No.01
〜たら
~tara
Pengandaian umum, fokus pada urutan kejadian (jika sudah... maka...).
No.02
〜ば
~ba
Syarat logis/kondisi yang diperlukan agar hasil terjadi.
No.03
〜と
~to
Kebiasaan, hukum alam, atau hasil pasti yang otomatis terjadi.
No.04
雨が降ったら、行きません。
Ame ga futtara, ikimasen.
Contoh: Jika turun hujan, saya tidak akan pergi.
No.05
安ければ、買います。
Yasukereba, kaimasu.
Contoh: Jika murah, saya akan beli.
No.06
春になると、桜が咲きます。
Haru ni naru to, sakura ga sakimasu.
Contoh: Begitu musim semi tiba, bunga sakura bermekaran.
No.07
〜と の後ろに意志や依頼は使えない
~to no ushiro ni ishi ya irai wa tsukaenai
Catatan: Kalimat setelah "~to" tidak boleh berupa kalimat perintah, ajakan, atau keinginan.
No.08
〜ば の後ろに意志や依頼は使えない
~ba no ushiro ni ishi ya irai wa tsukaenai
Catatan: Kalimat setelah "~ba" tidak boleh berupa perintah atau keinginan, kecuali jika kata kerjanya berupa kata kerja kondisi.
No.09
〜なら
~nara
Jika topiknya tentang... / Kalau itu (memberi saran berdasarkan situasi lawan bicara).
No.10
日本へ行くなら、京都がいいですよ。
Nihon e iku nara, Kyoto ga ii desu yo.
Contoh: Kalau mau pergi ke Jepang, Kyoto bagus lho.
No.11
〜なければ
~nakereba
Jika tidak... (bentuk pengandaian negatif).
No.12
早く寝なければ、明日起きられません。
Hayaku nenakereba, ashita okiraremasen.
Contoh: Jika tidak cepat tidur, besok tidak bisa bangun.
No.13
〜なければならない
~nakereba naranai
Harus (secara harfiah: jika tidak melakukan, maka tidak boleh).
No.14
〜たらどうですか。
~tara dou desu ka.
Contoh: Bagaimana kalau...? (memberikan rekomendasi atau saran).