Bayangkan kanji 臣 sebagai mata besar yang sedang melihat ke bawah dengan takzim. Garis-garis di dalamnya membentuk kelopak dan pupil mata yang menunduk ke lantai. Ini melambangkan pelayan, bawahan, atau menteri yang menunjukkan rasa hormat dan kepatuhan di hadapan raja.
Bentuk luar kanji ini juga menyerupai sosok orang yang sedang berlutut membungkuk memberikan hormat, sangat cocok dengan arti abdi atau subjek kerajaan.