Perut lapar setelah seharian keliling Tokyo, dan aroma ramen dari kedai kecil di pojok jalan benar-benar menggoda. Masuk ke restoran di Jepang sebenarnya tidak rumit, asal tahu langkah-langkah dasar dan beberapa frasa kunci ini.
---
Langkah 1: Menyebutkan Jumlah Orang
Saat melangkah masuk, pelayan biasanya akan menyambut dengan seruan Irasshaimase yang berarti selamat datang. Mereka akan menunjukkan jari atau bertanya jumlah rombonganmu. Jawab langsung dengan menunjukkan jari tanganmu agar lebih mudah dipahami.
Jika ingin menggunakan bahasa Jepang, gunakan pola angka khusus orang:
| Jumlah Orang | Bahasa Jepang | Romaji |
|---|---|---|
| 1 orang | ひとり | Hitori |
| 2 orang | ふたり | Futari |
| 3 orang | さんにん | Sannin |
| 4 orang | よにん | Yonin |
| 5 orang | ごにん | Gonin |
Pertanyaan dari pelayan: Nan-mei sama desu ka (Berapa orang)?
Jawaban: Futari desu (Dua orang)
---
Langkah 2: Memanggil Pelayan
Di Jepang, pelayan tidak akan terus-menerus menghampiri mejamu jika tidak dipanggil. Ini dilakukan untuk menghormati privasi makanmu. Saat siap memesan, angkat tangan sedikit dan ucapkan Sumimasen dengan lantang untuk menarik perhatian mereka.
Frasa: Sumimasen (Permisi)
Tombol Ajaib: Banyak restoran modern di Jepang kini menyediakan tombol bel kecil di atas meja. Cukup tekan tombol tersebut, dan pelayan akan segera datang tanpa kamu harus berteriak.
---
Langkah 3: Memilih Porsi Nasi yang Pas
Saat memesan menu set atau mangkuk nasi, pelayan sering kali menanyakan ukuran porsi nasi yang diinginkan. Jangan sampai salah pilih ukuran perut.
Pilihan Porsi Nasi:
| Porsi | Bahasa Jepang | Keterangan |
|---|---|---|
| Porsi kecil | 小盛り (Komori) | Untuk yang tidak terlalu lapar |
| Porsi reguler | 並盛り (Namimori) | Porsi standar, paling umum |
| Porsi sedang | 中盛り (Chuumori) | Sedikit lebih banyak dari reguler |
| Porsi besar | 大盛り (Oomori) | Untuk yang sangat lapar |
| Porsi ekstra besar | 特盛り (Tokumori) | Porsi terbesar |
Pertanyaan pelayan: Gohan wa dono gurai ni shimasu ka (Nasi mau ukuran apa)?
Jawaban: Namimori de onegaishimasu (Porsi reguler, tolong)
---
Langkah 4: Memesan Hidangan
Setelah siap memesan, gunakan frasa-frasa berikut:
Frasa: Kore wo kudasai (Saya minta ini)
Tunjuk menu sambil mengucapkan frasa ini. Sangat berguna jika Anda belum hafal nama makanan dalam bahasa Jepang.
Frasa: Osusume wa nan desu ka (Rekomendasi apa)?
Frasa: Kore to kore wo onegaishimasu (Ini dan ini, tolong)
Frasa: Nama biru wo kudasai (Saya minta bir, tolong)
Frasa: Mizu wo kudasai (Saya minta air putih)
---
Langkah 5: Mengajukan Pertanyaan tentang Makanan
Jika ada yang ingin ditanyakan tentang makanan, gunakan frasa ini:
Frasa: Kore wa nan desu ka (Ini apa)?
Frasa: Nani ga haitte imasu ka (Isinya apa)?
Frasa: Karai desu ka (Pedas)?
Frasa: Osusume wa nan desu ka (Rekomendasi apa)?
Frasa: Niku wa haitte imasu ka (Ada daging)?
Frasa: Bejitarian menyuu wa arimasu ka (Ada menu vegetarian)?
---
Langkah 6: Bayar di Kasir Tanpa Uang Tip
Setelah selesai makan, bawa lembaran tagihan yang ditinggalkan di mejamu menuju kasir dekat pintu keluar.
Frasa: Okaikei onegaishimasu (Tolong, tagihan)
Frasa: Betsu betsu ni dekimasu ka (Bisa bayar terpisah)?
Frasa: Kaado wa tsukaemasu ka (Bisa pakai kartu)?
Frasa: Genkin de onegaishimasu (Saya bayar tunai)
Budaya Tip di Jepang:
Budaya Jepang sangat mengharamkan uang tip. Memberikan uang lebih justru dianggap tidak sopan dan membuat pelayan bingung. Cukup bayar sesuai nominal yang tertera di kasir. Letakkan uang kertas atau kartu di nampan kecil yang disediakan di depan kasir, bukan langsung ke tangan staf.
---
Frasa Saat Makan
Frasa: Itadakimasu (Saya menerima makanan ini)
Diucapkan sebelum mulai makan sebagai rasa syukur dan penghormatan kepada penyaji makanan.
Frasa: Gochisousama deshita (Terima kasih atas makanannya)
Diucapkan setelah selesai makan sebagai rasa terima kasih kepada koki dan restoran.
Frasa: Oishii desu (Enak)
Pujian sederhana yang sangat dihargai oleh koki dan pelayan.
---
Jenis Restoran dan Cara Memesan
| Jenis Restoran | Cara Memesan | Catatan |
|---|---|---|
| Ramen-ya | Isi tiket dari mesin di depan | Paling mudah, tidak perlu bicara |
| Sushi-ya (kaiten) | Ambil dari piring berjalan | Hitung piring di akhir |
| Sushi-ya (tradisional) | Panggil pelayan atau pesan langsung ke itamae | Lebih formal |
| Izakaya | Panggil pelayan dan pesan dari menu | Biasanya pesan banyak kecil |
| Fast food | Pesan di kasir | Mirip seperti di Indonesia |
| Family restaurant | Tekan tombol panggil di meja | Ada menu dengan gambar |
---
Frasa Tambahan
Frasa: Menyuu wo kudasai (Tolong menu)
Frasa: Otefuki wo kudasai (Tolong tisu basah/lap tangan)
Frasa: Oshibori wo kudasai (Tolong handuk basah)
Frasa: Omori de onegaishimasu (Porsi besar, tolong)
Frasa: Hitori desu (Saya sendiri)
Frasa: Sannin desu (Tiga orang)
Frasa: Motte kaerimasu (Saya bawa pulang)
Frasa: Takeout dekimasu ka (Bisa dibawa pulang)?
---
Etiket Makan di Restoran Jepang
- Ucapkan Itadakimasu sebelum makan
- Ucapkan Gochisousama deshita setelah makan
- Jangan menusuk makanan dengan sumpit
- Jangan memindahkan makanan dari sumpit ke sumpit orang lain
- Jangan membuang makanan
- Kembalikan piring ke posisi semula setelah selesai
- Jangan memberi tip
- Antri dengan tertib di luar restoran
Selamat menikmati kuliner Jepang! Dengan frasa-frasa ini, pengalaman makanmu akan lebih autentik dan menyenangkan.
---
📚 Baca Selanjutnya
Perkaya wawasanmu dengan membaca artikel kelanjutannya: Perbedaan Sushi dan Sashimi serta Jenis-jenisnya.
