleh atasan ke bawahan. Untuk suasana percakapan santai atau menolak secara halus, orang Jepang lebih sering menggunakan bentuk ~てはだめです atau ~ちょっと... untuk menghindari kesan terlalu keras.
Catatan Budaya: Perbedaan Pola 知ります (Shirimasu) dan 知っています (Shitte imasu)
Kata kerja しります (mengenal/mengetahui) dalam bentuk positif hampir selalu ditulis sebagai しっています (keadaan tahu). Namun, saat menyatakan 'tidak tahu', bentuk yang digunakan adalah しりません (bukan しっていません).
Catatan Budaya: Etika Mengambil Foto di Tempat Umum dan Pameran
Di Jepang, mengambil foto di dalam toko, area pameran produk, atau area kerja wajib meminta izin terlebih dahulu (写真をとってもいいですか). Mengambil foto tanpa izin dapat dianggap pelanggaran privasi atau kerahasiaan bisnis.