Menyiapkan NihongoRoute...
N5 Dewa Arimasen
Tata BahasaPola ~ではありません berfungsi untuk menyatakan bentuk negatif sopan dari predikat kata benda dan kata sifat-na. Ungkapan ini digunakan untuk menyangkal suatu pernyataan dengan tingkat kesopanan yang formal dan baku. Pola ini umum ditemui dalam percakapan formal, tulisan resmi, maupun presentasi.
Pola ini adalah bentuk penyangkalan sopan (Teineigo) yang diletakkan di akhir kalimat untuk menyatakan bahwa subjek bukan merupakan suatu identitas/profesi tertentu, atau tidak berada dalam kondisi sifat tertentu. Pola ini secara khusus hanya berlaku untuk Kata Benda dan Kata Sifat-na.
[Kata Benda / Kata Sifat-na] + ではありません / じゃありません.| Kelas Kata | Ragam Formal (Tertulis / Bisnis) | Ragam Lisan (Percakapan Santai) | Contoh Kalimat Lengkap | Terjemahan Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Kata Benda | 日本人ではありません | 日本人じゃありません | 私は日本人ではありません。 | Saya bukan orang Jepang. |
| Kata Sifat-na | 有名ではありません | 有名じゃありません | この町はあまり有名じゃありません。 | Kota ini tidak begitu terkenal. |
| KB (Lampau) | 休みではありませんでした | 休みじゃありませんでした | 昨日は休みではありませんでした。 | Kemarin bukan hari libur. |
| KS-na (Lampau) | 暇ではありませんでした | 暇じゃありませんでした | 先週は暇ではありませんでした。 | Minggu lalu saya tidak senggang. |
〜ではありません (Khusus Kata Benda & KS-na):学生ではありません (Bukan siswa), 暇ではありません (Tidak senggang).〜くありません (Khusus Kata Sifat-i):Kata sifat-i menyangkal dengan cara membuang huruf い lalu diganti 〜くありません.
高くないです / 高くありません (Tidak mahal).この料理は辛いではありません。 (Salah total)この料理は辛くありません。 (Benar)な sebelum *Dewa Arimasen*:暇なではありません。 (Salah)暇ではありません。 (Benar)高くではありません → ⭕ 高くありません / 高くないです (takaku arimasen) (Khusus KS-i buang い ganti くありません).Kata kopula です berfungsi untuk menyatakan predikat berupa kata benda atau kata sifat dalam bentuk sopan (丁寧語). Pola ini diletakkan di akhir kalimat untuk memberikan kesan hormat dan santun kepada lawan bicara. Penggunaannya sangat luas dalam interaksi sehari-hari dengan orang yang belum akrab maupun dalam situasi formal.
Partikel は berfungsi sebagai penanda topik utama yang sedang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Pola ini muncul setelah kata benda untuk menarik perhatian pendengar pada topik tersebut, sementara informasi baru disampaikan di bagian selanjutnya. Nuansa yang dibawanya bersifat netral dan dapat digunakan dalam situasi formal maupun informal.