Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Mashouka
Tata BahasaPola ini digunakan untuk menawarkan bantuan atau usulan tindakan kepada lawan bicara secara sopan. Pola ini muncul saat pembicara melihat kebutuhan orang lain dan berinisiatif untuk melakukan sesuatu demi membantu. Nuansa yang dibawakan sangat ramah, sopan, dan penuh perhatian terhadap kenyamanan lawan bicara.
Pola ~ましょうか (mashou ka) diucapkan dengan intonasi naik (↗) dan memiliki 2 fungsi komunikasi utama:
ます, lalu ganti dengan 〜ましょうか dengan intonasi naik (↗).[Kata Kerja (Batang Masu)] + ましょうか ↗
持ちます → 持ちましょうか (Bolehkah saya bawakan barangnya?)手伝います → 手伝いましょうか (Mau saya bantu?)開けます → 開けましょうか (Bolehkah saya bukakan pintunya?)ありがとうございます。お願いします。 (Terima kasih banyak, tolong bantu ya.)大丈夫です。自分でできます。ありがとうございます。 (Tidak apa-apa, saya bisa sendiri kok. Terima kasih banyak.)| Skenario Bantuan | Rumus Tawaran | Contoh Kalimat Lengkap | Cara Baca (Romaji) | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Membawakan Koper | 持ちましょうか | 重そうですね。荷物を持ちましょうか。 | Omosou desu ne. Nimotsu o mochimashou ka. | Kelihatannya berat ya. Bolehkah saya bawakan barang bawaan Anda? |
| Membantu Pekerjaan | 手伝いましょうか | 何か手伝いましょうか。 | Nanika tetsudaimashou ka. | Apakah ada sesuatu yang bisa saya bantu? |
| Membukakan Pintu/AC | つけましょうか | 部屋が暑いですね。エアコンをつけましょうか。 | Heya ga atsui desu ne. Eakon o tsukemashou ka. | Ruangannya panas ya. Mau saya nyalakan AC-nya? |
| Memotretkan Foto | 撮りましょうか | 写真を撮りましょうか。 | Shashin o torimashou ka. | Mau saya bantu fotokan? |
〜ましょうか (Menawarkan Bantuan Sendiri): Inisiatif dari pembicara untuk melayani/membantu orang lain.〜てください (Meminta Tolong kepada Orang Lain): Memohon agar orang lain membantu diri kita (Tolong bantu saya).要りません。 (Sangat ketus dan menyinggung orang yang berbuat baik)いえ、大丈夫ですよ。お気遣いありがとうございます。 (Santun dan menghargai niat baik orang lain)荷物を持ちましょうか, pelaku yang akan mengangkat barang adalah DIRI PEMBICARA SENDIRI, bukan menyuruh lawan bicara.Menyisipkan pertanyaan pilihan ya atau tidak (apakah... atau tidak) ke dalam kalimat utama. Digunakan saat pembicara tidak tahu pasti kebenaran suatu informasi tanpa menggunakan kata tanya khusus. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK / KS-i / KS-na (tanpa だ) / KB (tanpa だ) [Bentuk Biasa] + かどうか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.
Pola ini digunakan untuk mengajak lawan bicara melakukan suatu aktivitas bersama atau menawarkan sesuatu secara sopan. Bentuk pertanyaan negatif ini memberikan ruang bagi lawan bicara untuk menolak tanpa merasa sungkan. Ungkapan ini sangat umum dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun lingkungan kerja kasual.
Kalau bukan~apalagi Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KB + でなくてなんだろう. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N1.
Partikel か diletakkan di paling akhir kalimat untuk mengubah bentuk pernyataan menjadi pertanyaan. Pola ini berfungsi seperti tanda tanya dalam bahasa lisan maupun tulisan. Nuansanya sopan jika digabungkan dengan bentuk desu atau masu.
Tidak bisakah? / apa tidak? Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK (Nai) + ものか. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N2.
Menyisipkan kalimat tanya yang mengandung kata tanya ke dalam kalimat utama. Digunakan saat pembicara tidak yakin akan informasi tersebut. Pola ini berfungsi sebagai anak kalimat objek atau subjek. Pola ini dibentuk menggunakan rumus: KK / KS-i / KS-na (tanpa だ) / KB (tanpa だ) [Bentuk Biasa] + か. Digunakan dalam komunikasi lisan dan tulisan bahasa Jepang tingkat N3.